Category Archives: Hematology

Anemia Aplastik

BATASAN Anemia aplastik adalah suatu kelainan yang ditandai oleh pansitopenia pada darah tepi dan penurunan selularitas sumsum tulang. PATOFISIOLOGI 1.                  Defek sel induk hematopoetik 2.                  Defek lingkungan mikro sumsum tulang 3.                  Proses imunologi

Baca selebihnya »

Anemia Karena Kekurangan Vitamin B12

DEFINISI Anemia Karena Kekurangan Vitamin B12 (anemia pernisiosa) adalah anemia megaloblastik yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12. Selain zat besi, sumsum tulang memerlukan vitamin B12 dan asam folat untuk menghasilkan sel darah merah. Jika kekurangan salah satu darinya, bisa terjadi anemia megaloblastik. Pada anemia jenis ini, sumsum tulang menghasilkan sel darah merah yang besar dan …

Baca selebihnya »

EOSINOFILIA

Pada keadaan : 1. Alergi : asma bronkial, urtikaria, rinitis, sensistivitas obat >> 2. Parasit : amubiasis, cacing 3. Kulit : psoriasis, pemfigus, dermatitis 4. Darah : LGK, PV, anemia pernisiosa 5. Penyakit lain : poliarteritis nodosa, hodgkin

Baca selebihnya »

Anemia Defisiensi Besi

Organ sasaran Gejala klinis 1.Otak Pusing, kunang-kunang, Ngantuk, lesu Konsentrasi belajar menurun 2. Jantung Takikardi, nadi seler. Suara vasa spontan. Bising anorganis 3. Otot Besar dan kekuatan berkurang. Prestasi kerja menurun Organ sasaran Gejala klinis 4. Gastrointestinal Mual, Obstipasi, Kembung 5. Kulit dan mukosa Pucat, vili lidah tipis, halus. Glosistis, stomatitis 6. Kuku Koilonikia, kuku …

Baca selebihnya »

Limfoma Hodgkin

Manifestasi klinik(1) Pembengkakan kelenjar getah bening, tidak nyeri, padat, batas tegas. Daerah yang terkena biasanya leher (60%-70%), aksila (10%-15%), dan inguinal (6%-12%). Gejala- gejala yang biasa ditandai oleh obstruksi jalan napas, effusi pleura dan pericardial, kelainan hepatoselular, nefrotik sindrom(jarang). Gejala spesifik yang lain: demam yang tidak bisa terjelaskan, berat badan turun, dan keringat pada malam …

Baca selebihnya »

Anemia defisiensi Fe

•Ss tulang •Metarubrisit meningkat •Hemosiderin (-) •Anemia mikrositik hipokrom •Penurunan eritrosit tdk sebanding dg Hb

Baca selebihnya »

Leukemia Limfoblastik Akut

Bambang Permono, IDG Ugrasena, Mia Ratwita A. BATASAN Leukemia adalah suatu keganasan organ pembuat darah, sehingga sumsum tulang didominasi oleh klon maligna limfositik dan terjadi penyebaran sel-sel ganas tersebut ke darah dan semua organ tubuh. EPIDEMIOLOGI Leukemia menempati 40% dari semua keganasan pada anak. Faktor risiko terjadi leukemia adalah kelainan kromosom, bahan kimia, radiasi, faktor …

Baca selebihnya »

Leukemia

Pengertian Menurut Ahmad Ramadi (1998) leukemia merupakan penyakit ganas, progresif pada organ – organ pembentukan darah yang ditandai dengan proliferasi dan perkembangan leukosit serta pendahulunya secara abnormal di dalam darah dan sumsum tulang belakang. Proliferasi sel leukosit yang abnormal, ganas, sering disertai bentuk leukosit yang tidak abnormal, jumlahnya berlebihan, dapat ,menyebabkan anemia, trombositopenia, dan diakhiri …

Baca selebihnya »

Evaluasi Hapusan Darah

PENDAHULUAN Evaluasi darah atau disebut juga sebagai pemeriksaan gambaran darah tepi dapat dilakukan di counting areal setelah melakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit, mula-mula dengan pembesaran 100 x kemudian dengan pembesaran 1000 x dengan minyak emersi selanjutnya dilihat masing-masing morfologi selnya. Pemeriksaan hapusan darah terdiri atas :

Baca selebihnya »