Category Archives: Preeklamsia

Impending eklampsia

•Nyeri epigastrium •Nyeri kepala frontal, skotoma dan pandangan kabur •Gangguan fungsi hepar, meningkatnya alanine dan aspartat amino transferase •Tand-tanda hemolisis dan mikro angiopati •Trombositopenia <100.000/mm3. •Munculnya komplikasi sindrom HELLP.

Baca selebihnya »

Preeklampsia berat

Diagnosis Preeklampsia berat didasarkan pada adanya TD ³ 160/110 mmHg, dengan proteinuria +2 atau lebih menggunakan dipstik. Preeklampsia disebut berat bila terdapat : Tabel 3. Indikator menentukan jenis preeklampsia berat Kelainan Preeklampsia berat TD sistolik TD diastolik Proteinuria Nyeri kepala Gangguan visual/buta kortikal Nyeri epigastrik & subhepatik menetap Oliguria Kejang-kejang Kreatinin serum Trombositopenia Hiperbilirubinemia Peningkatan …

Baca selebihnya »

HELLP Syndrome atau Sindrom HELLP

Sindroma HELLP merupakan suatu kerusakan multisistem dengan tanda-tanda : hemolisis, peningkatan enzim hati, dan trombositopenia yang diakibatkan disfungsi endotel sistemik. Insidens sindroma hellp pada kehamilan berkisar antara 0,2-0,6 %, 4-12% pada preeklampsia berat, dan menyebabkan mortalitas maternal yang cukup tinggi (24 %), serta mortalitas perinatal antara 7,7%-60%. Pada penderita preeklampsia, Sindroma HELLP merupakan suatu gambaran …

Baca selebihnya »

Pre-eklamsia & Eklamsia

A. Preeklampsia 1. Definisi6 Hipertensi adalah keadaan dengan tekanan darah diastolik minimal 90 mmHg atau tekanan sistolik minimal 140 mmHg, atau kenaikan diastolik minimal 15 mmHg atau kenaikan tekanan sistolik minimal sebesar 30 mmHg. Tekanan darah harus diukur paling sedikit 2 kali dengan selang waktu 6 jam, memakai sphigmo­manometer di lengan kanan setinggi posisi jantung …

Baca selebihnya »