Arsip

Archive for the ‘Diagnosis dan Pemeriksaan Penunjang Glaukoma’ Category

Diagnosis dan Pemeriksaan Penunjang Glaukoma

Diagnosis

Didapatkan dengan cara pemeriksaan khusus untuk glaucoma, yaitu :

1. Ketajaman penglihatan

Pada glaucoma sudut terbuka, kerusakan saraf dimulai dari tepi lapang pandang dan lambat laun meluas ketengah. Dengan demikian penglihatan sentral (fungsi macula) bertahan lama walaupun penglihatan perifer sudah tidak ada, sehingga penderita seolah-olah melihat seperti malalui teropong (tunnel vision) dan visusnya dapat tetap 5/5.

2. Tonometri

Cara yang cermat adalah dengan menggunakan Tonometer Schiotz. Cara pemeriksannya adalah penderita berbaring tanpa bantal, kemudian matanya ditetesi pantocain 1-2% satu kali. Suruh pasien melihat ibu jarinya yang diacungkan didepan matanya dan letakkan tonometer di puncak kornea. Tekanan normalnya antara 10-20 mmHg atau 7/7,5-10,5/7,5. Read more…