Apotek Miami (Minimarket Vegan)

Pusat Makanan Sehat Organik & Natural : https://shopee.co.id/minimarketvegan

Hubungan Vegetarian dengan Osteoathritis, Rheumatoid Arthritis, & Gout

Tinggalkan komentar


ARTHRITIS

Peradangan pada sendi disebut sebagai arthritis. Ini merupakan gejala, bukan penyakit, namun arthritis dikenal secara luas dan menyebabkan ketidaknyamanan yang amat sangat sehingga untuk mengatasi gejalanya saja sudah merupakan tujuan akhir dari pengobatan. Penyebab arthritis secara resmi dinyatakan “tidak jelas”. Bentuk-bentuk yang paling umum dari arthritis kronis diberi nama sebagai berikut: osteoarthritis, rheumatoid arthritis dan gout (encok).

Osteoarthritis, kadang disebut arthritis degeneratif (kemunduran), merupakan bentuk yang paling umum. Paling sering diderita oleh orang-orang obesitas, yang sendi-sendinya mengalami stres parah dalam menyangga beban (lutut, pinggul, tumit, dan tulang punggung). Selain itu juga terdapat pada (sebenarnya tempat yang paling umum) sendi jari tangan dan jempol. Pada saat orang yang obesitas menurunkan berat badannya, arthritis mereka juga membaik tidak hanya pada sendi-sendi penyangga berat namun juga pada tangan. Ini menunjukkan bahwa tidak hanya stres dari beban yang menyebabkan penyakit tersebut, tapi suatu hal dalam pola makan (mungkin lemak, karena lemak adalah penyebab obesitas). Penderita arthritis yang tidak mengalami obesitas sering melaporkan kemajuan seiring dengan perubahan dalam pola makan, yang biasanya melibatkan pengurangan akan lemak, khususnya lemak dari produk hewani.

Rheumatoid arthritis adalah lebih parah daripada osteoarthritis, sering terdapat pada lengan dan kaki, serta bercirikan sendi-sendi yang membengkak. Jenis ini muncul sama seringnya baik pada orang yang kurus maupun gemuk. Karena jenis dari gangguan sendi demikian bisa merupakan gejala dari alergi makanan maka perubahan dalam pola makan kadang memiliki dampak yang besar. Produk-produk susu, yang merupakan penyebab umum alergi pada manusia, adalah salah satu faktor penyebab dalam penyakit ini. “Pola makan eliminasi” adalah cara terbaik untuk menemukan alergi dari makanan. Ini merupakan pola makan yang menghindari segala makanan kecuali jenis yang paling non-alergis (seperti nasi, buah pir, wortel) selama dua minggu atau hingga gejala-gejalanya hilang. Kemudian makanan yang dianggap alergis dimakan selama satu atau dua hari untuk melihat apakah gejalanya akan kambuh kembali. Jika tidak ada kemajuan yang berarti pada “pola makan eliminasi” dalam dua minggu atau lebih maka kesimpulannya tidak terdapat alergi makanan yang terlibat dalam hal ini.

Gout lebih jarang dijumpai tetapi sering tercatat sebagai penyakit selama lebih dari ratusan tahun. Penyakit ini sering dikaitkan pada pola makan yang “kaya”, karena memiliki ciri sebagai akumulasi dari asam urat dalam darah. Asam urat adalah hasil penguraian dari purine, yang merupakan bagian dari DNA dan RNA (nucleoproteins). Organ dan darah hewan kaya akan purine, maka hati, sari daging, dan ikan yang dimakan secara utuh (ikan sarden dan haring) harus dihindari oleh orang dengan kondisi demikian. Biasanya tubuh mengeluarkan asam urat ke dalam air seni, tapi bagi mereka yang kehilangan kemampuan demikian akan beresiko memiliki kristal sodium urate yang terbentuk di sekeliling sendi dan menyebabkan gouty arthritis. Gout dianggap sebagai kondisi yang diturunkan, namun bagi mereka yang memiliki kecenderungan atas penyakit ini biasanya tidak akan ada masalah bila mereka menghindari pola makan yang kaya. Satu-satunya makanan vegetarian yang sarat akan purine adalah ragi (ragi untuk arak, roti, dan nutrisi). Memakan ragi secara berlebihan (lebih dari 2 sendok makan tiap harinya) adalah tidak dianjurkan bagi mereka yang memiliki riwayat akan gout. [Bila tidak yakin apakah penyakit ini terdapat dalam keluarga, adalah bijaksana untuk membatasi suplemen ragi.]

Iklan

Penulis: apotekmiami-drsatyadeng

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kesehatan Vegan Kuartet Nabati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s