Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural

PENGGOLONGAN SINDROM

Tinggalkan komentar


Sindrom adalah sekumpulan gejala yang dimanifestasikan oleh kelainan fungsi organ tertentu.
Gejala yang dimanifestasikan oleh kelainan fungsi suatu organ sangatlah kompleks, akibat adanya jalinan hubungan antara satu organ dengan organ lainnya (hubungan peraturan U-Sing), namun bagaimanapun kompleksnya gejala-gejala itu, terdapat ketentuan-ketentuan yang dapat menggolongkannya ke dalam kelompok sindrom tertentu.
Dasar pembagian Penggolongan sindrom ada 5 cara:
1. Penggolongan Sindrom atas dasar kelainan Zang-Fu
2. Penggolongan Sindrom atas dasar kelainan meridian
3. Penggolongan Sindrom 6 meridian
4. Penggolongan Sindrom Jing Wei Qi Xue
5. Penggolongan Sindrom San Jiao

Dalam ilmu akupunktur di antara 5 cara tersebut yang umum dipakai adalah cara 1 dan 2. Cara 3, 4, dan 5 lebih ditujukan pada pengobatan dengan ramuan obat.

Penggolongan Sindrom atas dasar kelainan Zang-Fu
1. Sindrom Qi Xü Jantung
Gejala:
– Palpitasi/berdebar
– Nafas pendek yang diperberat dengan kegiatan kerja
– Berkeringat
– Mudah/cepat lelah & lesu
– Wajah pucat
– Bibir pucat/keunguan
Lidah: Merah pucat; kadang otot lidah retak longitudinal sampai ujung lidah; membengkak/tebal pada bagian pinggir
Nadi: halus, lemah, tak teratur

2. Sindrom Yang Xü Jantung
Gejala:
– Palpitasi/berdebar
– Nafas pendek yang diperberat dengan kegiatan kerja
– Berkeringat
– Cepat lelah dan lesu
– Rasa tidak enak di daerah jantung
– Badan rasa dingin, anggota gerak terasa dingin terutama tangan
– Wajah pucat
Lidah: Pucat, basah, gemuk
Nadi: Tenggelam; lemah, lambat; kadang berhenti à sulit diraba à irreguler

3. Sindrom Yang Jantung Binasa
Gejala:
– Palpitasi/berdebar
– Nafas pendek, lemah, dangkal
– Keringat melimpah
– Anggota gerak dingin
– Bibir sianosis à koma
Lidah: Pucat kebiruan/ungu; Kasar pendek (sulit dijulurkan keluar mulut)
Nadi: tersembunyi kecil kadang sulit diraba (irreguler)

4. Sindrom Xue Xü Jantung
Gejala:
– Palpitasi/berdebar (malam hari)
– Pusing
– Insomnia/kadang bisa tertidur
– Sering terbangun oleh mimpi yang menakutkan
– Cemas
– Mudah terkejut
– Daya pikir menurun
– Daya ingat menurun
– Wajah pucat, suram
– Bibir pucat
Lidah: Pucat, kurus, tipis; agak kering
Nadi: halus, terputus-putus

5. Sindrom Yin Xü Jantung
Gejala:
– Palpitasi/berdebar
– Insomnia, banyak terbangun
– Mimpi mengganggu tidur
– Mudah terkejut
– Daya ingat menurun
– Cemas/gelisah
– Perasaan demam sore hari
– Perasaan panas pada telapak tangan & kaki serta dada (5 palm heat)
– Keringat malam hari
– Pipi merah
– Rasa kering pada mulut dan tenggorokan
Lidah: Otot lidah merah; ujung lidah lebih merah; gemuk dengan bintik-bintik merah; retak longitudinal à ujung; selaput lidah tidak ada/tipis
Nadi: Cepat, halus, lemah; kadang-kadang nadi Cun cepat, Ce lemah

6. Sindrom Api Jantung Berkobar (hiperaktif)
Gejala:
– Palpitasi/berdebar
– Insomnia
– Haus
– Luka, bengkak dan nyeri di mulut dan lidah
– Rasa demam
– Rasa pahit di mulut pada pagi hari setelah malamnya kurang tidur
– Gelisah
– Wajah merah
– Kencing rasa panas, warna kuning tua
Lidah: Otot lidah dan ujung lidah merah; otot lidah retak longitudinal sampai ke ujung lidah; selaput lidah kuning.
Nadi: Sangat cepat di Cun kiri; kadang-kadang berhenti à irreguler

7. Sindrom Reak Panas di Jantung
Gejala:
– Palpitasi/berdebar
– Rasa pahit di mulut pagi hari setelah malamnya kurang tidur
– Insomnia à mimpi yang menakutkan
– Gelisah
– Mudah terkejut
– Pikiran menurun & tumpul
– Bicara sendiri
– Menggerutu
– Tertawa & menangis
– Dalam kasus berat à afasia, koma
Lidah: Otot lidah merah, berduri-duri; ujung lidah lebih merah; retak longitudinal; selaput lidah kuning lengket
Nadi: cepat licin atau cepat tegang

8. Sindrom Reak Menyumbat Pintu Jantung
Gejala:
– Depresi mental
– Daya pikir menurun dan tumpul
– Lesu dan apatis
– Gangguan kesadaran (bicara sendiri, tertawa dan menangis tak jelas sebabnya)
– Gangguan gerakan lidah à afasia
– Muntah
– Bicara kacau: cepat, tak jelas
Lidah: Retak longitudinal, berduri-duri; selaput lidah tebal, lengket
Nadi: Licin

9. Sindrom Stagnasi Xue di Jantung
Gejala:
– Palpitasi/berdebar
– Rasa nyeri di daerah jantung dan menjalar ke daerah punggung, bahu dan sisi ulnar lengan kiri
– Rasa tidak enak di daerah dada
– Sianosis pada bibir dan kuku
– Tangan dingin
Lidah: Sianosis, dengan bintik merah lembayung
Nadi: Tersembunyi à sulit diraba; lambat, kadang tak teraba à irreguler

10. SindromStagnasi Qi Hati
Gejala:
– Rasa penuh dan sakit di daerah hipokondrium dan dada, perut bagian bawah (rasa tidak enak di daerah dada, serign tarik nafas panjang)
– Depresi, murung dan mudah tersinggung, sakit hati
– Nyeri epigastrik, nausea, sendawa (nafsu makan, minum menurun; muntah dengan rasa asam di mulut)
– Rasa seperti ada benjolan di tenggorokan (rasa sukar untuk menelan)
– Menstruasi sakit dan tidak teratur (rasa tegang di payudara menjelang menstruasi)
Lidah: merah muda; selaput lidah putih, tipis
Nadi: tegang bagai senar gitar, bertenaga terutama nadi yang kiri

11. Sindrom Stagnasi Xue di Hati
Gejala:
– Hematemesis, epistaksis
– Menstruasi tidak teratur dan sakit sekali (abdomen membengkak dan rasa nyeri menetap; darah menstruasi menggumpal dan berwarna gelap)
Lidah: keunguan/berbintik-bintik ungu terutama di daerah tepi lidah
Nadi: tegang bagai senar gitar

12. Sindrom Api Hati Berkobar
Gejala:
– Kepala using berdenyut/nyeri daerah temporal dan mata
– Tinitus yang mendadak à makin mendengking à kurang pendengaran
– Sering mimpi yang membangunkan tidur
– Wajah dan mata tampak merah
– Mudah tersinggung dan cepat marah
– Haus
– Rasa pahit di mulut sepanjang hari
– Konstipasi
– Hematemesis, hemoptisis, epistaksis
– Viskositas urin meningkat, warna kuning tua
Lidah: Otot lidah merah, tepi lidah lebih merah, selaput lidah kuning
Nadi: cepat, tegang bagaikan senar gitar

13. Sindrom Lembab Panas dalam Hati dan Kandung Empedu
Gejala:
– Rasa penuh dan nyeri di dada dan hipokondrium
– Ikterus di kulit dan sklera mata
– Rasa pahit di mulut
– Nafsu makan menurun (rasa penuh di perut, mual, muntah)
– Febris = demam kontinyu
– Skrotum bengkak, nyeri, merah; vagina gatal, keluar lendir, urin berwarna gelap
Lidah: Otot lidah merah, selaput lidah kuning lengket (berminyak)
Nadi: Licin, halus, tegang, cepat

14. Sindrom Stagnasi Dingin dalam Meridian Hati
Gejala:
– Rasa penuh, kembung, dan nyeri pada hipogastrium (Xia Jiao)
– Rasa nyeri menjalar ke testis dan skrotum; testis meregang/membengkak, skrotum dingin dan mengkerut
– Vagina menciut/mengkerut, nyeri
– Rasa nyeri membaik dengan penghangatan
Lidah: Pucat, basah, selaput putih
Nadi: tegang, dalam, lambat

15. Sindrom Yang Shi Hati
Gejala:
– Pusing, vertigo, cephalgia
– Mata merah, kabur
– Telinga tinitus, kurang pendengaran
– Insomnia
– Mudah tersinggung, cepat marah
– Alat gerak baal/kesemutan
– Mulut dan tenggorokan kering
– Banyak kencing di malam hari
Lidah: Merah, bagian tepi lebih merah
Nadi: tegang

16. Sindrom Xue Xu Hati
Gejala:
– Wajah dan bibir pucat
– Pusing
– Penglihatan kabur, mata kering
– Insomnia
– Kuku rapuh, rusak
– Anggota gerak kesemutan/baal
– Tendon dan otot spasmus, sering kram
– Siklus haid memanjang à amenorrhea
Lidah: Pucat terutama di bagian tepinya, kering. Bila terjadi stagnasi Xue di hati lidah keunguan/bercak-bercak ungu terutama di bagian tepi lidah
Nadi: Halus, tak teratur

17. Sindrom Hati Menindas Limpa
Gejala:
– Mudah tersinggung
– Perut kembung dan nyeri
– Timbul gas dalam perut dan usus
– Cepat merasa kelelahan dan lesi
– Kadang konstipasi kadang diare
– Faeces kadang keras kecil-kecil, kadang lembek
Lidah: merah bagia ntepi lidah atau puat. Waktu hati sedang aktif menindas limpa à lidah merah di bagian tepinya. Waktu Limpa sudah lemah à baru Hati menindasnya à lidah pucat
Nadi: Nadi kanan lemah, nadi kiri tegang

18. Sindrom Hati menindas lambung
Gejala:
– Mudah tersinggung
– Kembung dan nyeri epigastrium
– Rasa penuh, sendawa asam, mual, muntah
Lidah: merah di bagian tepi atau pucat. Waktu hati sedang aktif menindas lambung à lidah merah di bagian tepinya. Waktu lambung sudah lemah dulu à baru hati menindasnya à lidah pucat
Nadi: Nadi kanan lemah, nadi kiri tegang

19. Sindrom Api Hati Menghina Paru
Gejala:
– Rasa penuh, kaku di dada dan hipokondrium
– Sesak napas
– Batuk dengan sputum kuning/bintik-bintik darah
– Cephalgia, pusing
– Wajah merah, haus, rasa pahit di mulut
– Konstipasi
– Urine sedikit warna gelap
Lidah: Merah, bagian tepi lebih merah, bengkak bagian ujung, selaput lidah kuning
Nadi: licin/halus, tegang

20. Sindrom Yin Xu Ginjal
Gejala:
– Pusing, vertigo, penglihatan kabur
– Tinitus, kurang pendengaran/tuli
– Daya ingat menurun, pelupa
– Rasa nyeri di punggung
– Tulang-tulang sakit
– Gigi mudah lepas
– Keluar cairan seminal
– Urine panas, merah/gelap
– Konstipasi
– Demam sore hari, keringat malam hari, pipi merah, rasa panas pada telapak tangan, tapak kaki dan dada, mulut dan tenggorokan kering, gatal, haus
Lidah: Merah, retak-retak; selaput tipis/sedikit mengelupas
Nadi: kecil/halus, cepat

21. Sindrom Yang Xu Ginjal
Gejala:
– Pinggang rasa nyeri, dingin
– Anggota gerak lemah, takut dingin
– Nafsu makan menurun, wajah pucat, cepat kelelahan/lesu, apatis
– Tinja lembek atau diare waktu pagi hari
– Kencing sedikit
– Edema pada kaki
– Impotensia/ejakulasi dini
– Infertilitas/frigiditas
Lidah: Pucat, gemuk, basah
Nadi: tenggelam, dalam; halus/lemah

22. Sindrom Qi Xu Ginjal
Gejala:
– Pinggang dan lutut lemah, rasa pegal linu
– Sering kencing, jernih, banyak, menetes sesudah kending, ngompol malam hari
– Ejakulasi dini à mandul, beser mani pada malam hari
– Keluar cairan dari vagina, tidak subur
– Bila Qi Xu ginjal kronis à ginjal tidak mampu berfungsi menerima Qi à gangguan nafas (nafas pendek saat berkegiatan, lemah dan cepat, inspirasi sulit, batukm banyak berkeringat à anggota gerak menjadi dingin, wajah bengkak, lesu)
Lidah: Pucat
Nadi: Tenggelam, lemah terutama nadi Ce

23. Sindrom Yin Xu Ginjal dan Hati
Gejala:
– Cephalgia, veertigo, pusing
– Mata kabur
– Tinitus
– Insomnia dengan mimpi yang mengganggu tidurnya
– Mudah marah
– Baal/semutan pada anggota gerak
– Lumbalgia
– Konstipasi
– Keluar cairan seminal
– Sedikit/tidak menstruasi; infertil
– Demam sore hari
– Keringat pada malam hari
– Pipi merah
– Rasa panas pada telapak tangan dan kaki
– Mulut dan tenggorokan kering, gatal, dan haus
Lidah: Otot lidah merah dan retak-retak, selaput lidah mengelupas
Nadi: terputus-putus, tidak teratur

24. Sindrom Yin Xu Ginjal dan Paru
Gejala:
– Batuk kering pada malam hari
– Badan kurus
– Sesak nafas, menjadi lebih berat ketika aktivitas kerja
– Lumbalgia
– Anggota gerak lemah
– Keluar cairan seminal
– Rasa demam sore hari
– Keringat malam hari
– Rasa panas di telapak tangan, kaki, dan dada
– Mulutdan tenggorokan rasa kering, gatal, haus
Lidah: Otot lidah merah, retak transversal di daerah paru, selaput lidah mengelupas
Nadi: Cepat, lemah

25. Sindrom Ginjal – Jantung tak harmonis
Gejala:
– Palpitasi/berdebar
– Insomnia, banya kterbangunkan oleh mimpi-mimpi yang mengganggu tidurnya
– Cemas, gelisah
– Daya ingat menurun
– Pusing
– Tinitus, kurang pendengaran
– Lumbalgia
– Keluar cairan seminal dengan mimpi pada malam hari
– Urine sedikit, warna gelap
– Demam sore hari
– Keringat malam hari
– Pipi merah
– Rasa panas pada telapak tangan dan kaki
– Mulut dan tenggorokan kering, gatal, haus
Lidah: Otot merah, ujung lebi hmerah, bagian tengah retak longitudinal sampai ke ujung lidah, selaput lidah mengelupas
Nadi: Cepat, lemah/hampa

26. Sindrom Yang Xu Ginjal dan Limpa
Gejala:
– Badan lemah/lesu
– Nafas sulit
– Tenggorokan banyak lendir dan dahak
– Cemas
– Pendiam, tidak suka bicara
– Sukar tidur
– Perut kembung
– Anoreksia
– Tubuh dan anggota gerak dingin
– Edema perut dan kaki
– Urine banyak atau kadang-kadang kurang
– Diare waktu dinihari, tinja tidak berbentuk (kronis), berut berbunyi
Lidah: Otot pucat, gemuk
Nadi: Tenggelam, lemah, lambat

27. Sindrom Qi Xu Paru

Gejala:
– Nafas pendek, lemah, terutama pada aktivitas
– Batuk lemah, reak jernih sedikit
– Suara lemah tidak suka brbicara
– Wajah pucat, kusam, tidak cerah
– Lesu, lemah
– Keringat spontan
– Tidak menyukai dingin
– Mudah terserang PP dingin
Lidah: Otot lidah pucat/merah pucat, selaput lidah putih
Nadi: lemah terutama nadi Cun kanan tak bertenaga

28. Sindrom Yin Xu Paru
Gejala:
– Batuk kering (tampak sputum, dengan reak lengket, sedikit)
– Tenggorokan rasa gatal, suara serak
– Insomnia
– Meriang siang hari
– Demam sore hari
– Keringat malam hari
– Pipi merah
– Rasa panas di telapak tangan, kaki, dada
– Mulut dan tenggorokan rasa kering, haus
Lidah: Otot merah, kering, retak di daerah paru
Nadi: Cepat, lemah, mengambang

29. Sindrom Kekeringan dalam Paru
Gejala:
– Mulut dan tenggorokan kering
– Batuk kering
– Suara serak
– Haus
– Kulit kering
Lidah: Otot lidah kering
Nadi: Lemah, terutama nadi Cun kanan

30. Sindrom Angin Dingin Menyerang Paru
Gejala:
– Batuk, bersin-bersin
– Tenggorokan gatal
– Demam, takut dingin
– Hidung tersumbat atau beringus cair, jernih
– Badan sakit
– Cephalgia bagian belakang
Lidah: Otot merah muda, selaput putih, tipis
Nadi: mengambang (Cun atau Cun kanan)

31. Sindrom Angin Panas Menyerang Paru

Gejala:
– Batuk, nafas sesak (asmatis)
– Tenggorokan bengkak, merah, gatal, nyeri
– Demam, takut dingin; tak tahan dingin
– Hidung tersumbat atau berlendir/ingus kental berwarna kuning
– Haus
– Keringat sedikit
– Badan rasa sakit
– Cephalgia
Lidah: Otot merah di daerah paru sampai ujung lidah, selaput lidah putih atau kuning tipis
Nadi: cepat, mengambang

32. Sindrom Angin lembab Menyerang Paru
Gejala:
– Batuk, nafas sesak sekali
– Demam, takut dingin
– Bengkak di mata, wajah perlahan-lahan semakin menyebar ke seluruh tubuh
– Wajah kurang cerah
– Urine sedikit dan semakin sedikit
Lidah: Otot merah muda, selaput putih, licin/halus
Nadi: mengambang, licin/halus

33. Sindrom Obstruksi Reak Lembab di Paru
Gejala:
– Batuk, nafas pendek
– Reak encer, putih, banyak, berbusa
– Bila dingin kumat
– Dada rasa penuh, pengap
– Wajah pucat
Lidah: Otot merah muda, selaput putih, tebal, lengket
Nadi: Mengambang, lemah

34. Sindrom Obstruksi Reak panas di Paru
Gejala:
– Batuk-batuk keras
– Reak purulen, kental, kuning kehijau-hijauan, kotor, berbau
– Nafas pendek, sesak
– Dada rasa penuh dan pengap
– Demam, tidak menyukai dingin (kadang)
Lidah: Otot merah, selaput kuning, tebal, lengket
Nadi: cepat, licin

35. Sindrom Qi Xu Limpa
Gejala:
– Badan letih, lesu
– Nafsu makan menurun
– Perut rasa penuh/kembung setelah makan, mual, rasa penuh dan berat di dada dan epigastrium
– Wajah pucat kekuningan
– Anggota gerak rasa lemah
– Tinja lembek, tak berbentuk
– Purpura, darah dalam urin, tinja, menorrhagia, metrorrhagia
Lidah: Pucat atau merah muda, gemuk bagian tepinya, retak-retak transversal
Nadi: Kosong, lemah sekali; halus

36. Sindrom Terbenamnya Qi Limpa
Gejala:
– Badan letih, lesu, tak berdaya
– Tidak ada nafsu makan
– Wajah pucat kekuningan
– Anggota gerak lemah
– Rasa berat dalam perut yang menekan ke bawah, prolapsus ani, prolapsus uterus/vagina
– Diare
– Sering ingin kencing dan terkendali
Lidah: otot pucat, selaput putih
Nadi: lemah sekali, sulit diraba

37. Sindrom Yang Xu Limpa
Gejala:
– Badan rasa dingin, letih, lesu
– Nafsu makan menurun
– Wajah pucat
– Anggota gerak dingin, lemah
– Perut rasa penuh setelah makan
– Edema
– Tinja lembek, tak berbentuk
Lidah: Otot pucat, gemuk, basah, selaput lidah putih
Nadi: Tenggelam, lemah, dalam

38. Sindrom Lembab Dingin Menyerang Limpa
Gejala:
– Kepala dan badan terasa berat, lelah, lesu
– Nafsu makan tidak ada, mulut terasa manis, tak haus
– Epigastrium dan dada terasa penuh, rasa dingin dalam epigastrium yang membaik bila dihangatkan
– Usus berbunyi, perut sakit, diare
– Cairan putih dari vagina
Lidah: selaput lidah putih, tebal, lengket
Nadi: halus/licin, lambat

39. Sindrom Lembab Panas Menyerang Limpa
Gejala:
– Badan rasa breat, demam, cephalgia
– Nafsu makan tak ada, mual, muntah
– Haus, tidak ingin minum atau ingin minum tapi sedikit
– Rasa penuh di epigastrium dan hipogastrium
– Rasa nyeri di perut, diare à tinja tak berbentuk, bau amis
– Rasa panas pada anus
– Urine sedikit, warna kuning, gelap
Lidah: selaput lidah kuning lengket
Nadi: cepat, licin/halus

40. Sindrom Qi Xu Limpa dan Paru
Gejala:
– Badan lelah, lesu
– Tidak ada nafsu makan
– Tinja tak berbentuk
– Nafas lemah sekali
– Suara lemah
– Wajah pucat
– Berkeringat banyak
Lidah: Otot lidah pucat
Nadi: Lemah sekali, terutama nadi radialis kanan

41. Sindrom Xue Xu Limpa dan Hati
Gejala:
– Badan cepat merasa capai, lelah, lesu
– Kepala pening/pusing
– Tidak ada nafsu makan
– Tinja tak berbentuk, diare
– Wajah pucat
– Mata kabur
– Anggota gerak baal, rasa pedih
Lidah: Otot pucat, tepi lebih pucat
Nadi: Terputus-putus

42. Sindrom Obstruksi Lembab di Limpa dengan Stagnasi Qi Hati
Gejala:
– Rasa penuh dan pengap epigastrik, mual
– Badan terasa berat
– Tidak nafsu makan
– Rasa haus, ingin minum tapi hanya sedikit
– Wajah pucat
– Tinja tak berbentuk (diare)
– Nyeri hipokondrium
– Kulit tubuh kuning (ikterus)
– Mulut terasa pahit
Lidah: Selaput lidah kuning, tebal, lengket
Nadi: Halus, tegang seperti kawat

Penggolongan Sindrom atas dasar Kelainan Meridian
1. Meridian Paru-paru
Dada terasa penuh, sesak dan batuk-batuk. Bilamana faktor dingin menyerang kulit, Wei Qi bertempur dan terikat di luar, maka berkeringat dan panas dingin. Bilamana angin panas menyerang meridian maka terlihat: nyeri pada daerah supraklavikuler, bahu, lengan atas turut nyeri dan seterusnya mengikuti perjalanan Meridian Paru

2. Meridian Usus Besar
Sakit gigi, sakit tenggorokan, pembengkakan leher, mata kuning (ikterik), mulut kering, pundak depan, bahu nyeri, nyeri ibu jari, nyeri telunjuk

3. Meridian Lambung
Badan panas dengan ventral lebih tinggi suhunya, nyeri hidung, epistaksis, sakit gigi, paresis/paralisis facialis, nyeri tenggorokan, pembengkakan leher, pembengkakan dan nyeri lutut, sepanjang meridian dari lipat paha ke bawah nyeri

4. Meridian Limpa
Akar lidah kaku dan nyeri, badan tidak dapat digerakkan, tidak dapat tidur, pembengkakan pada paha-lutut bagian dalam, ibu jari kaki tidak dapat digerakkan

5. Meridian Jantung
Lidah kaku tak dapat berbicara, tenggorokan kering, gelisah (dalam dada), nyeri jantung, dada penuh dan nyeri, nyeri atau rasa dingin merambat ke lengan bagian dalam, telapak tangan panas dan nyeri

6. Meridian Usus Kecil
Nyeri kuduk, nyeri dagu, nyeri pipi, kepala tak dapat menengok ke belakang (tortikolis), leher, pundak, bahu, siku dan seterusnya mengikuti perjalanan meridian terasa nyeri. Nyeri sedemikian rupa seolah-olah terasa pundak dicabut, lengan patah.

7. Meridian Kandung Kemih
Gejala ’masuk angin,’ keluar air mata, ikterik, sakit kepala, mata bagaikan copot, leher bagaikan dicabut, pinggang bagaikan patah, sendi pinggul sulit digerakkan, lipat lutut bagaikan terikat, betis bagaikan pecah, jari V kaki tak dapat digerakkan/tak terasa

8. Meridian Ginjal
Mulut terasa panas, lidah kering, tenggorokan bengkak dan nyeri, batuk berdarah, gelisah, tulang belakang terus ke bokong terasa nyeri, tapak kaki panas dan nyeri.

9. Meridian Perikardium
Telapak tangan (tengah-tengah) terasa panas, lengan-siku kejang, bawah ketiak bengkak, dada penuh, nyeri jantung, gelisah, muka merah, tertawa tak menentu

10. Meridian San Jiao
Telinga berbunyi (tinitus), tuli, tenggorokan kering, nyeri tenggorokan, sudut mata nyeri, pipi bengkak, depat telingan, belakang telinga, pundak, bahu, lengan luar terasa nyeri, jari IV dan V sakit/tak dapat digerakkan

11. Meridian Kandung Empedu
Adanya panas dingin. Kelainannya pun sama yaitu mengikuti jalannya meridian. Iga nyeri, nyeri di daerah supraklavikuler, nyeri di daerah bawah ketiak, sakit kepala daerah temporal, nyeri telinga, tinitus, tuli, telapak kaki daerah jari IV dan V tak dapat dipakai/nyeri/tak berasa.

12. Meridian Hati
Sakit kepala, mata merah, telinga bagaikan tersumbat, pipi bengkak, iga nyeri, hernia, nyeri daerah pelvis, pengerutan testis.

13. Meridian Ren
Pada laki-laki hernia, pada wanita leukorrhea, penggumpalan benda (tumor) pada daerah pelvis

14. Meridian Du
Tulang belakang kaku, opistotonus

15. Meridian Cong
Merasakan sesuatu (Qi) menyerang ke daerah pelvis, perut terasa nyeri hebat dengan tiba-tiba

16. Meridian Tay
Perut terasa kembung, pinggang terasa baal, perasaan bagaikan tergenang dalam kolam setinggi pinggang. Pada wanita didapatkan pula kelainan menstruasi, leukorrhea.
17. Meridian Yinqiao
Banyak tidur, selalu mengantuk (akibat Yin kuat, Yang lemah), alat gerak bagian dalam kaku kejang

18. Meridian Yangqiao
Tidak dapat tidur (insomnia). Alat gerak bagian luar kaku kejang

19. Meridian Yinwei
Nyeri sekitar jantung

20. Meridian Yangwei
Demam
Penggolongan Sindrom 6 meridian

Penggolongan Sindrom jenis ini ditujukan pada kelainan akibat serangan PPL
1. Sindrom Meridian Tay Yang [Piao]
2. Sindrom Meridian Shao Yang [Pan Piao Pan Li]
3. Sindrom Meridian Yang Ming [Li]
4. Sindrom Meridian Tay Yin [Piao]
5. Sindrom Meridian Shao Yin [Pan Piao Pan Li]
6. Sindrom Meridian Cie Yin [Li]
Sindrom enam meridian ini memberikan gambaran perjalanan penyakit.

Sindrom Tay Yang
Penyebab utama: Angin & Dingin
Gejala Utama: Panas, takut dingin, sakit kepala, nadi mengambang
a. Piao Xu/Cung Fung/Masuk Angin : takut dingin, banyak berkeringat, nadi lambat dan mengambang.
b. Piao Shi/Sang Han/Luka Dingin/Pilek à takut dingin, tak berkeringat, nadi cepat dan mengambang.
c. Terdapat penyebab penyakit panas à disertai rasa haus, nadi cepat dan mengambang, rasa takut dingin sedikit atau tidak ada.

Sindrom Shao Yang
Merupakan peralihan Tay Yang dan Yang Ming.
Organ yang terkena San Jiao – Kandung Empedu
Gejala: mulut terasa pahit, tenggorokan kering, penglihatan berkunang-kunang (berputar), panas dingin yang sering kambuh, dada penuh, gelisah, mulas dan tak ada nafsu makan, nadi bagaikan senar gitar (keras, tegang).

Sindrom Yang Ming
PP masuk dari luar sampai ke Lambung dan Usus Besar
Gejala utama: panas tinggi, banyak keringat, takut panas, haus serta nadi besar.
a. Sindrom Meridian à panas tinggi, keringat banyak keluar bagaikan dipanggang, gelisah, haus, suka dingin-dingin, nadi besar atau mengambang licin
b. Sindrom Fu à gejala tersebut di atas ditambah konstipasi, kembung, mulas sakit perut, delirium bahkan penurunan kesadaran, nadi tenggelam dan besar.

Sindrom Tay Yin
Umumnya berbentuk Xu, tidak terdapat suhu badan yang tinggi
Organ yang terkena Paru – Limpa
Gejala utama: badan tidak panas, kaki tangan hangat, perut terasa penuh dan mual, makanan tidak tertelan, diare dengan mulas, tidak ada haus, nadi lambat dan lemah.

Sindrom Shao Yin
Organ yang terkena Jantung – Ginjal
Gejala utama: nadi lemah dan kecil, mengantuk saja, takut dingin, alat gerak dingin, diare dan urin putih.
a. Yin xu à gelisah, tidak dapat tidur, timbul diare, tenggorokan sakit, dada penuh
b. Yang xu à nadi lemah dan kecil, mengantuk saja, takut dingin, alat gerak dingin, diare

Sindrom Cie Yin
Organ yang terkena Perikardium – Hati
Yin Yang tidak lagi teratur, gejala yang timbul campuran Sindrom Han (dingin) dan Re (panas), sebuah sindrom atas panas bawah dingin.
Gejala utama: tak henti-hentinya haus, dada terasa sesak, nyeri dan panas sekitar jantung atau epigastrium, lapar tanpa ada nafsu makan, kadang muntah dengan mengeluarkan cacing.
Bila didapat adanya pertambahan gejala Han (dingin), berarti penyakit mamin berat; bilamana gejala Re bertambah berarti daya tahan tubuh pulih kembali

Penjalaran Sindrom Enam Meridian
Penjalaran umum
Tay Yang à Shao Yang à Yang Ming à Tay Yin à Shao Yin à Cie Yin
Penjalaran diakibatkan oleh daya tahan yang tidak mampu melawan masuknya penyebab penyakit luar.

Penjalaran melompat
Penjalaran tidak urut, melompat ke arah yang lebih berat. Hal ini disebabkan oleh terlalu kuatnya penyebab penyakit dan lemahnya daya tahan tubuh.

Langsung masuk
Penyakit tidak melewati Sindrom Yang tetapi langsung masuk ke dalam Meridian Yin. Hal ini terjadi karena daya tahan tubuh sangat lemah.

Sindrom campuran
Didapat dua atau lebih sindrom bersama-sama.

Sindrom ikutan
Terjadi ketika sebuah sindrom belum habis lalu timbul sindrom berikutnya.

Penjalaran dari Sindrom yang Ming ke Sindrom Yin Meridian, yaitu penjalaran dari luar ke dalam mencerminkan bertambah beratnya penyakit. Bila terjadi penjalaran dari dalam keluar, penyakit berangsur-angsur sembuh.

Penggolongan Sindrom Jing Wei Qi Xue
Sindrom Jing Wei Qi Xue merupakan derajat beratnya penyakit. Yang paling dangkal adalah Sindrom Wei, lalu Sindrom Qi, menyusul kemudian Sindrom Jing dan yang paling dalam adalah Sindrom Xue. Yang menyebabkan timbulnya empat derajat sindrom ini adalah penyebab luar.
1. Sindrom Wei
Gejala utama: Suhu badan meninggi, sedikit takut dingin, berkeringat atau tidak berkeringat, sakit kepala, seluruh badan linu-linu (sakit), hidung tersumbat, suara serak, batuk dan nafsu makan menurun, selaput lidah putih tipis, nadi mengambang. Ini merupakan Sindrom Piao.

2. Sindrom Qi
Gejala utama: Tidak takut dingin namun sebaliknya, takut panas, haus, urin berwarna kuning tua, banyak keringat, mual dan muntah, perut kembung dan mulas, konstipasi atau diare, dubur panas (pedas), delirium. Selaput lidah dari putih menjadi kuning dan kering; nadi besar, licin dan cepat, atau tenggelam, besar dan kuat. Pada sindrom ini tidak terlihat adanya Sindrom Piao, panas dalam telah dibentuk.

3. Sindrom Jing
Gejala utama: gelisah, kesadaran menurun, insomnia, lidah merah tua, nadi cepat dan kecil, urine sedikit, sakit, nyeri serta panas saat miksi, hematuria, bibir pecah-pecah, mulut kering dan minum tak banyak.

4. Sindrom Xue
Gejala utama: kesadaran menurun, kejang-kejang, bercak merah pada kulit, muntah darah, melena, lidah merah tua, nadi kecil atau cepat, dan tegang seperti senar gitar.

Penggolongan Sindrom San Jiao
Sang Jiao / Jiao Atas
Sindrom Tay Yin Tangan Paru-paru yaitu sakit kepala, sedikit takut dingin dan angin, badan panas, berkeringat, haus atau tidak haus dengan batuk, nadi tidak cepat dan tidak pula lambat. Bila menjalar ke perikardium maka menimbulkan sindrom Perikardium, Cie Yin Tangan yaitu lidah menjadi merah, gelisah, haus, kesadarn menurun, insomnia dan lain-lain gejala dari kelainan Perikardium.

Cung Jiao / Jiao Tengah
Yang terutama adalah merupakan sindrom Yang Ming Kaki Lambung: badan panas, takut panas, muka merah, napas sesak, konstipasi, poliuria, mulut kering dan haus, selaput lidah kuning tua atau hitam berduri-duri, nadi besar. Tay Yin Kaki Limpa: badan panas sekali, lewat tengah hari semakin panas, kesadaran menurun, selaput lidah putih kotor, nadi lambat, kepala terasa membengkak dan berat, dada penuh, tak ada nafsu makan, mual dan muntah-muntah, miksi tak lancar, diare.

Xia Jiao / Jiao Bawah
Terutama merupakan sindrom Shao Yin Kaki Ginjal: waktu siang penyakit terasa lebih ringan, pada waktu malam gelisah, mulut kering tapi tidak mau minum, kerongkongan / tenggorokan nyeri dan kering, diare, dan timbul bisul pada tenggorokan, hal ini menyebabkan tidak dapat bersuara, tapak kaki dan telapak tangan panas, urin sedikit dan berwarna merah.
Cie Yin Kaki Hati: panas dan dingin saling berganti, gelisah dan pada sekitar jantung terasa panas dan sakit, mual dan muntah-muntah, sakit kepala, perut kosong tetapi tidak berselera untuk makan, kejang-kejang dan bibir timbul stomatitis, diare dan rasa berat sekitar anus, terjadi pengerutan skrotum, perut mulas dengan sakit yang hebat dan tuli.

Referensi :

http://www.sirada.co.cc/2009/01/penggolongan-sindrom-dalam-akupuntur.html

Iklan

Penulis: apotekmiami-drsatyadeng

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kesehatan Vegan Kuartet Nabati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s