Kesehatan Vegan – Minimarket Vegan – dr. Satyawira Aryawan Deng

Makanan Sehat, Kacang-Kacangan, Biji-Bijian, Buah Kering, Organik, Natural, MPASI, Grosir & Eceran https://linktr.ee/kesehatanvegan

Memberi Makan Anak Vegan

1 Comment


Oleh Reed Mangels, Ph.D.,R.D.

Banyak anggota Kelompok Vegetarian akan senang hati memberi kesaksian tentang kenyataan bahwa anak vegan dapat hidup sehat, tumbuh secara normal, sangat aktif, dan (menurut kita) lebih cerdas dibandingkan anak rata-rata. Tentu saja dibutuhkan waktu dan pengetahuan untuk memberi makan anak vegan. Bukankah memberi makan setiap anak manapun membutuhkan waktu dan pengetahuan? Secara keseluruhan, sejak lahir hingga masa remaja adalah masa dimana kebiasaan makan dibentuk. Ketika masa pertumbuhan, kapasitas kebutuhan nutrisi penting seperti kalsium dan besi.

Makanan awal yang ideal bagi bayi vegan adalah susu ibu. Banyak manfaat yang diperoleh bayi melalui pemberian ASI yang meliputi peningkatan sistem imunitas, perlindungan terhadap infeksi, dan mengurangi risiko alergi. Sebagai tambahan, ASI dirancang untuk bayi manusia karena mengandung bahan-bahan yang dibutuhkan oleh bayi yang sedang tumbuh yang tidak terkandung di dalam susu bayi formula.

Banyak buku mengenai perawatan bayi yang memiliki bahasan mengenai teknik dan waktu pemberian ASI, dan kami menyarankan agar Anda mengacu pada salah satunya untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak. Tapi buku-buku tersebut mungkin tidak mendukung vegetarisme. Sebenarnya mereka salah. Jika kita memperhatikan pada detilnya, sebenarnya vegetarisme dan ASI merupakan kombinasi yang baik. Pada kenyataannya, beberapa laporan menunjukkan bahwa kadar pestisida pada susu wanita vegetarian lebih rendah dibandingkan susu wanita yang mengonsumsi pola makan ala Amerika.

Jika Anda memilih untuk memberikan ASI, perhatikan pemberian ASI sebelum saat ini untuk memastikan bahwa susu Anda cocok untuk anak Anda. Perhatikan baik-baik bahwa Anda cukup mendapatkan vitamin B12. Bila pola makan tidak mengandung sumber vitamin B12 yang cukup, bayi Anda sebaiknya mendapatkan suplemen 0,4-0,5 mikrogram vitamin B12 setiap harinya.

Pastikan bahwa bayi Anda menerima sinar matahari sedikitnya 30 menit perminggu bila hanya menggunakan popok atau 2 jam perminggu bila menggunakan pakaian penuh tanpa topi untuk mempertahankan tingkat vitamin D dalam batas normal (3). Bayi yang berkulit gelap membutuhkan sinar matahari yang lebih lama. Bila jumlah sinar matahari sangat terbatas mungkin karena kondisi cuaca yang berawan, hujan, atau memiliki kulit gelap maka bayi yang hanya mendapatkan ASI sebaiknya menerima suplemen vitamin D sedikitnya 5 mikrogram (200 IU) setiap hari (4). Kekurangan vitamin D akan menimbulkan penyakit ricketsia (tulang yang lunak, memiliki kandungan mineral yg tidak tepat). Susu manusia mengandung sangat sedikit vitamin D.

Kandungan besi di dalam ASI pada umumnya rendah, tidak peduli berapa baiknya pola makan sang ibu. Namun, besi yang terkandung di dalam ASI mudah diserap oleh bayi. Besi di dalam ASI mencukupi kebutuhan bayi berusia 4 sampai 6 bulan pertama atau lebih. Rekomendasi untuk mendapatkan suplemen besi (1mg/kg/hari) dimulai pada usia 4-6 bulan untuk menjamin asupan besi yang cukup. Bayi yang mengonsumsi ASI mungkin membutuhkan suplemen floride setelah berusia 6 bulan bila asupan air rendah dan bila suplemen diresepkan oleh dokter gigi atau dokter anak.

Bila ada suatu hal sehingga Anda tidak dapat memberikan ASI atau Anda menggunakan susu formula sebagai tambahan ASI, ada beberapa susu formula yang berbahan dasar kedelai. Produk-produk ini mendukung pertumbuhan dan perkembangan normal bayi (5). Susu formula berbahan dasar kedelai digunakan oleh keluarga vegan sebagai pilihan terbaik bila ASI tidak memungkinkan. Pada saat ini semua susu formula kedelai mengandung vitamin D yang berasal dari lanolin (bulu domba). Beberapa formula berbahan dasar kedelai (seperti Parent’s Choice ® dan beberapa merek lain) mungkin mengandung lemak yang berasal dari hewan jadi periksalah label kandungannya. Formula kedelai digunakan secara eksklusif untuk enam bulan pertama.

Susu kedelai, susu beras, formula buatan rumah sebaiknya tidak digunakan untuk menggantikan ASI atau susu formula bayi komersial selama satu tahun pertama. Makanan ini tidak mengandung rasio protein, lemak, dan karbohidrat yang tepat, bahkan juga tidak mengandung banyak vitamin dan mineral yang cukup untuk digunakan sebagai tambahan yang tepat dalam pola makan satu tahun pertama.

Makanan suplemen (makanan selain ASI dan formula) dapat dimulai pada waktu yang berbeda pada anak yang berbeda tergantung pada kecepatan pertumbuhan dan tahap perkembangan anak. Namun biasanya dimulai pada pertengahan tahun pertama. Beberapa tanda untuk mulai memperkenalkan makanan padat adalah: kemampuan untuk duduk tanpa dipegangi, hilangnya refleks lidah menekan, meningkatnya perhatian pada makanan, serta kemampuan untuk mengambil makanan dan meletakkannya di mulut.

Perkenalkan satu makanan jenis baru pada suatu waktu sehingga sumber alergi dapat diketahui. Banyak orang yang menggunakan beras sereal yang diperkaya besi sebagai makanan pertama. Ini merupakan pilihan terbaik karena merupakan sumber besi yang baik dan beras sereal jarang sekali memicu reaksi alergi. Sereal dapat dicampur dengan ASI atau susu formula kedelai sehingga agak encer. Formula atau ASI sebaiknya diteruskan sebagaimana biasanya. Mulai dengan satu sereal setiap hari dan berlanjut menjadi 2 kali sehari atau 1/3 hingga ½ cangkir. Oats, gandum, jagung, dan padi-padian lainnya dapat dicampur dengan blender dan kemudian dimasak hingga sangat halus dan lembut. Sereal ini dapat diberikan pada satu waktu. Bagaimanapun, makanan ini tidak banyak mengandung besi, jadi tambahan besi harus dilanjutkan.

Ketika sereal diterima baik, buah, jus buah, dan sayuran dapat diperkenalkan. Buah-buahan dan sayuran sebaiknya dibuat bubur atau sup kental dengan baik. Bubur pisang merupakan salah satu makanan yang disukai oleh bayi. Buah-buahan yang lain meliputi bubur alpokat, sup kental buah persik kalengan, atau pir. Buah jeruk merupakan penyebab alergi umum dan sebaiknya dihindari hingga ulang tahun yang pertama. Sayuran yang ringan seperti kentang, wortel, kacang polong, kentang manis, dan buncis hijau sebaiknya dimasak dengan baik dan dibuat bubur. Tidak perlu menambahkan bumbu rempah-rempah, gula, atau garam ke dalam sereal, buah, dan sayuran. Makanan padi-padian seperti pasta yang dimasak lembut, beras, roti lembut, sereal kering, dan biskuit dapat diperkenalkan ketika bayi semakin mampu mengunyah. Pada usia 7-8 bulan, sumber protein yang baik dapat diberikan. Makanan ini meliputi buncis kering yang dimasak, tahu lembut, dan yogurt kedelai. Anak-anak sebaiknya mengalami peningkatan dari bubur atau sup kental menjadi potongan makanan yang lembut. Kacang lunak dan mentega butir dapat disebarkan di atas roti atau biskuit yang dapat diberikan setelah ulang tahun pertama.

Banyak orang tua yang memilih untuk menggunakan makanan bayi yang dibuat secara komersial. Ada banyak produk yang tersedia bagi bayi vegan. Membaca label secara hati-hati sangat direkomendasikan. Karena produk komersial mengandung bahan tertentu hanya untuk bayi vegan yang sudah lebih besar, banyak orang tua yang memilih untuk membuat sendiri makanan bayi mereka. Makanan sebaiknya benar-benar dibuat menjadi bubur, dimasak, dan diaduk atau dilembutkan hingga kepadatan yang tepat. Makanan buatan rumah dapat disimpan di lemari es hingga 2 hari atau dibekukan dalam jumlah kecil untuk digunakan kemudian.

Tabel 16: Jadwal Pemberian Makan pada Bayi Vegan Berusia 6-12 Bulan

6 bln 6-8 bln* 7-10 bln 10-12 bln
SUSU ASI atau susu kedelai formula. ASI atau susu kedelai formula. ASI atau susu kedelai formula. ASI atau susu kedelai formula (24-32 ons).
SEREAL& ROTI Sereal bayi yang diperkaya besi dicampur susu kedelai. Lanjutkan sereal bayi. Mulai roti lain dan sereal. Sereal bayi, roti dan sereal lain. Sereal bayi hingga 18 bln. Total 4 sajian (1 sajian=1/4 potongan roti atau 2-4 porsi sereal).
BUAH & SAYURAN Belum Mulai jus dengan cangkir: 2-4 oz sumber Vitamin C. Mulai bubur sayur dan buah. 4 oz jus. Potongan buah dan sayur halus/dimasak. Tabel pola makan. Berikan 4 sajian per hari (1 sajian=2-4 porsi buah & sayuran, 4 oz jus).
POLONG-POLONGAN& MENTEGA KACANG Belum Belum Bertahap berikan tahu. Mulai makanan kuah, polong-polongan dihaluskan, keju kedelai, dan yogurt kedelai. 2 sajian setiap hari sekitar 1/2 oz. Mentega kacang sebaiknya tidak diberikan sebelum 1 tahun.

*Tumpang tindih usia terjadi karena variasi kecepatan perkembangan

Pada usia 10-12 bulan, kebanyakan anak-anak akan makan paling tidak sejumlah yang ditunjukkan pada tabel 16.

Tentu saja sangat baik bagi bayi vegan untuk meneruskan ASI selama setahun atau lebih bila memungkinkan, karena ASI kaya akan sumber nutrisi. Bayi-bayi vegan sebaiknya diberikan susu kedelai yang diperkaya dengan kalsium vitamin B12, dan vitamin D. Susu kedelai yang rendah lemak ataupun tanpa lemak sebaiknya tidak digunakan sebelum usia 2 tahun. Susu beras tidak direkomendasikan sebagai minuman utama bagi bayi dan anak kecil karena kandungan protein dan energinya cukup rendah.

Beberapa penelitian telah melaporkan bahwa pertumbuhan anak-anak vegan lebih lambat dibandingkan anak-anak yang non vegan (lihat 6-8). Penelitian seperti ini seringkali dipakai sebagai bukti bahwa pola makan vegan tidak sehat. Bagaimanapun juga, ketika penelitian dilakukan secara lebih teliti, kami mendapatkan bahwa penelitian mereka berdasarkan pada pola makan vegan yang sangat rendah kalori atau pola makan yang sangat terbatas (hanya buah dan kacang sebagai contohnya). Sebagai tambahan, banyak bayi vegan yang menerima ASI. Dibandingkan dengan bayi yang mendapatkan susu formula, bayi yang mendapatkan ASI biasanya mengalami kenaikan berat badan dengan kecepatan yang sama selama 2-3 bulan pertama dan kemudian lebih lambat dari 3 hingga 12 bulan (9). Ini berarti bahwa sejak usia 12 bulan, bayi dengan ASI akan cenderung lebih kurus dibandingkan yang mendapat susu formula. Grafik pertumbuhan yang terbaru berdasarkan pertumbuhan baik kedua susu formula dan ASI ini sebaiknya diperhatikan ketika mengukur pertumbuhan bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif (9).

Pertanyaan tambahan yang harus diajukan adalah, “Berapakah kecepatan pertumbuhan yang normal?” Kecepatan pertumbuhan diukur dengan membandingkan perubahan dalam tinggi, berat badan, dan lingkar kepala anak untuk mengukur pertumbuhan yang telah dilakukan dengan mengukur sejumlah anak-anak di Amerika Serikat yang sehat. Tidak ada kecepatan pertumbuhan yang ideal. Lagi pula, tinggi, berat badan, dan lingkar kepala dilaporkan dalam satuan persentil. Bila tinggi anak Anda adalah 50 persentil, ini berarti bahwa 50% anak-anak pada usia tersebut lebih tinggi dan 50% lebih pendek. Sama halnya, bila berat badan 25 persentil berarti 25% anak-anak berat badannya kurang dan 75% lebih berat.

Ada beberapa studi memperlihatkan bahwa persentase anak-anak vegan mengalami keterlambatan penambahan berat dan pertumbuhan badan dibandingkan dengan anak-anak lain yang seusia, tetapi dalam sebuah penelitian terakhir menunjukkan bahwa anak-anak vegan perkembangan pertumbuhannya tidak berbeda dibandingkan dengan anak-anak pemakan segala yang seusia (10). Saat ini kita tidak dapat mengatakan bahwa pertumbuhan seorang anak pada persentase ke-25 lebih atau kurang sehat daripada pertumbuhan seorang anak pada persentase ke-75. Yang lebih diutamakan adalah anak-anak berada pada persentase yang lebih kurang sama. Sebagai contoh, seorang anak mengalami pertambahan tinggi badan pada persentase ke-50 pada usia 2 tahun dan hanya bertambah persentase ke-25 saat berusia 3 tahun dikatakan mengalami perlambatan pada angka pertumbuhan. Karena dari perlambatan ini harus ditentukan. Sebagai tambahan anak-anak secara extrem (5% lebih rendah atau 85% lebih tinggi) harus dinilai secara individual oleh penyedia pelayanan kesehatan mereka.

Cara terbaik untuk memastikan anak-anak Anda mencapai angka pertumbuhan ideal mereka adalah dengan memastikan bahwa mereka mendapatkan kalori yang memadai. Beberapa anak vegan mengalami kesulitan mendapatkan kalori yang cukup karena banyaknya perbedaan pola makan mereka. Anak-anak mempunyai perut kecil dan mereka dapat merasa kenyang sebelum mereka mendapatkan nutrisi yang cukup untuk menjaga kelangsungan pertumbuhan. Konsumsi lemak yang bijaksana seperti alpukat, kacang-kacangan, selai kacang, biji-bijian, dan mentega dari biji-bijian akan memberikan sumber kalori yang diperlukan oleh banyak anak-anak vegan. Buah-buahan yang diawetkan juga merupakan sumber konsentrat kalori dan merupakan makanan yang menarik bagi beberapa anak. Gigi harus disikat setelah mengonsumsi buah-buahan yang diawetkan untuk mencegah pembusukan gigi.

Apakah pola makan rendah lemak sesuai untuk anak-anak? Beberapa orang tua ingin mengurangi risiko penyakit jantung di kemudian hari dan dengan ketat membatasi lemak pada pola makan anak-anak mereka (10 sampai 15 persen lemak dalam kalori). Pada kasus tertentu, pola makan lemak yang sangat rendah dapat menghambat pertumbuhan seorang anak karena anak tidak mendapatkan kalori yang cukup. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pola makan rendah lemak lebih sehat untuk anak vegan daripada pola makan dengan lemak berlebih (20 sampai 30 persen lemak dalam kalori). Lemak seharusnya tidak dibatasi pada bayi yang berusia kurang dari 2 tahun. Seharusnya berkisar antara 30 dan 35% dari kalori untuk 2 sampai dengan 3 tahun, dan antara 25 dan 35% dari kalori untuk anak-anak berusia belasan (11). Jika Anda menggunakan pola makan lemak yang lebih rendah dari ini, pastikan pertumbuhan anak Anda normal dan anak mengonsumsi makanan yang cukup sesuai dengan kebutuhan nutrisi mereka.

Pola makan untuk anak-anak pada awal usia mereka seharusnya tidak terlalu kaya serat karena akan membatasi jumlah makanan yang bisa mereka konsumsi. Kandungan serat pada pola makan anak vegan dapat dikurangi dengan memberikan anak produk yang berasal dari produk gandum yang telah dihaluskan, sari buah, dan sayur-sayuran yang telah dikupas.

Sumber-sumber protein untuk anak-anak vegan termasuk kacang polong, padi-padian, tahu, tempe, susu kedelai, kacang-kacangan, selai kacang, hot dog kedelai, yogurt kedelai, dan burger vegetarian. Beberapa dari makanan tersebut harus dikonsumsi rutin. Anak-anak harus mendapatkan kalori yang cukup agar protein dapat dipakai untuk pertumbuhan sebagai tambahan untuk mendapatkan kebutuhan energi.

Tabel 17 menunjukkan satu rancangan pola makan yang telah sukses dijalankan oleh anak-anak vegan

Tabel 17 : Rancangan Pola Makan untuk Anak-anak Vegan
ANAK BARU BELAJAR JALAN DAN PRASEKOLAH (Umur 1 – 3)
GRUP MAKANAN JUMLAH YANG DISAJIKAN
PADI-PADIAN 6 atau lebih (satu sajian adalah ½ s/d 1 lembar roti atau ¼ s/d ½ cangkir sereal yang sudah dimasak atau  biji gandum atau pasta atau ½ s/d 1 cangkir sereal siap makan )
POLONG-POLONGAN, KACANG-KACANGAN, BIJI-BIJIAN 2 atau lebih (satu sajian adalah ¼ s/d ½ cangkir kacang yang sudah dimasak, tahu, tempe atau TVP; atau 1-1/2 hingga 3 ons daging tiruan; atau 1 s/d 2 sendok makan. kacang-kacangan, biji-bijian, margarin)
OLAHAN SUSU KEDELAI, DLL 3 (satu sajian adalah 1 gelas olahan susu kedelai, formula bayi, atau ASI)
SAYUR-SAYURAN 2 atau lebih (satu sajian adalah ¼ s/d ½ cangkir yang sudah dimasak atau ½ s/d 1 cangkir sayuran hijau)
BUAH-BUAHAN 3 atau lebih (satu sajian adalah ¼ s/d ½ cangkir buah-buah kalengan atau ½ gelas sari buah, atau 1 buah medium)
LEMAK 3 (1 sendok teh margarin atau minyak) (pakai ½ sendok minyak bunga matahari atau 2 sendok makan minyak canola setiap hari untuk suplai asam lemak omega–3)
ANAK-ANAK (UMUR 4–13)
GRUP MAKANAN JUMLAH YANG DISAJIKAN
PADI-PADIAN 8 atau lebih untuk usia 4 s/d 8 tahun; 10 atau lebih untuk 9 s/d 13 tahun
MAKANAN PROTEIN 5 atau lebih untuk 4 s/d 8 tahun; 6 atau lebih untuk 9 s/d 13 tahun
SAYURAN 4 atau lebih
BUAH-BUAHAN 2 atau lebih
LEMAK 2 atau lebih untuk 4 s/d 8 tahun; 3 atau lebih untuk 9 s/d 13 tahun
LEMAK OMEGA-3 1 per hari
BAHAN MAKANAN LAIN 6 atau lebih untuk 4 s/d 8 tahun; 10 atau lebih untuk 9 s/d 13 tahun

Diambil dari (12). Catatan: Ukuran penyajian dapat berbeda tergantung pada usia anak.

Kandungan kalori pada pola makan dapat ditingkatkan dengan penambahan jumlah dari selai kacang, buah-buahan yang diawetkan, produk kedelai, dan makanan tinggi kalori lainnya.

Sebuah sumber tetap dari vitamin B12 seperti Vegetraian Support Formula peragian nutrisional, vitamin B12 olahan susu kedelai, vitamin B12 olahan sarapan sereal, vitamin B12 olahan daging tiruan, atau vitamin B12 tambahan harus digunakan.

Berjemur sinar matahari yang cukup, 20 sampai dengan 30 menit dari saat musim panas pada tangan muka dua atau tiga kali seminggu disarankan untuk menambah vitamin D sintesis (3, 4). Jika berjemur cahaya matahari terbatas, pola makan atau vitamin D tambahan harus digunakan.

Walaupun saat ini semakin banyak anak-anak yang vegan sejak lahir, tetapi ada banyak anak-anak yang lebih tua juga menjadi vegan. Ada banyak cara untuk membuat masa transisi dari non–vegan menjadi vegan. Beberapa keluarga secara berkala mengurangi makanan yang terbuat dari susu dan telur, sedangkan yang lain melakukan transisi yang lebih drastis. Terserah cara pendekatan mana yang dipilih, pastikan untuk menjelaskan kepada anak-anak Anda apa yang sedang terjadi dan mengapa, sesuai dengan tingkat pengertian anak. Pada mulanya, tawarkan makanan yang lebih dikenal. Roti lapis selai kacang sepertinya cukup populer (hati-hati: pada anak-anak tertentu dijumpai alergi selai kacang) dan banyak anak-anak menyukai pasta. Secara berkala perkenalkan makanan-makanan baru. Awasi berat badan anak-anak secara ketat. Jika terjadi pengurangan berat badan atau anak-anak kelihatannya tidak tumbuh dengan pesat, tambahankan kandungan kalori dan kurangi serat pada pola makan anak Anda.

Remaja Vegan

Remaja vegan mempunyai kebutuhan nutrisi sama seperti kebutuhan remaja pada umumnya. Pada usia antara 13 dan 19 tahun adalah waktu mereka tumbuh dengan pesat dan berubah. Kebutuhan akan nutrisi sangat tinggi saat tahun-tahun tersebut. Remaja vegan harus mengikuti rekomendasi yang sama yang dibuat untuk semua vegan, diharuskan mengonsumsi berbagai macam jenis makanan, termasuk buah-buahan, sayur-sayuran, dan banyak sayuran hijau, produk makanan dari gandum, kacang, biji-bijian, dan kacang polong. Nutrisi yang harus diperhatikan remaja vegan adalah protein, kalsium, zat besi, dan vitamin B12.

Protein yang direkomendasikan adalah 0,43 gram per pon dari berat badan untuk yang berusia 11–13 tahun dan 0,4 gram per pon untuk usia 14–18 tahun (13). Mereka yang berolahraga secara berlebihan (misalnya pelari maraton), akan memerlukan protein yang lebih banyak. Seorang dengan usia 16 tahun dengan berat 120 pon memerlukan kurang lebih 48 gram protein setiap hari. Dalam makanan, 1 cangkir kacang kering yang sudah dimasak mempunyai 12 gram protein, segelas susu kedelai atau kedelai yogurt mengandung 7 gram protein, 4 ons tahu mengandung 9 gram protein, satu sendok makan selai kacang atau kacang mengandung 4 gram protein, dan 1 lapis roti atau secangkir gandum mengandung sekitar 3 gram protein.

Buah-buahan, lemak, dan alkohol tidak memberikan protein yang cukup, dan pola makan berdasarkan makanan tersebut mempunyai kandungan yang rendah kalori. Pola makan vegan yang mengonsumsi berbagai jenis sayuran, kacang, gandum, kacang tanah, dan biji-bijian mendapatkan kebutuhan protein yang cukup asalkan pola makan tersebut mengandung energi yang cukup (kalori) untuk mendukung pertumbuhan. Suplemen tambahan tidak diperlukan. Tidak ada untungnya bagi kesehatan dengan mengonsumsi pola makan protein yang sangat tinggi dan tidak membantu dalam membentuk pembesaran otot.

Pada saat remaja, kalsium diperlukan untuk membentuk tulang. Kapadatan tulang sangat ditentukan saat remaja dan memasuki dewasa, dan sangat penting untuk menambahkan tiga atau lebih sumber kalsium yang baik dalam pola makan remaja setiap harinya.

Susu sapi dan produk dari susu lainnya mengandung kalsium. Akan tetapi ada beberapa sumber kalsium yang juga baik, seperti tahu yang diproses dengan kalsium sulfat, sayuran berdaun hijau, mustard hijau, kale, juga tahini (minyak wijen), olahan susu kedelai, dan olahan sari jeruk.

Dengan pola makan yang beraneka jenis, seorang vegan dapat mencukupi kebutuhan zat besinya, disaat bersamaan menghindari kelebihan lemak dan kolesterol yang ditemukan dalam daging merah seperti daging sapi dan babi. Untuk menambah jumlah zat besi yang diserap dari makanan, konsumsi makanan yang mengandung vitamin C dapat dimasukkan ke dalam menu. Sari buah jeruk, tomat, dan brokoli semuanya merupakan sumber vitamin C. Makanan dengan kandungan zat besi tinggi termasuk brokoli, semangka, bayam, kacang hitam, kacang panjang, buncis, dan kacang hijau.

Sangat penting untuk mengonsumsi cukup vitamin B12 saat remaja. Vitamin B12 tidak ditemukan dalam sayuran. Beberapa sereal mengandung vitamin B12 (lihat label).

Banyak remaja khawatir dengan pengurangan atau pertambahan berat badan. Untuk menurunkan berat badan, perhatikan pola makan. Jika mengonsumsi banyak makanan yang manis dan berlemak, gantikan dengan buah-buahan, sayuran, gandum, dan kacang polong. Jika pola makannya sudah cukup sehat, tambahkan olahraga, berjalan, lari, atau berenang setiap hari – dapat membantu mengontrol berat badan. Untuk menambah berat badan, lebih banyak kalori dibutuhkan. Mungkin dengan lebih sering makan atau mengonsumsi makanan yang mengandung lebih banyak lemak dan dalam porsi yang lebih kecil akan membantu. Coba makan tiga kali atau lebih dalam sehari baik dalam rangka menurunkan atau menambah berat badan. Sangat sulit untuk mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh apabila kita hanya makan satu kali sehari. Jika Anda merasa tidak dapat mengontrol kebiasaan makan atau jika Anda mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis, Anda harus mendiskusikannya dengan konsultan kesehatan Anda.

Sering kita tidak mempunyai cukup waktu untuk makan. Di bawah ada beberapa makanan yang dapat dikonsumsi anak-anak pada saat berpergian. Beberapa dari makanan ini dapat ditemukan di restoran siap saji – periksa menunya. Ide makanan kecil yang bisa dibawa dari rumah termasuk:

Apel, jeruk, pisang, anggur, pir, plum, buah-buahan yang diawetkan, selai kacang tanah, wortel, atau batang seledri, popcorn, kedelai keju pizza, minyak kacang, salad, yogurt kedelai, kue beras, roti lapis, es sari buah.

Referensi

1. Dagnelie PC, van Staveren WA, Roos AH, et al. Nutrients and contaminants in human milk from mothers on macrobiotic and omnivorous pola makans. Eur J Clin Nutr 1992; 46: 355-366.

2. Hergenrather J, Hlady G, Wallace B, et al. Pollutants in breast milk of vegetarians. N Engl J Med. 1981; 304: 792 (letter).

3. Specker BL, Valanis B, Hertzberg V, et al. Sunshine exposure and serum 25-hydroxyvitamin D concentrations in exclusively breast-fed infants. J Pediatrics 1985; 107: 372-376.

4. Standing Committee on the Scientific Evaluation of Pola makanary Reference Intakes, Food and Nutrition Board, Institute of Medicine: Pola makanary Reference Intakes for Calcium, Phosphorus, Magnesium, Vitamin D, and Fluoride. Washington, DC: National Academy Press, 1997.

5. Committee on Nutrition, American Academy of Pediatrics. Soy protein-based formulas: Recommendations for use in infant feeding. Pediatrics 1998; 101: 148-153.

6. Fulton JR, Hutton CW, Stitt KR: Preschool vegetarian children. J Am Pola makan Assoc 1980; 76: 360-365.

7. Sanders TAB and Purves R: An anthropometric and pola makanary assessment of the nutritional status of vegan pre-school children. J Hum Nutr 1981; 35: 349-357.

8. Shinwell ED and Gorodischer R: Totally vegetarian pola makans and infant nutrition. Pediatrics 1982; 70: 582-586.

9. Centers for Deisease Control. Growth Charts, 2000. http://www.cdc.gov/growthcharts/ Accessed October 3, 2005.

10. O’Connell JM, Dibley MJ, Sierra J et al: Growth of vegetarian children: The Farm study. Pediatrics1989; 84: 475-481.

11. USDA/DHHS: Pola makanary Guidelines for Americans, 2005. Washington, DC: Government Printing Office, 2005.

12. Messina V, Mangels, R, Messina M. The Pola makanitian’s Guide to Vegetarian Pola makans, 2nd ed. Sudbury, MA: Jones and Bartlett Publishers, 2004.

13. Food and Nutrition Board, Institute of Medicine. Pola makanary Reference Intakes for Energy, Carbohydrate, Fiber, Fat, Fatty Acids, Cholesterol, Protein, and Amino Acids. Washington, DC: National Academy

Author: satyadeng

I. Dokter Umum (Dokter Vegan / Plant-Based Diet) II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kesehatan Vegan Kuartet Nabati VIII. Minimareket Vegan : Pusat Makanan Sehat Organik & Natural

One thought on “Memberi Makan Anak Vegan

  1. mau tanya nih
    susu formula apa yang dianjurkan utk bayi vegetarian ya?yang murni tidak mengandung lemak hewani,dikarenakan tidak ada asi,selanjutnya saya ingin menanyakan makanan/sayur2an apa saja utk anak usia 6-12 bulan berikut polanya, atau ada situs dimana saya dapat menemukan jawaban saya…terima kasih

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s