Arsip
MOLUSKUM KONTAGIOSUM
Pendahuluan
Moluskum kontagiosum klinisnya menimbulkan papul yang bulat berkubah berwarna merah dengan permukaan licin dengan ukuran 2-5 mm. Dapat soliter atau multiple tapi jarang sekali yang diameternya mencapai 1 cm, permukaan papul moluskum kontagiosum terdapat lekukan (delle) yang didalamnya berisi massa caseous.
Lesi pada awalnya padat, berwarna merah ketika matur akan berubah menjadi lunak, berwarna putih atau seperti warna mutiara bahkan dapat juga terjadi supurasi.
Lesi yang umum terjadi pada anak adalah pada daerah muka dan ekstremitas. Pada orang dewasa umumnya terletak di daerah perut bagian bawah sampai kemaluan karena disebarkan melalui hubungan seksual. Tapi papula juga dapat menyebar ke seluruh tubuh bahkan sampai ke lapisan mukosa seperti : mukosa bibir, lidah, dan pipi. Kecuali telapak tangan dan telapak kaki. (1) Read more…
PENGOBATAN SKABIES
Pengobatan skabies harus dilakukan secara menyeluruh terhadap semua anggota keluarga dimana terdapat penderita yang terkena skabies. Pengobatan tidak bisa hanya dilakukan terhadap penderita saja karena infestasi skabies yang biasanya menyerang berkelompok sehingga semua anggota keluarga harus diobati walaupun tidak ada keluhan.
Ada yang perlu diperhatikan dalam pengobatan skabies. Gatal biasanya menetap beberapa minggu setelah pengobatan dengan obat skabies. Hal ini bukan berarti skabies masih hidup melainkan reaksi tubuh terhadap larva dan feses skabies yang ada di terowongan dalam kulit. Untuk meredakan rasa gatal ini pasien dapat diberikan obat pereda gatal golongan antihistamin seperti difenhidramin (Benadryl), Hidroksizin (Atarax), Cetirizin (Zyrtec), dan Prometazin (Phenergan).Pada umumnya efek antihistamin telah terlihat dalam waktu 15-30 menit setelah pemakaian oral, dan mencapai puncaknya pada 1-2 jam, sedangkan lama kerjanya bervariasi dari 3-6 jam. Read more…
Diagnosis banding ulkus genital
a. Ulkus mole
Definisi: adalah infeksi pada alat kelamin yang akut, yang disebakan oleh Streptobaccilus ducrey ( haemophilus ducey) dengan gejala klinis yang khas berupa ulkus nekrotik yang nyeri pada tempat inokulasi dan sering disertai pernanahan kelenjar getah bening regional.
Gejala klinis : mula-mula kelaianan kulit berupa papul, kemudian menjadi vesikopustul pada tempat inokulasi, cepat pecah menjadi ulkus. Ulkus kecil, lunak pada perabaan, tidak terdapat indurasi, berbentuk cawan, pinggir tidak rata, sering bergaung dan dikelilingi halo yang eritematosa. Ulkus sering tertutup jaringan nekrotik, dasar ulkus berupa jaringan granulasi yang mudah berdarah dan pada perabaan terasa nyeri.
b. Herpes genitalis
pada herpes genitalis kelainan kulitnya ialah vesikel yang terkelompok dan jika memecahkan menjadi erosi, jadi bukan ulkus seperti pada ulkus mole. Tanda-tanda radang akut lebih mencolok pada ulkus mole. Kecuali itu pada ulkus mole, pada sediaan hapus berupa bahan yang diambil dari dasar ulkus tidak ditemukan sel raksasa berinti banyak.
c. Sifilis stadium
pada sifilis stadium I (ulkus durum), ulkus bersih, indolen, terdapat indurasi, dan tanda-tanda radang akut tidak terdapat. Jika terjadi pembesaran kelenjar getah bening regoinal juga tidak disertai tanda-tanda radang akut kecuali tumor, tanpa disertai periadenitis dan perlunakan. Pada ulkus mole, hasil pemeriksaan sediaan hapus dengan mikroskop lapangan gelap sebanyak tiga kali berturut-turut negatif. T.S.S. yang diperiksa tiap minggu sampai satu bulan, kemudian tiap bulan sampai tiga bulan, tetap negatif. Read more…
TRIKOMONIASIS
LIMFOGRANULOMA VENEREUM (LGV)
Penyakit menular seksual yang disebabkan Chlamydia trachomatis, afek primer cepat hilang, bentuk tersering sindrom inguinal
* erosi, papul, vesikel, pustul, ulkus tidak khas, tidak nyeri, soliter
* pria : sulkus coronarius, uretra
* wanita : vagina bagian dalam, serviks
ULKUS MOLE
DEFINISI
Penyakit infeksi pada alat genital yang bersifat akut, setempat, penyebabnya Streptobacillus ducrey dengan gejala klinis khas berupa ulkus nekrotik yg nyeri, sering disertai supurasi kel. getah bening regional
Bulosa Pemfigoid

Bulosa Pemfigoid adalah suatu penyakit kulit yang ditandai dengan lepuhan-lepuhan berukuran besar. Penyakit ini tidak sehebat pemfigus, tetapi bisa menetap lama.
Bulosa pemfigoid cenderung menyerang usia lanjut.
PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui, tetapi kemungkinan berhubungan dengan kelainan sistem kekebalan.
GEJALA
Lepuhannya keras dan kaku, kulit diantara lepuhan tampak merah dan membengkak.
Lepuhan biasanya tidak ditemukan di mulut. Biasanya menimbulkan gatal-gatal.
Lepuhan yang besar (bula) berisi cairan jernih dan ditemukan di lengan, tungkai atau batang tubuh.
ULKUS DURUM
Ciri khas ULKUS DURUM
- Biasanya soliter
- Berbentuk bulat atau lonjong
- Berukuran beberapa mm sampai 1 atau 2 cm
- Tepi ulkus teratur, berbatas tegas dengan tanda-tanda radang negatif
- Dinding ulkus tegak
- Permukaan dasar ulkus bersih, berwarna merah
- Isi ulkus berupa cairan serus
- Pada perabaan terdapat indurasi (durum) dan tidak nyeri tekan (indolen)
Treponema pallidum
Ciri-ciri Treponema pallidum
v Berbentuk spiral
v Berukuran panjang : 6 – 15 mm, tebal 0,25 mm
v Terdiri dari 8 – 24 kumparan
v Dapat bergerak maju mundur, berotasi, undulasi dari sisi yang satu ke sisi yang lain
v Berkembang biak dengan cara membelah secara melintang
v Stadium aktif berlangsung setiap 30 jam
v Tidak dapat bertahan di udara kering, suhu panas, desinfektans, sabun
v Tidak dapat dibiak di media buatan, namun dapat diinokulasi pada hewan percobaan
PMS & Duh tubuh
Duh tubuh vagina
MORBUS HANSEN (KUSTA)
DEFINISI
Kusta adalah penyakit infeksi yang kronik dan penyebabnya adalah Mycobacterium leprae yang bersifat intraselular obligat. Saraf perifer sebagai afinitas pertama, lalu kulit dan traktus respiratorius bagian atas, kemudian dapat ke organ lain kecuali susunan saraf pusat. Nama lain kusta adalah lepra dan morbus Hansen. Read more…
Gonorea
DEFINISI
Penyakit kelamin yang pada permukaan keluar nanah dari orifisium urethra eksternum sesudah melakukan hubungan kelamin.
PENYEBAB
Neisseria gonorhoea
Pria > wanita Read more…
Sindrom Stevens-Johnson
Sindrom Stevens-Johnson (ektodermosis erosiva pluriorifisialis, sindrom mukokutaneaokular, eritema multiformis tipe Hebra, eritema multiforme mayor, eritema bulosa maligna) adalah sindrom kelainan kulit berupa eritema, vesikel/bula, dapat disertai purpura yang mengenai kulit, selaput lendir orifisium, dan mata dengan keadaan umum bervariasi dari baik sampai buruk.
ERUPSI ALERGI OBAT
1. Seorang wanita datang, sejak 2 hari terdapat bercak-bercak kemerahan di sekitar mulut, keropeng di bibir. PF : Eritema, vesikel, bula di sekitar bibir dan mukosa mulut. Riwayat minum obat 5 hari yang lalu. Faktor pencetus yang paling mungkin………
A. alergi obat
C. neoplasma E. infestasi
B. infeksi D. Inflamasi
2. Wanita 25 tahun, telah 2 hari berak merah, di mulut keropeng, dibibir mata merah. Riwayat makan obat 5 hari. Life saving???
a. AB sistemik
b. Keseimbangan cairan dan elektrolit
c. Kortikosteroid sistemik
d. Tranfusi darah
Pembahasan :
PENDAHULUAN
Kulit merupakan salah satu organ tubuh yang sangat mudah memberikan suatu manifestasi klinis apabila timbul gangguan pada tubuh. Salah satu gangguan tersebut dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap suatu obat. Tidak semua obat dapat mengakibatkan reaksi alergi. Hanya beberapa golongan obat yang 1% hingga 3% dari seluruh pemakainya akan mengalami erupsi obat alergi atau erupsi obat. Obat-obatan tersebut yaitu; obat anti inflamasi non steroid (OAINS), antibiotik; misalnya penisilin dan derivatnya, sulfonamid, dan obat-obatan antikonvulsan. Read more…

Komentar Terakhir