Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center (Klinik Vegan)

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural


2 Komentar

Penyebab Bayi dan Anak Sulit Makan

Tiap tahapan usia anak tenyata menyodorkan masalah makan yang khas. Dengan memahaminya diharapkan orangtua dapat lebih bijak mencari solusinya.

BAYI

Selama ibu memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulanan, kesulitan makan belum terdeteksi karena ASI merupakan satu-satunya makanan untuk si kecil.  Masalah muncul ketika bayi mulai mengenal makanan pendamping ASI (MPASI).  Tekstur makanan yang asing membuatnya harus belajar beradaptasi.  Kalau yang merawat bayi kurang sabar dan terburu-buru menyuruhnya menghabiskan makanan, bisa saja bayi menolak.  Gejalanya, bayi hanya mau minum susu (tidak mau makanan pendamping), mengemut, melepeh, menyembur, memuntahkan, dan mengunci rapat bibirnya atau menangkis makanan yang datang ke arahnya. Baca lebih lanjut

Iklan


1 Komentar

Kurus? bagaimana menaikan berat badan?

Bila sudah dari sononya, anda yang berbadan kurus kering (merit) tak perlu menjerit.  Dengan mengubah pola dan takaran makan, tubuh dijamin bakal bertambah gempal.  Namun, kalau tak berbuah hasil, sebaiknya lekas temui dokter.

Mia “ceking”, ini pasti bukan nama asli dari sononya.  Julukan ceking buat gadis berusia 20 tahun itu memang terlontar dari mulut teman-teman kuliahnya yang suka usil.  Pasalnya, dengan tinggi 160 cm, bobot badannya cuma 40 kg.  Mia sih cuek saja dengan olok-olok itu. “Yang penting, kesehatan gue oke-oke saja” komentarnya. Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Salah Kaprah Gizi Anak

Pemahaman orang bisa berbeda-beda.  Yang sudah dianggap “benar” pun ternyata belum tentu benar.

Anak gemuk berarti sehat

Sering terjadi ibu-ibu yang masuk ke kamar praktik Dr. Luciana B. Sutanto MS. SpGK. mengeluh, “Dok, anak saya tidak mau makan.” Padahal, anaknya sudah tampak bulat.  Menurut Dr. Luciana, masih banyak kaum ibu yang paling suka kalau anaknya gemuk.  Gemuk atau kurus memang dapat bersifat subyektif sehingga yang aman adalah taat mengikuti petunjuk pola peningkatan tinggi dan berat badan.  Anak kegemukan bisa berakibat macam-macam.  ia tidak akan lincah bergerak. Barangkali ia juga akan diolok-olok kawannya.  Lagi pula anak gemuk cenderung lebih sering berkeringat yang akan mengakibatkan tumbuh jamur pada lipatan-lipatan di tubuhnya.  Yang paling aman adalah orang tua belajar memberikan gizi yang baik kepada anak sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan makannya.

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Sehat Dengan Pola Makanan Tinggi Serat

Meskipun bukan zat gizi utama, peran serat bagi tubuh tetap penting. Berbagai penyakit seperti kanker saluran cerna, sembelit dan obesitas dapat dipicu pola makan rendah serat. Apa sebenarnya serat? Berapa banyak asupan serat yang dianjurkan? Bagi masyarakat yang sadar kesehatan, pola makan menu seimbang tinggi serat mulai membudaya. Hal ini terbukti dengan semakin banyak produk pangan berlabel tinggi serat, misalnya roti gandum utuh berwarna coklat yang kian digemari. Walaupun rasanya seret, roti tersebut tinggi kandungan seratnya. Orang pun mulai meninggalkan roti putih lembut yang rendah serat serta tinggi lemak. Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Bolehkah Remaja Berdiet?

Remaja adalah mereka yang berusia 10 – 19 tahun.   Pada masa remaja, pertumbuhan berlangsung sangat cepat. Remaja yang pernah mengalami hambatan pertumbuhan, inilah saat yang tepat untuk mengejar ketinggalan.

Pada masa remaja, aktualisasi diri sangat diperlukan, hal ini berhubungan dengan penampilan.  Langsing adalah salah satu aset yang dirasa perlu dimiliki untuk menambah nilai aktualisasi diri, sehingga segala upaya dilakukan.  Kadang, keinginan melangsingkan tubuh menjadi suatu obsesi tanpa peduli pada kaidah-kaidah kesehatan.  Artikel ini diharapkan menambah wacana kesehatan bagi remaja yang ingin berdiet. Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Pilih yang Segar, Diblender, atau Dijus?

Bahwa serat buah dan sayur kaya manfaat, itu semua orang sepakat. Persoalannya, buah dan sayur bisa dikonsumsi dalam bermacam-macam bentuk penyajian. Bisa dimakan utuh dalam keadaan segar, bisa juga disayur, diblender, atau dijus. Pertanyaanya kemudian, bagaimana pengaruh proses penyiapan itu terhadap kandungan serat dan zat gizi lainnya. Baca lebih lanjut