Category Archives: Ilmu Penyakit Kebidanan & Kandungan

Mola Hidatidosa

DEFINISI Kehamilan abnormal di mana hampir seluruh vili korialisnya mengalami perubahan hidrofik. ETIOLOGI Belum diketahui pasti. PATOGENESIS Mola hidatodosa berkembang dari trofoblas ekstraembrionik. Dibagi menjadi: Mola hidatidosa komplet (klasik) → janin tidak ada. Mola hidatidosa inkomplet (parsial) → ada janin/ada bagian janin.

Baca selebihnya »

Abortus

Definisi Ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Etiologi Kelainan pertumbuhan hasil konsepsi (biasa menyebabkan abortus pada kehamilan sebelum usia 8 minggu) Kelainan kromosom (trisomi autosom dan monosomi X) Lingkungan sekitar tempat implantasi kurang sempurna Pengaruh teratogen (radiasi, virus, obat-obatan, tembakau, alkohol) Kelainan …

Baca selebihnya »

Klasifikasi Adenokarsinoma Endometrium

Klasifikasi UICC (Union Internationale Contra le Cancer) untuk adenokarsinoma endometrium: T – 1: Karsinoma masih terbatas di korpus. T – 2: Karsinoma telah meluas sampai di serviks, tapi belum sampai keluar uterus. T – 3: Karsinoma telah keluar dari uterus, termasuk penyebarannya ke vagina, namun masih tetap berada dalam panggul kecil. T – 4: Karsinoma …

Baca selebihnya »

Retensio plasenta

Retensio plasenta — plasenta belum lahir dalam 30 menit, terjadi perdarahan pascapersalinan. Penanganan: Tentukan apakah terdapat syok, bila ada segera transfusi cairan/darah, kontrol perdarahan dan berikan O2. Lakukan plasenta manual. Bila terdapat plasenta akreta → hentikan plasenta manual lalu lakukan histerektomi. Bila hanya sisa plasenta → keluarkan plasenta dengan digital/kuretase, teruskan infus oksitosin

Baca selebihnya »

Menopause

Masa yang bermula dari akhir masa reproduksi sampai awal masa senium, yaitu antara 40 – 65 tahun (45 – 55). Manifestasi Klinis (Sindrom Kekurangan Estrogen): Pramenopause (4 – 5 tahun sebelum menopause): perdarahan tidak teratur (oligomenore, polimenore dan hipermenore) Gangguan neurovegetatif: gejolak panas (hot flushes), keringat banyak, rasa kedinginan, sakit kepala, desing dalam telinga, tekanan …

Baca selebihnya »

KALA PERSALINAN

• Kala I :  pembukaan serviks – 10 cm (kala pembukaan) •Kala II :  kala pengeluaran –>   janin lahir •Kala III : plasenta terlepas dari dinding uterus dan dilahirkan (kala uri) •Kala IV : setelah lahirnya plasenta selama satu jam. Periksa perdarahan post-partum ?

Baca selebihnya »

Fase aktif dan fase laten pada persalinan

Terjadi pada kala I (primigravida selama kira-kira 13 jam): Fase laten: berlangsung selama 8 jam. Pembukaan terjadi sangat lambat sampai mencapai ukuran diameter 3 cm. His masih lemah dengan frekuensi his jarang. Fase aktif: Fase akselerasi: dalam waktu 2 jam pembukaan 3 cm menjadi 4 cm. Fase dilatasi maksimal: dalam waktu 2 jam pembukaan berlangsung …

Baca selebihnya »

Manual plasenta

Manual plasenta merupakan tindakan operasi kebidanan untuk  melahirkan retensio plasenta. Teknik operasi plasenta manual tidaklah sukar, tetapi harus diperkirakan bagaimana persiapkan agar tindakan tersebut dapat menyelamatkan jiwa penderita. Indikasi pelepasan plasenta secara manual adalah pada keadaan perdarahan pada kala tiga persalinan kurang lebih 400 cc yang tidak dapat dihentikan dengan uterotonika dan masase, retensio plasenta …

Baca selebihnya »

Diagnosa Plasenta Previa

•perdarahan berulang usia > 22 MGU •TDK NYERI •darah sebar/kehitaman dg bekuan •turunnya bag terbawah janin ke PAP terhalang •fornix lunak •perdarahan berasal dr OUE •kln letak

Baca selebihnya »

Solutio Plasenta

adalah  lepasnya plasenta dari tempat melekatnya yg normal pd uterus sebelum janin dilahirkan Gejala : 1.sakit perut terus menerus 2.nyeri tekan uterus 3.uterus tegang terus 4.air ketuban makin kemerahan krn bercampur darah 5.perdarahan pervaginam 6.syok 7.bunyi jtg janin tdk terdengar lagi

Baca selebihnya »

Pemeriksaan Kehamilan menurut Leopold

Leopold I: •Pemeriksa menghadap kearah muka ibu hamil •Menentukan tinggi fundus uteri dan bagian janin dalam fundus •Konsistensi uterus Leopold II: •Menentukan batas samping rahim kanan-kiri •Menentukan letak punggung janin Pada letak lintang, tentukan mana kepala janin

Baca selebihnya »

Ukuran-ukuran fundus uteri & usia Kehamilan

•Tiga lapisan otot (sirkuler, longitudinal dan oblik) tampak jelas pada kehamilan •Usia kehamilan : -8 minggu –>  telur bebek -12 minggu : telur angsa –>  dapat diraba dari luar di atas simfisis (kosongkan dulu kandung kencing) -Trimester I –>  Tanda Hegar + : hipertrofi istmus -16 mgu –>  di isi amnion & janin ~  sebesar …

Baca selebihnya »

AMENOREA

Keadaan tidak adanya haid selama min. 3 bulan/siklus berturut-turut Amenorea primer : Usia > 18 tahun belum haid Sebab > berat, sulit diketahui : kelainan kongenital, kelainan kromosom Amenorea sekunder : Pernah haid –>  berhenti Sebab : gangguan gizi, meta-bolisme, tumor, peny. infeksi, dan lain-lain

Baca selebihnya »

Kista Bartholini

I. Pendahuluan Organ kelamin wanita terdiri atas organ genitalia interna dan organ genitalia eksterna. Kedua bagian besar organ ini sering mengalami gangguan, salah satunya adalah infeksi, infeksi dapat mengenai organ genitalia interna maupun eksterna dengan berbagai macam manifestasi dan akibatnya. Tidak terkecuali pada glandula vestibularis major atau dikenal dengan kelenjar bartolini. Kelenjar bartolini merupakan kelenjar …

Baca selebihnya »

Impending eklampsia

•Nyeri epigastrium •Nyeri kepala frontal, skotoma dan pandangan kabur •Gangguan fungsi hepar, meningkatnya alanine dan aspartat amino transferase •Tand-tanda hemolisis dan mikro angiopati •Trombositopenia <100.000/mm3. •Munculnya komplikasi sindrom HELLP.

Baca selebihnya »

Preeklampsia berat

Diagnosis Preeklampsia berat didasarkan pada adanya TD ³ 160/110 mmHg, dengan proteinuria +2 atau lebih menggunakan dipstik. Preeklampsia disebut berat bila terdapat : Tabel 3. Indikator menentukan jenis preeklampsia berat Kelainan Preeklampsia berat TD sistolik TD diastolik Proteinuria Nyeri kepala Gangguan visual/buta kortikal Nyeri epigastrik & subhepatik menetap Oliguria Kejang-kejang Kreatinin serum Trombositopenia Hiperbilirubinemia Peningkatan …

Baca selebihnya »

HELLP Syndrome atau Sindrom HELLP

Sindroma HELLP merupakan suatu kerusakan multisistem dengan tanda-tanda : hemolisis, peningkatan enzim hati, dan trombositopenia yang diakibatkan disfungsi endotel sistemik. Insidens sindroma hellp pada kehamilan berkisar antara 0,2-0,6 %, 4-12% pada preeklampsia berat, dan menyebabkan mortalitas maternal yang cukup tinggi (24 %), serta mortalitas perinatal antara 7,7%-60%. Pada penderita preeklampsia, Sindroma HELLP merupakan suatu gambaran …

Baca selebihnya »

Keputihan

Keputihan dalam bahasa medis dikenal sebagai leukorea, white discharges atau fluor albus. Leukorea adalah cairan yang keluar dari alat genital wanita yang tidak berupa darah melainkan berupa keputihan yang banyak dialami wanita usia produktif tapi tidak menutup kemungkinan bisa terjadi pada anak-anak dan usia tua. Dalam kondisi normal, kelenjar pada serviks menghasilkan suatu cairan jernih …

Baca selebihnya »

Sungsang

Definisi Janin dengan presentasi bokong, bokong kaki atau kaki Prinsip Dasar 25 % pada kehamilan 28 minggu dijumpai sungsang namun hanya 3-5 % yang tetap sungsang hingga kehamilan aterm Setiap kelainan presentasi cari penyebabnya dengan melakukan pemeriksaan fisik maupun ultrasonografi.

Baca selebihnya »

Solusio Plasenta

Definisi Lepasnya plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada dinding uterus sebelum janin lahir. Prinsip dasar Etiologi primer masih belum diketahui. Insidennya meningkat berkaitan dengan usia ibu lanjut, multiparitas, riwayat syok maternal, nutrisi buruk, hipertensi, korioamnionitis, dekompresi mendadak  setelah ketuban pecah pada uterus yang overdistensi seperti persalinan kembar dan polihidramnion, trauma abdomen, versi sefalik eksternal, …

Baca selebihnya »

KET

Kehamilan Ektopik Definisi Kehamilan ektopik adalah kehamilan dengan gestasi di luar kavum uteri. Kehamilan ektopik merupakan istilah yang lebih luas daripada kehamilan ekstrauteri; karena istilah ini juga mencakup kehamilan di pars interstisialis tuba, kehamilan di kornu, dan kehamilan di serviks. Prinsip Dasar Pada wanita dalam masa reproduksi dengan gangguan atau keterlambatan haid yang disertai dengan …

Baca selebihnya »

Pre-eklamsia & Eklamsia

A. Preeklampsia 1. Definisi6 Hipertensi adalah keadaan dengan tekanan darah diastolik minimal 90 mmHg atau tekanan sistolik minimal 140 mmHg, atau kenaikan diastolik minimal 15 mmHg atau kenaikan tekanan sistolik minimal sebesar 30 mmHg. Tekanan darah harus diukur paling sedikit 2 kali dengan selang waktu 6 jam, memakai sphigmo­manometer di lengan kanan setinggi posisi jantung …

Baca selebihnya »

Kehamilan Ektopik Terganggu

1. ♀ nyeri perut hebat, T 80/60, nadi lemah, abdomen tegang, amenore 2 bulan ? Pembahasan Kehamilan Ektopik merupakan kasus komplikasi yang serius pada kehamilan muda. Merupakan salah satu penyebab mortalitas dan morbiditas terbesar di Amerika Serikat sebesar 9% dari tahun 1990 sampai dengan 1992, menurut Central Disease Control.Kehamilan ektopik terjadi pada 2% dari setiap …

Baca selebihnya »