Category Archives: Ilmu Kedokteran Forensik

Lebam mayat (livor mortis) & Kaku mayat (rigor mortis)

Lebam mayat (livor mortis) — tampak 20 – 30 menit pascamati, makin lama makin luas dan lengkap, akhirnya menetap setelah 8 – 12 jam. Sebelumnya lebam mayat masih hilang pada penekanan dan dapat berpindah sesuai perubahan posisi mayat yang terakhir. Kaku mayat (rigor mortis) — mulai tampak 2 jam setelah mati klinis, arahnya sentripetal (dari …

Baca selebihnya »

Tanda-tanda pasti kematian?

Lebam mayat (livor mortis) — penumpukan eritrosit pada lokasi terendah akibat pengaruh gravitasi, kecuali bagian tubuh yang tertekan alas keras. Tampak 20 – 30 menit pascamati, makin lama makin luas dan lengkap, akhirnya menetap setelah 8 – 12 jam. Sebelumnya lebam mayat masih hilang pada penekanan dan dapat berpindah sesuai perubahan posisi mayat yang terakhir. …

Baca selebihnya »

Toksikologi

Keracunan: Arsen — pemeriksaan luar: tanda-tanda dehidrasi, pigmentasi coklat (melanosis arsenik), keratosis telapak tangan dan kaki (keratosis arsenik), Mee’s lines (garis-garis putih pada bagian kuku yang tumbuh dan dasar kuku. Pemeriksaan dalam: tidak khas. CO — khas: lebam mayat dan jaringan otot, visera, darah berwarna merah muda terang (cherry pink colour).

Baca selebihnya »