Apotek Miami (Minimarket Vegan)

Pusat Makanan Sehat Organik & Natural : https://shopee.co.id/minimarketvegan


Tinggalkan komentar

Penelitian the University of California San Francisco 2017 : Menghindari Daging Merah dan Olahan Bermanfaat Bahkan Setelah Diagnosa Kanker Usus Besar

meat

Orang dengan kanker usus stadium III memiliki hasil yang lebih baik saat mereka menghindari produk daging tertentu, mengkonsumsi makanan nabati lebih banyak, dan memiliki berat badan yang ideal, menurut sebuah studi baru dari University of California San Francisco. Periset menganalisis diet dan gaya hidup pasien kanker usus besar 992 stadium III selama tujuh tahun. Mereka yang memiliki indeks massa tubuh antara 18,5 dan 24,9 kg / m2 yang berolahraga dan mengikuti diet tinggi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dan rendah daging merah / olahan memiliki ketahanan hidup dan kelangsungan hidup bebas penyakit yang lebih lama, dibandingkan dengan pasien yang tidak memenuhi parameter ini.

Avoiding Red and Processed Meat Beneficial Even After Colon Cancer Diagnosis

Baca lebih lanjut

Iklan


Tinggalkan komentar

American Heart Association’s Scientific Sessions 2017 : Pola Makan Berbasis Nabati / Vegan Turunkan Resiko Gagal Jantung

Leafy green vegetables

Pola Makan Berbasis Nabati / Vegan Turunkan Resiko Gagal Jantung

Diet berbasis nabati menurunkan risiko gagal jantung, menurut data yang dipresentasikan pada Sesi Ilmiah American Heart Association tahun ini di Anaheim, California. Periset membandingkan lima diet yang berbeda di antara 15.569 peserta tanpa didiagnosis menderita penyakit jantung atau gagal jantung dari Reasons for Geographic and Racial Differences in Stroke (REGARDS) dan tingkat kejadian gagal jantung yang dilacak. Mereka yang mengikuti pola makan nabati yang mencakup sayuran hijau, kacang hijau, berdaun hijau tua dan daging olahan yang dikecualikan menurunkan risiko gagal jantung sebesar 42 persen. Diet lain yang dianalisis meliputi daging merah, lemak jenuh, telur, dan minuman manis.

Plant-Based Diets Lower Risk for Heart Failure

Plant-based diets lower risk for developing heart failure, according to data presented at this year’s American Heart Association’s Scientific Sessions in Anaheim, California. Researchers compared five different diets among 15,569 participants without previously diagnosed heart disease or heart failure from the Reasons for Geographic and Racial Differences in Stroke (REGARDS) study and tracked heart failure incidence rates. Those who followed a plant-based diet that included dark, leafy green vegetables, beans, and whole grains and excluded processed meats lowered their risk for heart failure by 42 percent. Other diets analyzed included red meat, saturated fats, eggs, and sugar-sweetened beverages.

Lara K, Levitan EB, Gutierrez OM, et al. Plant based diet associated with less heart failure risk. Poster presented at: American Heart Association’s Scientific Sessions 2017; November 11-15, 2017; Anaheim, CA.


Tinggalkan komentar

Penelitian 2017 : Diet Berbasis Nabati/ Vegan Turunkan Kolesterol

Siapa diantara bapak/ ibu ingin menurunkan kolesterol & mencapai berat badan jangka panjang ?
Penelitian 2017 : Diet Berbasis Nabati/ Vegan Turunkan Kolesterol
Vegetarian, terutama vegan, diet mengurangi kadar kolesterol, menurut ulasan dan meta-analisis yang ditulis oleh para peneliti Komite Dokter dan dipublikasikan dalam Nutrition Review. Para periset meninjau kembali 49 studi observasional dan intervensi yang membandingkan diet vegetarian dan vegan dengan diet omnivora dan pengaruhnya terhadap plasma lipid. Diet vegetarian menurunkan kadar kolesterol total serta kadar LDL dan HDL bila dibandingkan dengan makanan omnivora. Manfaat terbesar pada tingkat lipid terlihat pada mereka yang mengikuti pola makan vegan. Makanan berbasis nabati biasanya mengurangi berat badan dan asupan lemak jenuh, yang dapat bermanfaat bagi manajemen kolesterol. Temuan ini mendukung asosiasi sebelumnya mengenai penurunan kadar kolesterol dan pola makan vegetarian, khususnya vegan.
Yokoyama Y, Levin SM, Barnard ND. Association between plant-based diets and plasma lipids: a systematic review and meta-analysis. Nutr Rev. Published online August 21, 2017.


Tinggalkan komentar

Selamat Hari Buah Sedunia 1 Juli 2017

Hi sahabat, suka makan buah gak? Hmm semoga suka ya. Rugi lo gak suka makan buah.
Makan buah dan sayur dengan cara yg benar bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan. 
Kebiasaan makan sayur dan buah 400-800 gram sehari mengurangi risiko penyakit stroke (Hu D et et 2014). Makan beragam buah dan sayur mempercantik kulit dan memperlambat penuaan.
Gak perlu takut gemuk  makan buah  selagi gak monoton makan buah kaya lemak atau buah kaya karbo dan tidak berlebihan.  Makan buah segar 150-400 gram sehari pada orang dewasa tidak menyebabkan kegemukan (Mytton, OT et sl 2014). Minum satu gelas jus buah murni (tanpa gula dan air) setiap hari juga tidak berhubungan dengan kegemukan bagi anak usia sekolah dan remaja, kemungkinan karena lebih aktif dan kebutuhan gizinya lebih banyak.  Auerbach BJ et al (2017)