Apotek Miami (Minimarket Vegan)

Pusat Makanan Sehat Organik & Natural : https://shopee.co.id/minimarketvegan

Hubungan Vegetarian & Gagal Ginjal

Tinggalkan komentar


GAGAL GINJAL

Penyakit ginjal dan hati mungkin diakibatkan oleh stres berkepanjangan pada organ-organ karena pola makan dengan protein yang tinggi. Salah satu kelompok dari penyakit ginjal, disebut nephrotic syndrome (unit fungsi dari ginjal disebut nephrons, yang berjumlah sekitar satu juta pada tiap ginjal) melibatkan kehilangan besar dari protein tubuh melalui air seni. Biasanya nephron hanya mengijinkan sisa molekul kecil untuk dikeluarkan melalui pembuangan. Molekul protein tubuh yang besar seharusnya diputar balik menuju aliran darah. Terdapat kepercayaan tradisional bahwa cara terbaik untuk mengobati ini adalah dengan pola makan berprotein tinggi (1.5 gr/kg berat tubuh), dalam usahanya untuk mengganti protein tubuh yang hilang. Sekarang telah diketahui bahwa tingkat protein yang lebih rendah (0.6 gr/kg berat tubuh, sebenarnya kurang dari anjuran normal RDA yang seharusnya adalah 0.8 gr/kg) juga bisa berfungsi baik dalam mengganti protein tubuh, dan memperlambat proses kehilangan protein-protein tersebut. Secara jelas pola makan berprotein rendah memberi istirahat pada ginjal dan kesempatan untuk sembuh.

Bagian luar dari ginjal mungkin tidak dimaksudkan untuk bekerja sepanjang waktu. Nenek moyang kita berkembang melalui pola makan yang sebagian besarnya vegetarian (vegan), dan kadang-kadang terdapat daging bila menemukan hewan yang telah mati. Bahkan setelah kegiatan berburu dikembangkan (mungkin pada saat kekurangan makanan), pembunuhan dilakukan sekali setiap beberapa minggu, dan daging dimakan untuk satu atau dua hari hingga membusuk. Dalam masa moderen seperti sekarang, ginjal masih harus beradaptasi untuk mengatasi muatan protein yang berat secara rutin. Maka lapisan luar dari ginjal (korteks), yang dibentuk untuk berfungsi secara paruh waktu, biasanya harus bekerja lembur hingga mencapai titik sklerosis. Pada akhirnya, bahkan lapisan dalam ginjal terbebani dan menjadi letih. Akibatnya adalah gagal ginjal kronis, yaitu pemberhentian total dari keseluruhan fungsi ginjal. [Hal tersebut diuraikan oleh Brenner, Meyer dan Hostetter dari Harvard University dalam The New England Journal of Medicine (Vol. 307 (1982), No.11, Hal. 652). Dalam artikel yang berjudul “Dietary Protein Intake and the Progressive Nature of Kidney Disease”.]

Gagal ginjal kronis telah lama diobati dengan pola makan berprotein rendah. Pola makan ini sebenarnya mengandung 20 hingga 40 gram protein. Angka ini merupakan jumlah yang cukup, tanpa kelebihan. Banyak pasien yang bertahan pada pola makan demikian (yang hampir merupakan vegetarian murni) dan merasakan keuntungan yang lebih baik.

Iklan

Penulis: apotekmiami-drsatyadeng

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kesehatan Vegan Kuartet Nabati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s