Apakah gula pasir memakai arang tulang ?
Kita mungkin sering mengonsumsi berbagai makanan dan minuman yang mengandung gula pasir, baik untuk memasak, campuran minuman, kue, roti, dan lain-lain. Tapi, sadarkah kita bahwa dalam proses produksi gula pasir atau gula tebu tersebut terdapat satu proses yang bertujuan untuk penyaringan supaya gula pasir itu terlihat putih. Gula tebu yang berwarna coklat juga tidak terlepas dari proses penyaringan demikian.
Pertanyaannya adalah, bahan apa yang dipakai untuk proses penyaringan tersebut. Rupanya, dari hasil penelitian yang dilakukan, terdapat cukup banyak perusahaan yang menggunakan bahan arang tulang (bone char) khususnya dari tulang sapi untuk proses penyaringan tersebut.
Penelusuran dari internet dari web VegFamily
http://www.vegfamily.com/articles/sugar.htm
Perdebatan besar tentang Gula : Apakah gula vegan?
Saya tidak tahu berapa sering saya terlibat dalam percakapan dengan orang mengenai perihal gula ini. Setiap orang kelihatannya memiliki gagasan yang berbeda. Kebanyakan vegan yang saya kenal mengetahui bahwa ada kandungan non-vegan di dalam gula, tapi tidak seorang pun yang mengetahui persis apa kandungan tersebut. Jadi, kami bertanya ke PETA dan berikut adalah jawabannya:
“Arang tulang yang terbuat dari tulang sapi, dipergunakan untuk memutihkan gula. Beberapa perusahaan gula menggunakannya sebagai proses penyaringan untuk menghilangkan warna gula. Sedangkan yang lainnya menggunakan penyaringan berbahan karbon butiran atau sistim pertukaran ion.”
| “Bone char, made from the bones of cows, is at times used to whiten sugar. Some sugar companies use it in filters to decolorize their sugar. Other types of filters involve granular carbon or an ion exchange system rather than bone char.” |
Berikut adalah daftar perusahaan gula tebu di Amerika yang perlu diketahui (dari : http://www.vegfamily.com/articles/sugar.htm )
Perusahaan gula berikut TIDAK MENGGUNAKAN penyaringan arang tulang:
| Florida Crystals Refinery P.O. Box 86 South Bay, FL 33493 407-996-9072 Labels: Florida Crystals |
| Refined Sugars Incorporated One Federal St. Yonkers, NY 10702 914-963-2400 Labels: Jack Frost, Country Cane, 4# Flow-Sweet |
| Pillsbury Makes powdered brown sugar |
| Supreme Sugar Company (subsidiary of Archer Daniels Midland) P.O. Box 56009 New Orleans, LA 70156 504-831-0901 Labels: Supreme, Southern Bell, Rouse’s Markets |
Perusahaan berikut MENGGUNAKAN penyaringan arang tulang:
| Domino 1114 Ave. of the Americas 25th Fl. New York, NY 10036 212-789-9700 |
| Savannah Foods P.O. Box 335 Savannah, GA 31402 912-234-1261 |
| California & Hawaiian Sugar Company (with the exception of its Washed Raw Sugar) 830 Loring Ave. Crockett, CA 94525-1104 510-787-2121 |
Salah satu hasil korespondensi yang kami terima, mengabarkan sbb.:
“Approximately 70% of sugar produced is from sugar cane, and 30% is from beet. Most cane sugar comes from countries with warm climates, such as Brazil, India, China, Thailand, Mexico and Australia. Beet sugar comes from regions with cooler climates: Europe, Russia, and the United States
Beet sugar production never involves the use of bone char.
Cane sugar, on the other hand, may use bone char in its filtration process. Brown sugar production is also susceptible to bone char, depending on the company.”
“Sekitar 70% produksi gula berasal dari tebu, dan 30% berasal dari bit . Kebanyakan gula tebu berasal dari negara beriklim panas seperti Brasil, India, China, Thailand, Meksiko dan Australia. Gula bit berasal dari wilayah dengan iklim yang lebih dingin: Eropa, Rusia dan Amerika Serikat.
Produksi gula bit tidak pernah menggunakan arang tulang.
Sebaliknya, gula tebu, mungkin menggunakan arang tulang dalam proses penyaringannya. Produksi gula coklat juga bisa memakai arang tulang, tergantung perusahaannya.”
Referensi : http://sumansutra.wordpress.com
Komentar Terakhir