Kesehatan Vegan – Minimarket Vegan – dr. Satyawira Aryawan Deng

Pusat Makanan Sehat Organik, Natural, MPASI, Grosir & Eceran : https://www.tokopedia.com/kesehatanvegan & https://shopee.co.id/minimarketvegan


Leave a comment

Tips Mencegah Penyakit Jantung

Agar terhindar dari penyakit jantung koroner, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Pola makan sehat
  • Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang mengandung kolesterol tinggi. Seafood memiliki kandungan kolesterol tinggi yang dapat membahayakan jantung. Kurangi menyantap makanan yang digoreng yang banyak mengandung lemak, sebaliknya makanan dapat diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang.Sebisa mungkin, produk makanan yang kita makan rendah lemak atau tanpa lemak. Pilih susu, keju, mentega atau makanan lain yang rendah lemak. Menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun memiliki kandungan lemak yang sedikit sehingga bisa menjadi pilihan bila harus mengolah makanan dengan cara digoreng. Continue reading


    Leave a comment

    Rencana 8 Langkah Siap Turun Berat Badan

    ADA banyak hal yang mempengaruhi keberhasilan proyek penurunan bobot Anda. Bukan sekadar mengurangi porsi makan. Bukan pula usaha diet yang metodenya macam-macam. Tetapi, yang terpenting, apakah Anda betul-betul siap? Menurut Timothy G. Lohman, PhD., guru besar fisiologi di Universitas Arizona, Amerika Serikat, sebaiknya Anda mengetahui kadar kesiapan diri sendiri sebelum melakukan usaha penurunan berat badan. Dengan demikian, Anda akan menyadari hambatan pribadi yang dihadapi.

    Studi pada 112 wanita overweight mengidentifikasi adanya hambatan pada gaya hidup dan perilaku seseorang yang cukup berperan menghambat kesuksesan penurunan berat badan. Mungkin saja start sudah baik, seperti alasan sudah lelah bertubuh gemuk dan bermotivasi tinggi untuk langsing. Tetapi, tanpa disadari, ada beberapa faktor lain yang justru ’menentang’ niat baik. Misalnya, target penurunan bobot yang tidak realistis, riwayat diet yang selalu setengah-setengah, kurang dukungan dari lingkungan sekitar, atau tingginya tuntutan kesibukan, sehingga tak bisa rutin berolahraga. Inilah yang dimaksud dengan belum siap. Continue reading


    Leave a comment

    Kenali Musuh di Balik Makanan Favorit Anda (Dan Cara Mengatasinya)

    ANDA tentunya punya makanan favorit. Sadarkah Anda bahwa pada umumnya makanan yang Anda sukai adalah makanan yang dianggap tidak baik untuk kesehatan? Agar dapat memperoleh manfaat tanpa terkena efek buruknya, Anda mesti pandai menyiasatinya.

    PIZZA
    Sisi baik : Saus pizza mengandung banyak likopen, yaitu sejenis karotenoid yang ditemukan berkadar tinggi di pembuluh darah dan prostat pria dengan risiko kanker prostat yang rendah. Taburan keju di atasnya memberikan asupan kalsium yang cukup untuk membantu tulang yang kuat, menurunkan tekanan darah, dan menghambat kanker usus besar.
    Sisi buruk: Kandungan kalori pizza terhitung cukup besar. Sebuah pizza ukuran supreme mengandung kurang lebih 2000 kalori dan 60 gram lemak jenuh.
    Saran: Sebaiknya Anda membatasi pengkonsumsiannya dengan menyantap dua potong pizza vegetarian tipis yang hanya mengandung 300 kalori dan 2,5 gram lemak jenuh. Continue reading


    Leave a comment

    Kontroversi Bahaya Efek Samping MSG

    Sejak ditemukan di Jepang tahun 1909 oleh Ajinomoto Corp, monosodium glutamat (MSG) telah berkembang menjadi salah satu zat aditif makanan yang paling populer di seluruh dunia. Selain MSG, ada penyedap rasa lain yang digunakan oleh industri makanan seperti disodium inosinat (IMP) dan disodium guanilat (GMP). Namun MSG-lah yang paling disukai orang karena kemurahan dan keefektifannya dalam menguatkan rasa.

    MSG digunakan di seluruh dunia pada hampir semua jenis sayuran, kaldu dan lauk-pauk. MSG juga hadir dalam berbagai makanan olahan seperti daging kalengan dan daging olahan beku, saus tomat, mayones, kecap, sosis, makanan ringan, beberapa produk olahan keju, bumbu mie instan, dll. Penggunaan MSG kadang-kadang “tersembunyi” di balik label makanan dengan nama yang berbeda. Jika Anda melihat “penyedap rasa alami”, “protein hidrolisat” dan “rempah-rempah” dalam label makanan Anda, bukan berarti di dalamnya tidak ada MSG. Continue reading


    Leave a comment

    PENYAKIT MENIERE

    Ditemukan oleh Meniere tahun 1861.
    Penyebab penyakit dari dalam telinga.
    Diperkuat oleh Hallpike dan Caim tahun 1938.
    Menemukan adanya hidrops endolimfe.
    Gangguan akibat pembengkakan rongga endolimfe.
    Pembengkakan pada kompartemen endolimfe.
    Dapat terjadi ruptur membrana Reissner.
    Endolimfe bercampur perilimfe.


    Leave a comment

    Stenosis Pilorus e.c Hipertrofi Otot Pilorus

    Penampilan Klinik
    Muntah projektil ( non bilious ).
    Timbul minggu ke 2 dan makin frekwent.t.u setelah minum, kadang dengan bercak darah atau bercak “ coffee ground”, dan setelah itu ia haus kembali.
    Kadang gelisah karena kolik.
    “faillure to thrive “
    Mass perut “ olive” di epigastrium.
    “darm contour/steifung”


    Leave a comment

    Blefaritis

    A. PENDAHULUAN
    Blefaritis adalah radang pada kelopak mata. Radang yang sering terjadi pada kelopak merupakan radang kelopak dan tepi kelopak. Radang bertukak atau tidak pada tepi kelopak bisanya melibatkan folikel dan kelenjar rambut. Blefaritis ditandai dengan pembentukan minyak berlebihan di dalam kelenjar di dekat kelopak mata yang merupakan lingkungan yang disukai oleh bakteri yang dalam keadaan normal ditemukan di kulit.
    Blefaritis dapat disebabkan infeksi dan alergi yang biasanya berjalan kronis atau menahun. Blefaritis alergi dapat terjadi akibat debu, asap, bahan kimia, iritatif, dan bahan kosmetik. Infeksi kelopak dapat disebabkan kuman streptococcus alfa atau beta, pneumococcus, dan pseudomonas. Di kenal bentuk blefaritis skuamosa, blefaritis ulseratif, dan blefaritis angularis.
    Gejala umum pada blefaritis adalah kelopak mata merah, bengkak, sakit, eksudat lengket dan epiforia. Blefaritis sering disertai dengan konjungtivitis dan keratitis.
    Biasanya blefaritis sebelum diobati dibersihkan dengan garam fisiologik hangat, dan kemudian diberikan antibiotik yang sesuia. Penyulit blefaritis yang dapat timbul adalah konjungtivitis, keratitis, hordeolum, kalazoin, dan madarosis. Continue reading


    1 Comment

    MOLUSKUM KONTAGIOSUM

    Pendahuluan

    Moluskum kontagiosum klinisnya menimbulkan papul yang  bulat berkubah berwarna merah dengan permukaan licin dengan ukuran 2-5 mm. Dapat soliter atau multiple tapi jarang sekali yang  diameternya mencapai 1 cm, permukaan papul moluskum kontagiosum terdapat lekukan (delle) yang  didalamnya berisi massa caseous.

    Lesi pada awalnya padat, berwarna merah ketika matur akan berubah menjadi lunak, berwarna putih atau seperti warna mutiara bahkan dapat juga terjadi supurasi.

    Lesi yang  umum terjadi pada anak adalah pada daerah muka dan ekstremitas. Pada orang dewasa umumnya terletak di daerah perut bagian bawah sampai kemaluan karena disebarkan melalui hubungan seksual. Tapi papula juga dapat menyebar ke seluruh tubuh bahkan sampai ke lapisan mukosa seperti : mukosa bibir, lidah, dan pipi. Kecuali  telapak tangan dan telapak kaki. (1) Continue reading


    Leave a comment

    GAGAL NAFAS

    Pengertian Ketidakmampuan mempertahankan nilai pH (keasaman), oksigen (O2), dan karbondioksida (CO2) darah arteri supaya tetap dalam batas normal.

    Etiologi:

    1. Penyakit saluran napas
    • Bronkitis kronik
    • Emfisema
    • Asma bronkial
    • Bronkietasis
    1. Penyakit paru parenkim
    • Pneumonia
    • Edema paru
    • Aspirasi
    • Inhalasi asap, gas
    1. Gangguan hiperpermeabilitas
    • Edema paru
    • ARDS
    1. Penyakit pembuluh darah
    • Emboli paru
    • Syok kardiogenik
    • Fistula A. V pulmoner
    1. Trauma
    • Trauma dada
    • Trauma leher
    • Trama kepala
    1. Gangguan neuromuskular
    • Poliomielitis, sindrom tetanus
    • Guillain Barre, paralisis diafragma
    1. Obat-obat
    • Barbiturat
    • Narkotik
    • Sedatif
    • Obat-obat relaksasi
    1. Kelainan dinding dada
    • Kifoskoliosis
    • Ankylosing spondylitis
    1. Lain-lain


    Leave a comment

    EDEMA PARU AKUT (KARDIAK)

    Pengertian Akumulasi cairan di paru-paru secara tiba-tiba akibat peninggi an tekanan intravascular
    Diagnosis Riwayat sesak nafas yang bertambah hebat dalam waktu singkat (jam atau hari) disertai gelisah, batuk dengan sputum berbusa kemerahan

    Pemeriksaan fisik :

    1. Sianosis sentral
    2. Sesak nafas dengan bunyi napas melalui mukus berbuih
    3. Ronkhi basah nyari di basal paru kemudian memenuhi hampir seluruh lapangan paru; kadang-kadang disertai ronki kering dan ekspirasi yang memanjang akibat bronkospasme sehingga disebut asma kardial
    4. Takikardia dengan gallop S3
    5. Murmur bila ada kelainan katup

    Elektrokardiografi :

    Bisa sinus takikardia dengan hipertrofi atrium kiri atau fibrilasi atrium, tergantung penyebab gagal jantung

    Gambaran infark, LVH atau aritmia bisa ditemukan

    Laboratorium :

    Gas darah menunjukkan pO2 rendah, pCO2 mula-mula rendah dan kemudian hiperkapnia

    Enzim kardiospesifik meningkat jika penyebabnya infark miokard

    Foto toraks :

    Opasifikasi hilus dan bagian basal paru kemudian makin ke arah apeks paru

    Kadang-kadang timbul efusi pleura

    Ekokardiografi tergantung penyebab gagal jantung

    –          Kelainan katup

    –          Hipertrofi ventrikel (hipertensi)

    –          Segmental wall motion abnormality (PJK)

    –          Umumnya ditemukan dilatasi ventrikel kiri dan atrium kiri Continue reading


    1 Comment

    Dispnea dan Edema Paru

    DISPNEA

    Pasien dengan penyakit jantung paru umumnya memiliki gejala dispnea. Dispnea didefinisikan sebagai sensasi benapas yang tidak nyaman (an uncomfortable sensation of breathing) atau sensasi bernapas yang tidak nyaman dan disadari bahwa hal tersebut merupakan suatu kelainan (abnormally uncomfortable awareness of breathing). 1,2,3

    Anamnesis yang lengkap sangat penting untuk memperoleh kepastian apakah pasien benar-benar menderita dispnea. Apabila dispnea telah ditegakkan, maka sangat penting untuk memperoleh data-data mengenai penyebab dispnea dan menilai gejala dan tanda lain yang berhubungan dengan dispnea.  Pada beberapa situasi, pasien terkadang tampak kesulitan bernapas namun tidak mengeluhkan dispnea. Hal ini tampak pada keadaan hiperventilasi akibat asidosis metabolik dimana jarang ditemukan bersamaan dengan dispnea. Pada keadaan lain, pasien dengan pola napas yang normal dapat mengeluhkan dispnea. 1 Continue reading


    Leave a comment

    SIROSIS HATI


    Pengertian Penyakit hati menahun yang difus ditandai dengan adanya nekrosis, pembentukan jaringan ikat disertai nodul
    Diagnosis Pemeriksaan fisik : stigmata sirosis ( palmar eritema, spider nevi) vena kolateral dinding perut, ikterus, edema pretibial, asites, splenomegali

    Laboratorium: rasio albumin dan globulin terbalik Continue reading


    Leave a comment

    PANKREATITIS AKUT


    Pengertian Pankreatitis akut yaitu reaksi peradangan pankreas yang akut
    Diagnosis Keadaan umum pasien seperti dispepsia sedang sampai berat, gelisah kadang disertai gangguan kesadaran

    Demam, ikterus, gangguan hemodinamik, syok dan takikardia, bising usus menurun ( ileus paralitik)

    Penyakit penyerta yang meningkatkan risiko : batu empedu, trauma, tindakan bedah di abdomen, DM, hipertiroidisme, alkoholisme, ulkus peptikum, leptospirosis DHF Continue reading


    1 Comment

    Kejang Demam Kompleks dan Kejang Demam Sederhana

    Kejang demam merupakan bentuk kejang yang sering dijumpai dan terjadi pada 2 – 5% anak. Dalam 25 tahun terakhir ini diketahui bahwa kejang demam sebenarnya tidaklah menakutkan. Kejang demam tidak berhubungan dengan adanya kerusakan otak dan hanya sebagian kecil saja yang akan berkembang menjadi epilepsi.

    Kejang demam berdasarkan definisi dari The International League Againts Epilepsy (Commision on Epidemiology and  Prognosis, 1993) adalah kejang yang disebabkan kenaikan suhu tubuh lebih dari 38,4oC tanpa adanya infeksi susunan saraf pusat atau gangguan elektrolit akut pada anak berusia di atas 1 bulan tanpa riwayat kejang tanpa demam sebelumnya.

    Kejang demam diklasifikasikan sebagai :

    1. kejang demam kompleks bila bersifat fokal, berlangsung lama (>10 – 15 menit), atau multiple (> 1 kali serangan selama 24 jam demam).

    2. kejang demam sederhana adalah kejang yang berlangsung satu kali, singkat , dan bersifat umum. Continue reading


    Leave a comment

    Mola Hidatidosa

    DEFINISI

    Kehamilan abnormal di mana hampir seluruh vili korialisnya mengalami perubahan hidrofik.

    ETIOLOGI

    Belum diketahui pasti.

    PATOGENESIS

    Mola hidatodosa berkembang dari trofoblas ekstraembrionik. Dibagi menjadi:

    1. Mola hidatidosa komplet (klasik) → janin tidak ada.
    2. Mola hidatidosa inkomplet (parsial) → ada janin/ada bagian janin. Continue reading


    Leave a comment

    Abortus

    Definisi

    Ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram.

    Etiologi

    • Kelainan pertumbuhan hasil konsepsi (biasa menyebabkan abortus pada kehamilan sebelum usia 8 minggu)
    • Kelainan kromosom (trisomi autosom dan monosomi X)
    • Lingkungan sekitar tempat implantasi kurang sempurna
    • Pengaruh teratogen (radiasi, virus, obat-obatan, tembakau, alkohol)
    • Kelainan plasenta (endarteritis vili korialis karena hipertensi kronis)
    • Faktor maternal (pneumonia, tifus, anemia berat, keracunan, toksoplasmosis)
    • Kelainan traktus genitalia (inkompetensi serviks –> abortus trimester II, retroversi uteri, mioma uteri dan kelainan kongenital uterus) Continue reading


    Leave a comment

    Anemia Aplastik

    BATASAN

    Anemia aplastik adalah suatu kelainan yang ditandai oleh pansitopenia pada darah tepi dan penurunan selularitas sumsum tulang.

    PATOFISIOLOGI

    1.                  Defek sel induk hematopoetik

    2.                  Defek lingkungan mikro sumsum tulang

    3.                  Proses imunologi Continue reading


    Leave a comment

    Klasifikasi Adenokarsinoma Endometrium

    Klasifikasi UICC (Union Internationale Contra le Cancer) untuk adenokarsinoma endometrium:
    T – 1: Karsinoma masih terbatas di korpus.
    T – 2: Karsinoma telah meluas sampai di serviks, tapi belum sampai keluar uterus.
    T – 3: Karsinoma telah keluar dari uterus, termasuk penyebarannya ke vagina, namun masih tetap berada dalam panggul kecil.
    T – 4: Karsinoma telah melibatkan mukosa rektum atau kandung kemih, dan atau telah meluas sampai di luar panggul kecil.


    Leave a comment

    BELL’S PALSY

    Parese N. VII tipe perifer, onset akut
    Etiologi : tdk diketahui, diduga infeksi virus yg melibatkan gln. geniculatum
    Gambaran klinis :

    – sering didahului exposure udara dingin / angin

    – 24 – 48 jam sebelum parese ada nyeri di belakang angulus mandibula

    – parese biasanya mulai dirasakan pagi hari

    – mulut mencong ( parese m. orbicularis oris )

    – mata  tdk dpt menutup ( parese m. orbicularis oculi )

    – dahi tdk dpt berkerut ( parese m. frontalis )

    – ggn pengecapan 2/3 lidah depan ( chorda tympani )

    – hiperakusis ( ggn persarafan stapedius )

    – ggn lakrimasi / mata kering ( gln geniculatum ) Continue reading


    Leave a comment

    POLIO MYELITIS

    ETIOLOGI

    Virus polio : virus RNA, enterovirus, family Pikorna virus.

    Tipe :

    1. Brunhilde ~ paralysis

    2. Lansing

    3. Leon

    PATOGENESIS

    Virus – masuk sal. Cerna – multiplikasi di jaringan limfoid – jaringan ekstraneural – darah – sistim saraf.

    Masa inkubasi : 4 – 17 hari ( bisa s/d 5 minggu )


    GAMBARAN  KLINIS
    1.Asimptomatik : 90 – 95 %
    2.Minor : poliomyelitis abortif : 4 – 8 % : sakit tenggorokan, sakit perut, demam ringan, malaise, sakit kepala, tidak ada gejala neurologik
    3.Meningitis aseptik
    4.Mayor : poliomyelitis paralitik : 1 – 2 %
    a.Spinal poliomyelitis : paling sering

    – Lesi di cornu anterior medulla spinalis

    – asimetris, tungkai > lengan

    – otot proksimal > otot distal

    kelemahan flaksid, ref. fisiologis (-), atrofi Continue reading


    Leave a comment

    Retensio plasenta

    Retensio plasenta — plasenta belum lahir dalam 30 menit, terjadi perdarahan pascapersalinan. Penanganan:

    • Tentukan apakah terdapat syok, bila ada segera transfusi cairan/darah, kontrol perdarahan dan berikan O2.
    • Lakukan plasenta manual.
    • Bila terdapat plasenta akreta → hentikan plasenta manual lalu lakukan histerektomi.
    • Bila hanya sisa plasenta → keluarkan plasenta dengan digital/kuretase, teruskan infus oksitosin


    Leave a comment

    Menopause

    • Masa yang bermula dari akhir masa reproduksi sampai awal masa senium, yaitu antara 40 – 65 tahun (45 – 55).
    • Manifestasi Klinis (Sindrom Kekurangan Estrogen):
      • Pramenopause (4 – 5 tahun sebelum menopause): perdarahan tidak teratur (oligomenore, polimenore dan hipermenore)
      • Gangguan neurovegetatif: gejolak panas (hot flushes), keringat banyak, rasa kedinginan, sakit kepala, desing dalam telinga, tekanan darah yang goyah, berdebar-debar, susah bernapas, jari-jari atrofi, gangguan usus (meteorismus).
      • Gangguan psikis: mudah tersinggung, depresi, lekas lelah, semangat berkurang, susah tidur.
      • Gangguan organik: infark miokard, aterosklerosis, osteoporosis, adipositas, kolpitis, uretrosistitis, disuria, dispareunia, artritis, gejala endokrinium berupa hipertirosis, defeminisasi, virilisasi dan gangguan libido.
      • Gangguan perdarahan
      • Sekunder: timbul konflik dalam keluarga, di tempat kerja.
    • Diagnosis: Continue reading


    Leave a comment

    Tipe Rumah Sakit

    Rumah Sakit Umum Kelas A

    • Harus mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 4 Pelayanan Medik Spesialis Dasar, 5 Pelayanan Spesialis Penunjang Medik, 12 Pelayanan Medik Spesialis Lain dan 13 Pelayanan Medik Sub Spesialis.
    • Jumlah tempat tidur minimal 400 buah.

    Rumah Sakit Umum Kelas B

    • harus mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 4 Pelayanan Medik Spesialis Dasar, 4 Pelayanan Spesialis Penunjang Medik, 8 Pelayanan Medik Spesialis Lainnya dan 2 Pelayanan Medik Subspesialis Dasar.
    • Jumlah tempat tidur minimal 200 buah. Continue reading


    Leave a comment

    Lebam mayat (livor mortis) & Kaku mayat (rigor mortis)

    Lebam mayat (livor mortis) — tampak 20 – 30 menit pascamati, makin lama makin luas dan lengkap, akhirnya menetap setelah 8 – 12 jam. Sebelumnya lebam mayat masih hilang pada penekanan dan dapat berpindah sesuai perubahan posisi mayat yang terakhir.
    Kaku mayat (rigor mortis) — mulai tampak 2 jam setelah mati klinis, arahnya sentripetal (dari luar ke dalam), menjadi lengkap dalam 12 jam, dipertahankan selama 12 jam, kemudian menghilang sesuai urutan terbentuknya.


    Leave a comment

    Fase aktif dan fase laten pada persalinan

    Terjadi pada kala I (primigravida selama kira-kira 13 jam):

    • Fase laten: berlangsung selama 8 jam. Pembukaan terjadi sangat lambat sampai mencapai ukuran diameter 3 cm. His masih lemah dengan frekuensi his jarang.
    • Fase aktif:
      • Fase akselerasi: dalam waktu 2 jam pembukaan 3 cm menjadi 4 cm.
      • Fase dilatasi maksimal: dalam waktu 2 jam pembukaan berlangsung sangat cepat, dari 4 cm menjadi 9 cm.
      • Fase deselerasi: pembukaan menjadi lambat kembali, dalam waktu 2 jam pembukaan dari 9 cm menjadi lengkap. His tiap 3 – 4 menit selama 45 detik.

    Pada multigravida: fase laten, fase aktif dan fase deselerasi terjadi lebih pendek (7 jam).


    Leave a comment

    PENGOBATAN SKABIES

    Pengobatan skabies harus dilakukan secara menyeluruh terhadap semua anggota keluarga dimana terdapat penderita yang terkena skabies. Pengobatan tidak bisa hanya dilakukan terhadap penderita saja karena infestasi skabies yang biasanya menyerang berkelompok sehingga semua anggota keluarga harus diobati walaupun tidak ada keluhan.

    Ada yang perlu diperhatikan dalam pengobatan skabies. Gatal biasanya menetap beberapa minggu setelah pengobatan dengan obat skabies. Hal ini bukan berarti skabies masih hidup melainkan reaksi tubuh terhadap larva dan feses skabies yang ada di terowongan dalam kulit. Untuk meredakan rasa gatal ini pasien dapat diberikan obat pereda gatal golongan antihistamin seperti difenhidramin (Benadryl), Hidroksizin (Atarax), Cetirizin (Zyrtec), dan Prometazin (Phenergan).Pada umumnya efek antihistamin telah terlihat dalam waktu 15-30 menit setelah pemakaian oral, dan mencapai puncaknya pada 1-2 jam, sedangkan lama kerjanya bervariasi dari 3-6 jam. Continue reading