Arsip

Archive for the ‘Paru’ Category

Tatalaksana Asma Jangka Panjang Pada Anak

10 Agustus 2010 1 komentar
Selama kurun waktu yang berlalu telah terjadi perubahan pada patogenesis asma. Asma dahulu diyakini sebagai  suatu proses yang disebabkan oleh karena bronkospasme dan diobati dengan obat bronkodilator, kini asma diketahui sebagai keadaan yang disebabkan oleh reaksi  inflamasi kronikSehingga obat antiinflamasi dianjurkan diberikan pada asma, kecuali pada asma yang sangat ringan.

Asma pada masa kanak-kanak sebenarnya dapat dikendalikan , walaupun tidak semuanya dapat disembuhkan. Pada kenyataannya, sebagian besar asma masih “under-diagnosed” dan “under-treated”. Sebaliknya di beberapa negara maju, asma ringan sering diberi pengobatan yang berlebihan.

Penanganan asma seyogyanya disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak. Tujuan penatalaksanaan asma adalah untuk memungkinkan anak dapat tumbuh dan berkembang serta melakukan aktivitas secara optimal sesuai dengan usianya. Penanganan asma harus berdasarkan pengetahuan tentang anatomi, fisiologi serta imunopatologi asma. Selanjutnya harus dipahami juga bagaimana perjalanan penyakit asma, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya asma, serta farmakokinetik obat-obatan asma yang dipergunakan, sehingga para dokter dapat memberikan petunjuk yang benar kepada penderita asma dan keluarganya. Read more…

Penilaian derajat serangan asma 2

Frekuensi napas Takipnu Takipnu Takipnu Bradipnu
Pedoman nilai baku frekuensi napas pada anak sadar :

Usia Frekuensi napas normal

< 2 bulan                                                  < 60x/ menit

2 – 12 bulan                                             < 50x/ menit

1 – 5 tahun                                               < 40x/ menit

6 – 8 tahun                                               < 30x/ menit

Frekuensi nadi Normal Takikardi Takikardi Bradikardi
Pedoman nilai baku frekuensi nadi pada anak :

Usia Frekuensi napas normal

2 – 12 bulan                                            < 160x/ menit

1 – 2 tahun                                              < 120x/ menit

3 – 8 tahun                                              < 110x/ menit

Pulsus paradoksus Tidak ada

< 10 mmHg

Ada

10 – 20 mmHg

Ada

> 20 mmHg

Tidak ada, tanda kelelahan otot respiratorik
PEFR/FEV1

- Pra bronkodilator

- Pasca bronkodil.

Persen nilai dugaan/ persen nilai terbaik
> 60%

> 80%

40 – 60%

60 – 80%

< 40%

< 60%, respons kurang dari 2 jam

SaO2 > 95% 91 – 95% ≤ 90%
PaO2 Normal > 60 mmHg < 60 mmHg
PaCO2 < 45 mmHg < 45 mmHg > 45 mmHg

Penilaian derajat serangan asma

Parameter klinis, faal paru,laboratorium Ringan Sedang Berat Ancaman henti napas
Sesak (breathless) BerjalanBayi :

Menangis keras

BerbicaraBayi :

- Tangis pendek

dan lemah

- Kesulitan

menetek/ makan

-
IstirahatBayi :

Tidak mau

minum/ makan

Posisi Bisa berbaring Lebih suka duduk Duduk bertopang tangan
Bicara Kalimat Penggal kalimat Kata – kata
Kesadaran Mungkin iritable Biasanya iritable Biasanya iritable Kebingungan
Sianosis Tidak ada Tidak ada Ada Nyata
Wheezing Sedang, sering hanya pada akhir ekspirasi Nyaring, sepanjang ekspirasi + inspirasi Sangat nyaring, terdengar tanpa stetoskop Sulit/ tidak terdengar
Penggunaan otot bantu respiratorik Biasanya tidak Biasanya ya Ya Gerakan paradoks

Torako-abdominal

Retraksi Dangkal, retraksi interkostal Sedang, ditambah

retraksi suprasternal

Dalam, ditambah napas cuping hidung Dangkal/

hilang

Klasifikasi derajat penyakit asma

Parameter klinis, kebutuhan obat, dan faal paru Asma episodik jarang Asma episodik sering Asma persisten( Asma berat )
Frekuensi serangan < 1x / bulan > 1x / bulan sering
Lama serangan < I mingu > 1 minggu Hampir sepanjang tahun, tidak ada remisi
Intensitas serangan Biasanya ringan Biasanya sedang Biasanya berat
Diantara serangan Tanpa gejala Sering ada gejala Gejala siang dan malam
Tidur dan aktivitas Tidak terganggu Sering terganggu Sangat terganggu
Pemeriksaan fisis di luar serangan Normal( tidak ditemukan kelainan) Mungkin terganggu( ditemukan kelainan ) Tidak pernah normal
Obat pengendali( Anti inflamasi ) Tidak perlu Perlu Perlu
Uji faal paru( di luar serangan ) PEF/FEV1 > 80% PEF/FEV1 60 – 80 % PEF/FEV1 < 60%
Variabilitas faal paru( bila ada serangan ) Variabilitas > 15% Variabilitas > 30% Variabilitas > 50%

TB Paru pada Anak

Tanda dan gejala TB anak: BB turun tanpa sebab yang jelas atau tidak naik dalam 1 bulan dengan penanganan gizi

  • Anoreksia dengan gagal tumbuh dan berat badan tidak naik secara adekuat (failure to thrive) –> 3 tahun = normal BB 3×2+8 = 14 kg, ini 11 kg (kurus), lahir 3 kg(sehat) Read more…
Categories: TB Paru Kaitkata: