Arsip
Tatalaksana Asma Jangka Panjang Pada Anak
| Selama kurun waktu yang berlalu telah terjadi perubahan pada patogenesis asma. Asma dahulu diyakini sebagai suatu proses yang disebabkan oleh karena bronkospasme dan diobati dengan obat bronkodilator, kini asma diketahui sebagai keadaan yang disebabkan oleh reaksi inflamasi kronikSehingga obat antiinflamasi dianjurkan diberikan pada asma, kecuali pada asma yang sangat ringan.
Asma pada masa kanak-kanak sebenarnya dapat dikendalikan , walaupun tidak semuanya dapat disembuhkan. Pada kenyataannya, sebagian besar asma masih “under-diagnosed” dan “under-treated”. Sebaliknya di beberapa negara maju, asma ringan sering diberi pengobatan yang berlebihan. Penanganan asma seyogyanya disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak. Tujuan penatalaksanaan asma adalah untuk memungkinkan anak dapat tumbuh dan berkembang serta melakukan aktivitas secara optimal sesuai dengan usianya. Penanganan asma harus berdasarkan pengetahuan tentang anatomi, fisiologi serta imunopatologi asma. Selanjutnya harus dipahami juga bagaimana perjalanan penyakit asma, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya asma, serta farmakokinetik obat-obatan asma yang dipergunakan, sehingga para dokter dapat memberikan petunjuk yang benar kepada penderita asma dan keluarganya. Read more… |
Penilaian derajat serangan asma 2
| Frekuensi napas | Takipnu | Takipnu | Takipnu | Bradipnu |
| Pedoman nilai baku frekuensi napas pada anak sadar :
Usia Frekuensi napas normal < 2 bulan < 60x/ menit 2 – 12 bulan < 50x/ menit 1 – 5 tahun < 40x/ menit 6 – 8 tahun < 30x/ menit |
||||
| Frekuensi nadi | Normal | Takikardi | Takikardi | Bradikardi |
| Pedoman nilai baku frekuensi nadi pada anak :
Usia Frekuensi napas normal 2 – 12 bulan < 160x/ menit 1 – 2 tahun < 120x/ menit 3 – 8 tahun < 110x/ menit |
||||
| Pulsus paradoksus | Tidak ada
< 10 mmHg |
Ada
10 – 20 mmHg |
Ada
> 20 mmHg |
Tidak ada, tanda kelelahan otot respiratorik |
| PEFR/FEV1
- Pra bronkodilator - Pasca bronkodil.
|
Persen nilai dugaan/ persen nilai terbaik | |||
| > 60%
> 80% |
40 – 60%
60 – 80% |
< 40%
< 60%, respons kurang dari 2 jam |
||
| SaO2 | > 95% | 91 – 95% | ≤ 90% | |
| PaO2 | Normal | > 60 mmHg | < 60 mmHg | |
| PaCO2 | < 45 mmHg | < 45 mmHg | > 45 mmHg | |
Penilaian derajat serangan asma
| Parameter klinis, faal paru,laboratorium | Ringan | Sedang | Berat | Ancaman henti napas |
| Sesak (breathless) | BerjalanBayi :
Menangis keras |
BerbicaraBayi :
- Tangis pendek
dan lemah - Kesulitan
menetek/ makan -
|
IstirahatBayi :
Tidak mau minum/ makan |
|
| Posisi | Bisa berbaring | Lebih suka duduk | Duduk bertopang tangan | |
| Bicara | Kalimat | Penggal kalimat | Kata – kata | |
| Kesadaran | Mungkin iritable | Biasanya iritable | Biasanya iritable | Kebingungan |
| Sianosis | Tidak ada | Tidak ada | Ada | Nyata |
| Wheezing | Sedang, sering hanya pada akhir ekspirasi | Nyaring, sepanjang ekspirasi + inspirasi | Sangat nyaring, terdengar tanpa stetoskop | Sulit/ tidak terdengar |
| Penggunaan otot bantu respiratorik | Biasanya tidak | Biasanya ya | Ya | Gerakan paradoks
Torako-abdominal |
| Retraksi | Dangkal, retraksi interkostal | Sedang, ditambah
retraksi suprasternal |
Dalam, ditambah napas cuping hidung | Dangkal/
hilang |
Klasifikasi derajat penyakit asma
| Parameter klinis, kebutuhan obat, dan faal paru | Asma episodik jarang | Asma episodik sering | Asma persisten( Asma berat ) |
| Frekuensi serangan | < 1x / bulan | > 1x / bulan | sering |
| Lama serangan | < I mingu | > 1 minggu | Hampir sepanjang tahun, tidak ada remisi |
| Intensitas serangan | Biasanya ringan | Biasanya sedang | Biasanya berat |
| Diantara serangan | Tanpa gejala | Sering ada gejala | Gejala siang dan malam |
| Tidur dan aktivitas | Tidak terganggu | Sering terganggu | Sangat terganggu |
| Pemeriksaan fisis di luar serangan | Normal( tidak ditemukan kelainan) | Mungkin terganggu( ditemukan kelainan ) | Tidak pernah normal |
| Obat pengendali( Anti inflamasi ) | Tidak perlu | Perlu | Perlu |
| Uji faal paru( di luar serangan ) | PEF/FEV1 > 80% | PEF/FEV1 60 – 80 % | PEF/FEV1 < 60% |
| Variabilitas faal paru( bila ada serangan ) | Variabilitas > 15% | Variabilitas > 30% | Variabilitas > 50% |
TB Paru pada Anak
Tanda dan gejala TB anak: BB turun tanpa sebab yang jelas atau tidak naik dalam 1 bulan dengan penanganan gizi
- Anoreksia dengan gagal tumbuh dan berat badan tidak naik secara adekuat (failure to thrive) –> 3 tahun = normal BB 3×2+8 = 14 kg, ini 11 kg (kurus), lahir 3 kg(sehat) Read more…
Komentar Terakhir