Arsip
Polisitemia Vera
| POLISITEMIA VERA | |
| Pengertian | Polisitemia merupakan kelainan sistem hemopoesis yang dihubungkan dengan peningkatan jumlah dan volume sel darah merah (eritrosit) secara bermakna mencapai 6-10 juta/ml di atas ambang batas nilai normal dalam sirkulasi darah, tampa mempedulikan jumlah leukosit dan trombosit.
Disebut polisitemia vera bila sebagian populasi eritrosit berasal dari suatu klon sel induk darah yang abnormal (tidak membutuhkan eritropoetin untuk proses pematangannya). Berbeda dengan polisitemia sekunder dimana eritropoetin meningkat secara fisiologis sebagai kompensasi atas kebutuhan oksigen yang meningkat atau eritropoetin meningkat secara non fisiologis pada sindrom paraneoplastik sebagai manifestasi neoplasma lain yang mensekresi eritropoetin. Perjalanan klinis :
Berlangsung 5-25 tahun, membutuhkan flebotomi teratur untuk mengendalikan viskositas darah dalam batas normal.
Kebutuhan flebotomi menurun jauh, kesannya seperti remisi, kadang timbul anemia.
Bila terjadi sitopenia dan splenomegali progresif, menyerupai mielofibrosis dan metaplasia mieloid
|
| Diagnosis | International Polycythemia Study Group II
Diagnosis polisitemia dapat ditegakkan jika memenuhi criteria
Kategori A
Kategori B
|
| Diagnosis banding | Polisitemia sekunder akibat saturasi oksigen arterial rendah atau eritropoetin meningkat akibat manifestasi sindrom paraneoplastik |
| Pemeriksaan penunjang | Laboratorium: eritrosit, granulosit, trombosit, kadar B12 serum
Pemeriksaan sumsum tulang untuk menyingkirkan kelainan mieloproliferatif yang lain. |
| Terapi | Prinsip pengobatan :
- trombositosis persisten diatas 800.000/ml terutama jika disertai gejala trombosis - leukositosis progresif - splenomegali simtomatik atau menimbulkan sitopenia problematic - gejala sistemik yang tidak terkendali seperti pruritus yang sukar dikendalikan, penurunan berat badan atau hiperurikosuria yang sulit diatasi. A. Flebotomi Pada PV tujuan prosedur flebotomi adalah mempertahankan hematokrit 42% pada wanita dan 47% pada pria untuk mencegah timbulnya hiperviskositas dan penurunan shear rate. Indikasi flebotomi terutama untuk untuk semua pasien pada permulaan penyakit dan yang masih dalam usia subur. Indikasi:
B. Kemoterapi sitostatika Tujuannya adalah sitoreduksi Indikasi: - Hanya untuk polisitemia rubra primer (PV) - Flebotomi sebagai pemeliharaan dibutuhkan > 2 kali sebulan - Trombositosis yang terbukti menimbulkan trombosis - Urtikaria berat yang tidak dapat diatasi dengan antihisatamin - Splenomegali simtomatik/ mengancam ruptur limpa Cara pemberian: Hidroksiurea 800-1200 mg/m2/hari atau 10-15 mg/kg/kali diberikan dua kali sehari. Bila tercapai target dilanjutkan pemberian secara intermiten untuk pemeliharaan Klorambusil dengan dosis induksi 0,1-0,2 mg/kg/hari selama 3-6 minggu dan dosis pemeliharaan 0,4 mg/kgBB tiap 2-4 minggu. Busulfan 0,06 mg/kgBB/hari atau 1,8 mg/m2/hari. Bila tercapai target dilanjutkan pemberian secara intermiten untuk pemeliharaan. C. Fosfor radioaktif P32 pertama kali diberikan dengan dosis 2-3 mCi/m2 IV, bila peroral dinaikkan 25%. Selanjutnya bila setelah 3-4 minggu pemberian P32 pertama: - mendapatkan hasil, reevaluasi setelah 10-12 minggu. Dapat diulang jika diperlukan - tidak berhasil, dosis kedua dinaikkan 25% dari dosis pertama, diberikan setelah 10-12 minggu dosis pertama Pasien diperiksa setiap 2/3 bulan setelah keadaan stabil D. Kemoterapi biologi (sitokin) E. Pengobatan suportif Hiperurisemia: allopurinol 100-600 mg/hari Pruritus dengan urtikaria: antihistamin, PUVA Gastritis/ ulkus peptikum: antagonis reseptor H2 Antiagregasi trombosit anagrelid |
| Komplikasi | Trombosis, perdarahan, mielofibrosis |
| Prognosis | Ad vitam: dubia ad malam
Ad fungsionam: malam Ad sanasionam: malam |
| Wewenang | RS pendidikan : Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan PPDS Penyakit Dalam
RS non pendidikan : Dokter Spesialis Penyakit Dalam |
| Unit yang menangani | RS pendidikan : Departemen Penyakit Dalam – Divisi Hematologi – Onkologi
RS non pendidikan : Bagian Penyakit Dalam |
| Unit terkait | -
Referensi : SPM PAPDI |
Komentar Terakhir