Arsip

Archive for the ‘Ilmu Penyakit Saraf’ Category

BELL’S PALSY

Parese N. VII tipe perifer, onset akut
Etiologi : tdk diketahui, diduga infeksi virus yg melibatkan gln. geniculatum
Gambaran klinis :

- sering didahului exposure udara dingin / angin

- 24 – 48 jam sebelum parese ada nyeri di belakang angulus mandibula

- parese biasanya mulai dirasakan pagi hari

- mulut mencong ( parese m. orbicularis oris )

- mata  tdk dpt menutup ( parese m. orbicularis oculi )

- dahi tdk dpt berkerut ( parese m. frontalis )

- ggn pengecapan 2/3 lidah depan ( chorda tympani )

- hiperakusis ( ggn persarafan stapedius )

- ggn lakrimasi / mata kering ( gln geniculatum ) Read more…

Categories: BELL’S PALSY

GCS

respon mata

spontan        : nilai 4

dgn perintah ucapan (buka mata) : nilai 3

rangsang nyeri (supraorbital, etc) : nilai 2

rangsang nyeri tidak buka mata    : nilai 1

respon verbal Read more…

Categories: GCS

AREA BAHASA

•Kerjasama 5 bagian :
1.Area Broca –> Produksi kata-kata
2.Area Wernicke –>  Pemahaman kata
3.Korteks prefrontal –>  Analisis pembicaraan (pemikiran)
4.Lobus temporalis inferior (lateral) –>  Koordinasi aspek auditori dan visual bahasa co: menyebut objek dan membaca tulisan
5.Bagian dari insula –> Artikulasi dan mengetahui irama

Otak kanan/non dominanèIntonasi emosional

Categories: AREA BAHASA

Trias Parkinson

1. Tremor : terutama saat istirahat, bertambah bila emosi, hilang pada waktu tidur.

2. Rigiditas : cogwheel ( roda gigi ), disebabkan meningkatnya aktivitas motor neuron alfa. Hilang gerak asosiatif lengan bila berjalan.

3. Bradikinesia / akinesia : Gerakan volunter menjadi lambat, memulai suatu gerakan menjadi sulit. Sulit bangun dari kursi, sulit memulai berjalan, lamban mengenakan pakaian. Ekspresi muka / gerak mimik wajah berkurang     ( muka topeng ), bicara menjadi lambat dan monoton dan volume suara berkurang ( hypophonia ).

Gejala lain : instabilitas postural, sikap Parkinsonisme yg khas, berjalan dengan langkah-langkah kecil ( festination ), disartria, mikrografia

Categories: Trias Parkinson

Klasifikasi Epilepsi

•Kejang parsial
  1. P sederhana
  2. P kompleks
  3. Kejang parsial mjd  umum sek
•Kejang umum
  1. Absent
  2. Typical
  3. Atypical
  4. Mioklonik
  5. Klonik
  6. Tonik
  7. Tonik-klonik/Grandmal
  8. Atonik / astatik
•Tak tergolongkan Read more…
Categories: Klasifikasi Epilepsi

Stroke Non Hemoragik

•Usia > 60 th, > 24 jam
•Tjd stlh istirahat/tidur lama
•Tensi tinggi
•KU # berat
•Kaku kudu –
•Defisit neurologik -
•Contoh
  1. •TIA < 24 jam
  2. RIND >24 jm-2 mgu
Categories: Stroke Non Hemoragik

Stroke Hemoragik

•Onset
  1. Usia muda
  2. Akut
•Tjd stlh ada aktivitas biasanya krn pecahnya aneurysma
•Hipertensi –> berat
•KU : Berat
•TIK
  1. Nyeri kepala
  2. Muntah proyektil
  3. Penurunan kesadaran
•Kaku kuduk +
•Defisit neurologi
Categories: Stroke Hemoragik

TIPE KELUMPUHAN

•UMN
•Spastis / kaku/ rigid
•Hipertonus
•reflex patologis (+)
•reflex fisiologis : meningkat
•Atrofi otot : ( — )
•LMN
•flaksid / lemas
•reflex patologis ( — )
•Refleks fisiologis Normal
•Atrofi otot ( + )
Categories: TIPE KELUMPUHAN

Ensefalitis

  1. Pe↓ kesadaran
  2. Kejang
  3. Demam
Categories: Ensefalitis

Trias Meningitis

  1. Sakit kepala
  2. Demam
  3. Tanda ransangan meningeal
Categories: Trias Meningitis

PERDARAHAN SUBDURAL / SUBDURAL HEMATOM / SDH

•Robek vena jembatan
•SDH akut : gejala timbul 5 hari
•SDH kronik : gejala timbul 3 bln
•Gejala :
•fluktuasi tingkat kesadaran,
•hemiparesis tipe spastik
•refleks fisiologis ↑
•refleks Babinsky +
•papil edema,
•pupil anisokor,
•gejala lain tergantung lokasi perdarahan.
•Diagnosis : CT scan –> Hiperdens bulan sabit

Epidural Hematom

•Rusaknya a meningea media
•Hilang kesadaran
•Lusid interval
•Hemiparesis kontralateral
•Pupil anisokor
•Kejang
•Di daerah temporal
•CT Scan
•Hiperdens biconveks Read more…
Categories: Epidural Hematom

STATUS EPILEPTIKUS

7 Agustus 2010 1 komentar

ILAE (1981) :

§Kejang yang terjadi > 30 menit atau kejang berulang > 30 menit tanpa disertai pemulihan kesadaran kesadaran diantara 2 serangan kejang.

Tatalaksana
•Diazepam 10-20 mg IV perlahan
•Ulang 15-30 jk berulang
•Diazepan 40-100 mg dlm larutan rl dextrosa dg kec 40 cc/jam drip
•Fenitoin 10-15 mg/kg BB IV perlahan2  (50 mg/mnt)
•Anestesi umum
Categories: STATUS EPILEPTIKUS

Grand Mal Epilepsi

•Tiba-tiba  ps jatuh
•Mengeluarkan jeritan
•Pernapasan berhenti
•Seluruh tubuh mjd kaku
•Gerakan tonik-klonik
•Relaksasi
•Kesadaran hilang
•Bak , air liur berbusa
•Letih, tidur Read more…
Categories: Grand Mal Epilepsi

Epidural Hematoma

2 Agustus 2010 1 komentar

Epidural hematom adalah salah satu jenis perdarahan intracranial yang paling sering terjadi karena fraktur tulang tengkorak. Otak di tutupi olek tulang tengkorak yang kaku dan keras. Otak juga di kelilingi oleh sesuatu yang berguna sebagai pembungkus yang di sebut dura. Fungsinya untuk melindungi otak, menutupi sinus-sinus vena, dan membentuk periosteum tabula interna. Read more…

TRIGEMINAL NEURALGIA

Usia pertengahan ke atas, lebih banyak pd wanita
Nyeri mendadak, berat, pd distribusi N. trigeminus
Pencetus : mengunyah, minum, bicara, sikat gigi, bercukur, sentuhan, angin
Etiologi :  perubahan degeneratif pd gln trigeminal ( Gasseri ), tekanan pemb. drh / tumor pd N. V, demyelinisasi, pasca herpes zoster
Terapi : – carbamazepine, gabapentin
- inj. Alkohol / gliserol pd gln trigeminal
- operasi

Categories: TRIGEMINAL NEURALGIA

GUILLAIN – BARRE’ SYNDROM

1. Seminggu yang lalu flu,3 hari yang lalu baal dan kesemutan pada kedua betis, tungkai bawah,mulai terasa berat tetapi masih bisa berjalan.2 hari yang lalu tungkai bertambah berat dan tidak bisa berjalan,lalu pasien berobat ke tukang urut. Pada sore harinya,mulut pasien mulai mencong. Satu hari sebelum ke rumah sakit,tangan pasien mulai lemah. Read more…

Cedera Kepala

Kategori GCS Gambaran Klinik Scanning Otak
Minimal= Simple Head Injury (SHI) 15 Kesaaran baik, tidak ada amnesia Normal
C.K. Ringan 14-15 Pingsan < 10 menit, Amnesia pasca cedera < 24 jam, dapat disertai gejala klinik seperti mual, muntah, sakit kepala dan vertigo Normal
C.K. Sedang 9-13 Pingsan >10 menit ; < 6 jam. Defisit neurologi +/-, Amnesia pasca cedera selama 7 hari +/-. Abnormal
C.K. Berat 5-8 Pingsan >6 jam, defisit neurologis +, amnesia pasca cedera > 7 hari. Abnormal

Indikasi Rawat Inap: Read more…

Categories: Cedera Kepala Kaitkata: