Category Archives: Kedokteran Barat/ Medis

PENYAKIT MENIERE

Ditemukan oleh Meniere tahun 1861. Penyebab penyakit dari dalam telinga. Diperkuat oleh Hallpike dan Caim tahun 1938. Menemukan adanya hidrops endolimfe. Gangguan akibat pembengkakan rongga endolimfe. Pembengkakan pada kompartemen endolimfe. Dapat terjadi ruptur membrana Reissner. Endolimfe bercampur perilimfe. GEJALA:

Baca selebihnya »

Conjunctivitis vernalis

Rekuren, kronis bilateral, atopi Sekret mucus, gatal >, berair Papil: cobble stone Fibrosis conjunctiva Keratitis superfisial

Baca selebihnya »

Konjunctivitis flikten

Radang alergi Endogen (TBC, staphylococcus, dll) Sebesar jarum pentul di limbus,warna kuning kelabu Merah setempat Tidak nyeri tekan Bila kena cornea –>  gejala seperti keratitis Terapi:   antibiotika kortikosteroid

Baca selebihnya »

Stenosis Pilorus e.c Hipertrofi Otot Pilorus

Penampilan Klinik Muntah projektil ( non bilious ). Timbul minggu ke 2 dan makin frekwent.t.u setelah minum, kadang dengan bercak darah atau bercak “ coffee ground”, dan setelah itu ia haus kembali. Kadang gelisah karena kolik. “faillure to thrive “ Mass perut “ olive” di epigastrium. “darm contour/steifung” Diagnostik

Baca selebihnya »

Blefaritis

A. PENDAHULUAN Blefaritis adalah radang pada kelopak mata. Radang yang sering terjadi pada kelopak merupakan radang kelopak dan tepi kelopak. Radang bertukak atau tidak pada tepi kelopak bisanya melibatkan folikel dan kelenjar rambut. Blefaritis ditandai dengan pembentukan minyak berlebihan di dalam kelenjar di dekat kelopak mata yang merupakan lingkungan yang disukai oleh bakteri yang dalam …

Baca selebihnya »

MOLUSKUM KONTAGIOSUM

Pendahuluan Moluskum kontagiosum klinisnya menimbulkan papul yang  bulat berkubah berwarna merah dengan permukaan licin dengan ukuran 2-5 mm. Dapat soliter atau multiple tapi jarang sekali yang  diameternya mencapai 1 cm, permukaan papul moluskum kontagiosum terdapat lekukan (delle) yang  didalamnya berisi massa caseous. Lesi pada awalnya padat, berwarna merah ketika matur akan berubah menjadi lunak, berwarna …

Baca selebihnya »

GAGAL NAFAS

Pengertian Ketidakmampuan mempertahankan nilai pH (keasaman), oksigen (O2), dan karbondioksida (CO2) darah arteri supaya tetap dalam batas normal. Etiologi: Penyakit saluran napas Bronkitis kronik Emfisema Asma bronkial Bronkietasis Penyakit paru parenkim Pneumonia Edema paru Aspirasi Inhalasi asap, gas Gangguan hiperpermeabilitas Edema paru ARDS Penyakit pembuluh darah Emboli paru Syok kardiogenik Fistula A. V pulmoner Trauma …

Baca selebihnya »

EDEMA PARU AKUT (KARDIAK)

Pengertian Akumulasi cairan di paru-paru secara tiba-tiba akibat peninggi an tekanan intravascular Diagnosis Riwayat sesak nafas yang bertambah hebat dalam waktu singkat (jam atau hari) disertai gelisah, batuk dengan sputum berbusa kemerahan Pemeriksaan fisik : Sianosis sentral Sesak nafas dengan bunyi napas melalui mukus berbuih Ronkhi basah nyari di basal paru kemudian memenuhi hampir seluruh …

Baca selebihnya »

Dispnea dan Edema Paru

DISPNEA Pasien dengan penyakit jantung paru umumnya memiliki gejala dispnea. Dispnea didefinisikan sebagai sensasi benapas yang tidak nyaman (an uncomfortable sensation of breathing) atau sensasi bernapas yang tidak nyaman dan disadari bahwa hal tersebut merupakan suatu kelainan (abnormally uncomfortable awareness of breathing). 1,2,3 Anamnesis yang lengkap sangat penting untuk memperoleh kepastian apakah pasien benar-benar menderita …

Baca selebihnya »

SIROSIS HATI

Pengertian Penyakit hati menahun yang difus ditandai dengan adanya nekrosis, pembentukan jaringan ikat disertai nodul Diagnosis Pemeriksaan fisik : stigmata sirosis ( palmar eritema, spider nevi) vena kolateral dinding perut, ikterus, edema pretibial, asites, splenomegali Laboratorium: rasio albumin dan globulin terbalik

Baca selebihnya »

PANKREATITIS AKUT

Pengertian Pankreatitis akut yaitu reaksi peradangan pankreas yang akut Diagnosis Keadaan umum pasien seperti dispepsia sedang sampai berat, gelisah kadang disertai gangguan kesadaran Demam, ikterus, gangguan hemodinamik, syok dan takikardia, bising usus menurun ( ileus paralitik) Penyakit penyerta yang meningkatkan risiko : batu empedu, trauma, tindakan bedah di abdomen, DM, hipertiroidisme, alkoholisme, ulkus peptikum, leptospirosis …

Baca selebihnya »

Kejang Demam Kompleks dan Kejang Demam Sederhana

Kejang demam merupakan bentuk kejang yang sering dijumpai dan terjadi pada 2 – 5% anak. Dalam 25 tahun terakhir ini diketahui bahwa kejang demam sebenarnya tidaklah menakutkan. Kejang demam tidak berhubungan dengan adanya kerusakan otak dan hanya sebagian kecil saja yang akan berkembang menjadi epilepsi. Kejang demam berdasarkan definisi dari The International League Againts Epilepsy …

Baca selebihnya »

Mola Hidatidosa

DEFINISI Kehamilan abnormal di mana hampir seluruh vili korialisnya mengalami perubahan hidrofik. ETIOLOGI Belum diketahui pasti. PATOGENESIS Mola hidatodosa berkembang dari trofoblas ekstraembrionik. Dibagi menjadi: Mola hidatidosa komplet (klasik) → janin tidak ada. Mola hidatidosa inkomplet (parsial) → ada janin/ada bagian janin.

Baca selebihnya »

Abortus

Definisi Ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Etiologi Kelainan pertumbuhan hasil konsepsi (biasa menyebabkan abortus pada kehamilan sebelum usia 8 minggu) Kelainan kromosom (trisomi autosom dan monosomi X) Lingkungan sekitar tempat implantasi kurang sempurna Pengaruh teratogen (radiasi, virus, obat-obatan, tembakau, alkohol) Kelainan …

Baca selebihnya »

Anemia Aplastik

BATASAN Anemia aplastik adalah suatu kelainan yang ditandai oleh pansitopenia pada darah tepi dan penurunan selularitas sumsum tulang. PATOFISIOLOGI 1.                  Defek sel induk hematopoetik 2.                  Defek lingkungan mikro sumsum tulang 3.                  Proses imunologi

Baca selebihnya »

Klasifikasi Adenokarsinoma Endometrium

Klasifikasi UICC (Union Internationale Contra le Cancer) untuk adenokarsinoma endometrium: T – 1: Karsinoma masih terbatas di korpus. T – 2: Karsinoma telah meluas sampai di serviks, tapi belum sampai keluar uterus. T – 3: Karsinoma telah keluar dari uterus, termasuk penyebarannya ke vagina, namun masih tetap berada dalam panggul kecil. T – 4: Karsinoma …

Baca selebihnya »

Pemeriksaan Rodiologi Kepala

Posisi waters :  sinus paranasalis Posisi schuller : Schuller Posisi Rheese :  foramen optikum Posisi eisler : Mandibula

Baca selebihnya »

BELL’S PALSY

Parese N. VII tipe perifer, onset akut Etiologi : tdk diketahui, diduga infeksi virus yg melibatkan gln. geniculatum Gambaran klinis : – sering didahului exposure udara dingin / angin – 24 – 48 jam sebelum parese ada nyeri di belakang angulus mandibula – parese biasanya mulai dirasakan pagi hari – mulut mencong ( parese m. …

Baca selebihnya »

POLIO MYELITIS

ETIOLOGI Virus polio : virus RNA, enterovirus, family Pikorna virus. Tipe : 1. Brunhilde ~ paralysis 2. Lansing 3. Leon PATOGENESIS Virus – masuk sal. Cerna – multiplikasi di jaringan limfoid – jaringan ekstraneural – darah – sistim saraf. Masa inkubasi : 4 – 17 hari ( bisa s/d 5 minggu ) GAMBARAN  KLINIS 1.Asimptomatik …

Baca selebihnya »

Retensio plasenta

Retensio plasenta — plasenta belum lahir dalam 30 menit, terjadi perdarahan pascapersalinan. Penanganan: Tentukan apakah terdapat syok, bila ada segera transfusi cairan/darah, kontrol perdarahan dan berikan O2. Lakukan plasenta manual. Bila terdapat plasenta akreta → hentikan plasenta manual lalu lakukan histerektomi. Bila hanya sisa plasenta → keluarkan plasenta dengan digital/kuretase, teruskan infus oksitosin

Baca selebihnya »

Menopause

Masa yang bermula dari akhir masa reproduksi sampai awal masa senium, yaitu antara 40 – 65 tahun (45 – 55). Manifestasi Klinis (Sindrom Kekurangan Estrogen): Pramenopause (4 – 5 tahun sebelum menopause): perdarahan tidak teratur (oligomenore, polimenore dan hipermenore) Gangguan neurovegetatif: gejolak panas (hot flushes), keringat banyak, rasa kedinginan, sakit kepala, desing dalam telinga, tekanan …

Baca selebihnya »

Tipe Rumah Sakit

Rumah Sakit Umum Kelas A Harus mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 4 Pelayanan Medik Spesialis Dasar, 5 Pelayanan Spesialis Penunjang Medik, 12 Pelayanan Medik Spesialis Lain dan 13 Pelayanan Medik Sub Spesialis. Jumlah tempat tidur minimal 400 buah. Rumah Sakit Umum Kelas B harus mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit …

Baca selebihnya »

Lebam mayat (livor mortis) & Kaku mayat (rigor mortis)

Lebam mayat (livor mortis) — tampak 20 – 30 menit pascamati, makin lama makin luas dan lengkap, akhirnya menetap setelah 8 – 12 jam. Sebelumnya lebam mayat masih hilang pada penekanan dan dapat berpindah sesuai perubahan posisi mayat yang terakhir. Kaku mayat (rigor mortis) — mulai tampak 2 jam setelah mati klinis, arahnya sentripetal (dari …

Baca selebihnya »

KALA PERSALINAN

• Kala I :  pembukaan serviks – 10 cm (kala pembukaan) •Kala II :  kala pengeluaran –>   janin lahir •Kala III : plasenta terlepas dari dinding uterus dan dilahirkan (kala uri) •Kala IV : setelah lahirnya plasenta selama satu jam. Periksa perdarahan post-partum ?

Baca selebihnya »

Fase aktif dan fase laten pada persalinan

Terjadi pada kala I (primigravida selama kira-kira 13 jam): Fase laten: berlangsung selama 8 jam. Pembukaan terjadi sangat lambat sampai mencapai ukuran diameter 3 cm. His masih lemah dengan frekuensi his jarang. Fase aktif: Fase akselerasi: dalam waktu 2 jam pembukaan 3 cm menjadi 4 cm. Fase dilatasi maksimal: dalam waktu 2 jam pembukaan berlangsung …

Baca selebihnya »

PENGOBATAN SKABIES

Pengobatan skabies harus dilakukan secara menyeluruh terhadap semua anggota keluarga dimana terdapat penderita yang terkena skabies. Pengobatan tidak bisa hanya dilakukan terhadap penderita saja karena infestasi skabies yang biasanya menyerang berkelompok sehingga semua anggota keluarga harus diobati walaupun tidak ada keluhan. Ada yang perlu diperhatikan dalam pengobatan skabies. Gatal biasanya menetap beberapa minggu setelah pengobatan …

Baca selebihnya »

Diagnosis banding ulkus genital

a. Ulkus mole Definisi: adalah infeksi pada alat kelamin yang akut, yang disebakan oleh Streptobaccilus ducrey ( haemophilus ducey) dengan gejala klinis yang khas berupa ulkus nekrotik yang nyeri pada tempat inokulasi dan sering disertai pernanahan kelenjar getah bening regional. Gejala klinis : mula-mula kelaianan kulit berupa papul, kemudian menjadi vesikopustul pada tempat inokulasi, cepat …

Baca selebihnya »

TRIKOMONIASIS

PENDAHULUAN Insidens cukup tinggi di kalangan wanita, khususnya yang sudah menikah Biasanya menimbulkan gejala fluor albus dengan bau busuk Seringkali terjadi penularan non seksual, terutama melalui pakaian dan handuk Sering dijumpai pada yg mempunyai aktivitas seksual tinggi ETIOLOGI DAN PATOGENESIS Disebabkan oleh Trichomonas vaginalis, parasit flagelata berbantuk fusiformis, mempunyai 4 flagela Menyebabkan peradangan dengan cara …

Baca selebihnya »

LIMFOGRANULOMA VENEREUM (LGV)

DEFINISI Penyakit menular seksual yang disebabkan Chlamydia trachomatis, afek primer cepat hilang, bentuk tersering sindrom inguinal PATOGENESIS DAN GEJALA KLINIS Masa inkubasi : 1 – 4 minggu (tanya coitus suspectus) AFEK PRIMER : * erosi, papul, vesikel, pustul, ulkus tidak khas, tidak nyeri, soliter * pria : sulkus coronarius, uretra * wanita : vagina bagian …

Baca selebihnya »

ULKUS MOLE

DEFINISI Penyakit infeksi pada alat genital yang bersifat akut, setempat, penyebabnya Streptobacillus ducrey dengan gejala klinis khas berupa ulkus nekrotik yg nyeri, sering disertai supurasi kel. getah bening regional KLINIS Masa inkubasi 2-35 hr (lk. 7 hr), soliter, pada genital Papul –>  vesikopapul –>  ulkus (pada tempat inokulasi) Ulkus kecil, lunak, tidak indurasi, seperti cawan, …

Baca selebihnya »

PREVALENCE

•PREVALENCE : jumlah kasus baru dan lama dalam suatu populasi dalam periode tertentu. •(Point) Prevalence rate : Prevalence————————– jumlah Population X 1000(k).

Baca selebihnya »

Vena Seksi

a. Definisi Vena seksi merupakan prosedur pembedahan gawat darurat untuk mendapatkan akses pembuluh darah vena pada resusitasi penderita syok hipovolemik. b. Ruang lingkup Syok merupakan keadaan dimana terdapat ketidak normalan dari sistem peredaran darah yang mengakibatkan perfusi organ dan oksigenasi jaringan yang tidak adekuat. Salah satu jenis keadaan syok ini adalah syok hipovolemik, dimana penyebabnya …

Baca selebihnya »

Tatalaksana Asma Jangka Panjang Pada Anak

Selama kurun waktu yang berlalu telah terjadi perubahan pada patogenesis asma. Asma dahulu diyakini sebagai  suatu proses yang disebabkan oleh karena bronkospasme dan diobati dengan obat bronkodilator, kini asma diketahui sebagai keadaan yang disebabkan oleh reaksi  inflamasi kronikSehingga obat antiinflamasi dianjurkan diberikan pada asma, kecuali pada asma yang sangat ringan. Asma pada masa kanak-kanak sebenarnya …

Baca selebihnya »

Anemia Karena Kekurangan Vitamin B12

DEFINISI Anemia Karena Kekurangan Vitamin B12 (anemia pernisiosa) adalah anemia megaloblastik yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12. Selain zat besi, sumsum tulang memerlukan vitamin B12 dan asam folat untuk menghasilkan sel darah merah. Jika kekurangan salah satu darinya, bisa terjadi anemia megaloblastik. Pada anemia jenis ini, sumsum tulang menghasilkan sel darah merah yang besar dan …

Baca selebihnya »

GCS

respon mata spontan        : nilai 4 dgn perintah ucapan (buka mata) : nilai 3 rangsang nyeri (supraorbital, etc) : nilai 2 rangsang nyeri tidak buka mata    : nilai 1 respon verbal

Baca selebihnya »