Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center (Klinik Vegan)

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural

Haemorrhoid (wasir, ambeyen, piles)

2 Komentar


Haemmoroid adalah penebalan dari vena dalam plexus haemmoroidalis yang tidak merupakan keadaan patologic. Hanya apabila hemoroid ini menyebabkan keluhan atau penyulit, diperlukan tindakan.

Hemoroid dibedakan interna dan eksterna. Hemoroid interna adalah plexus vena hemoroidalis superior diatas garis mucocutan, dan ditutupi oleh mucosa. Hemoroid interna, merupakan bantalan vaskuler didalam jaringan mukosa pada rectum sebelah bawah.

Sering hemoroid terdapat pada tiga posisi primer yaitu kanan depan, kanan belakang dan kiri lateral.

Hemoroid yang lebih kecil terdapat diantara ketiga letak primer tersebut. Hemoroid eksterna yang merupakan pelebaran, dan penonjolan plexus hemoroid inferior, terdapat di sebelah distal garis mucocutan didalam jaringan, dibawah epitel anus. Kedua plexus hemoroid internus dan extermus saling berhubungan secara longgar, dan merupakan awal dari aliran vena balik yang bermula dari rectum bawah dan anus. Plexus hemoroid interna mengalirkan darah ke  vena haemoroidales superior dan selanjutnya ke vena portae. Plexus hemoroid externus, mengalirkan darah ke peredaran sistemik melalui perineum ke vena iliaca.

Faktor Penyebab hemoroid, karena :

–          Faktor keturunan

–          Faktor anatomi

–          Suka mengedan pada waktu defekasi

–          konstipasi menahun

–          Pembesaran Prostat

–          kehamilan

–          obesitas

–          batuk kronis

–          kerja berat (pekerjaan)

–          Portal hipertensi

Anatomi

–          Plexus h

Keluhan

  1. Bleeding atau anemia

Terutama karena BAB keras. Sering terjadi anemia karena bleeding banyak dan sedikit-dikit (anemia def besi). Biasanya darah keluar atau menetes jika feses sudah keluar dan karena ada AV shunt, maka yang keluar adalah darah segar tapi tidak mutlak. Kadang karena mukosa sudah rusak, saat mengejan darah sudah menetes atau memancar.

  1. Discharge mucosa à Gatal atau Panas

Celana dalam sering ada lendir. Dan terasa panas karena lactioc acid banyak.

  1. Prolapsus

Jika sudah berat (bisa masuk, keluar, bisa diluar terus)

  1. Nyeri

Jika ada trombus atau infeksi. Jika trombosis pecah tapi tidak bisa kelua dari kulit akan menekan sekitarnya, sehingga menjadi nyeri.

Pasien sering mengeluh menderita wasir tanpa ada hubungannya dengan gejala rectum, atau anus yang khusus. Nyeri yang hebat jarang sekali ada hubungannya dengan hemoroid interna. Dan hanya timbul pada hemoroid eksterna yang mengalami trombosis. Perdarahan umumnya merupakan tanda pertama hemoroid interna akibat trauma oleh feces keras. Darah yang keluar bewarna merah segar, dan tida tercampur dengan feses. Dapat hanya berupa garis pada feses atau tissue toilet, sampai pada perdarahan yang telihat menetes atau mewarnai air toilet menjadi merah. Walaupun berasal dari vena, darah yang keluar bewarna merah segar karena kaya akan oksigen. Perdarahan luas dan intensif di plexus hemoroidalis menyebabkan darah di vena tetap menyerupai darah arteri. Kadang perdarahn hemoroid yang berulang, dapat berakibat timbulnya anemia berat. Hemoroid yang membesar secara perlahan lahan akhirnya dapa tmenonjo keluar menyebabakan prolaps. Pada tahap awal penonjolan, hanya terjadi pada waktu defekasi, dan disusul oleh reduksi spontan setelah selesai defekasi. Pada stadium lebih lanjut, hemoroid interna ini perlu didorong kembali setelah defekasi agar masuk kedalam anus. Akhirnya wasir dapat berlanjut menjadi bentuk yang menetap, yang tidak dapat didorong masuk lagi. Keluarnya mucus dan feses pada celana dalam merupakan ciri hemoroid yang mengalami prolaps menetap. Iritasi kulit perianal dpat menimbulkan rasa gatal yang dikenal; sebagai pruritus anus, disebabkan oleh kelembapan yang terus menerus dan rangsangan mukus. Nyeri hanya timbul bila terdpat trombosis yang luas dengan edeme dan radang.

Hemoroid interna dibagi 4 stadium

Stad I  :           – Anal bleeding tanpa prolaps (tonjolan)

–    Pemeriksaan / inspeksi rectal à tak ada kelainan

–    Anuscopy à terlihat massa kebiruan menonjol terutama pada jam 3,7,11

Stad II :           – Anal prolaps sewaktu defekasi, tetapi masuk kembali setetlah defekasi

–    Bleeding + (bisa terjadi, bisa tidak). Hemoroid makin besar makin jarang berdarah.

–    Anuscopy à sama seerti stadium I tapi lebih besar

Stad III:          – Sama sepert stadium II, tapi prolaps dapat masuk kembali setelah didorong (tidak dapat masuk sendiri).

–    Tidak berdarah, sudah fibrosis

Stad IV:          – Sebelum BAB pun sudah keluar

–    Prolaps sudah tidak dapat dimasukkan kembali

–    Terjadi trombosis atau infeksi

–    Biasanya berlokasi jam 3,7,11 tapi dapat sirkuler

Hemoroid eksterna : tidak berdarah

Hanya terlihat benjolan kecil / kelebihan kulit ( sentinal tag) perianal.

Nyeri jika dipegang, warnanya kebiruan.

Pemeriksaan

Apabila hemoroid mengalami prolaps, lapisan epitel penutup bagian yang menonjol keluar ini mengeluarkan mukus, yang dapat dilihat apabila penderita diminta mengedan. Pada pemeriksaan colok dubur, hemoroid interna tidak dapat diraba, sebab tekanan vena didlamnya tidak cuikup tinggi dan biasanya tidak nyeri.

Colok dubur diperlukan untuk menyingkirkan Ca Rectum.

Penilaian dengan anuscopy diperlukan untuk melihat hemoroid interna yang tidak menonjol keluar (kelihatan). Anuscopy dimasukkan dan diputar untuk mengamati keempat kuadran. Hemoroid interna dilihat sebagai sturktur vaskuler yang menonjol kedalam lumen. Apabila penderita diminta mengedan, maka ukuran hemoroid akan memebsar dan penonjolan atau prolaps akan nyata. Rectosigmoidescopy perlu dikerjakan untuk memastikan, bahwa keluhan bukan disebabkan oleh proses radang atau keganasan di tingakat yang lebih tinggi. Karena hemoroid merupakan keadaan fisiologis saja atau tanda yang menyertai.

Feses harus diperiksa terhadap adanya darah samar. Jika ada darah dan lendir, hati-hati akan disentri amuba. Diagnosis pasti, dapat dengan anuscopy atau rectoscopy.

Pemeriksaan Penunjang

  1. Feses : pemeriksaan darah samar, darah dan lendir, hatihat akan disentri amuba.
  2. Serum aglutinasi terhadap amuba (IDT)
  3. Anuscopy / Rectoscopy untuk diagnosa pastinya

Diagnosis Banding

Perdarahan rectum yang merupakan manifestasi utama hemoroid interna, juga terjadi pada Ca colon rectum,  penyakit diverticel, polip, dan colitis ulcerosa. Sigmoidoscopy harus dilakukan. Foto Barium colon dan colonoscopy harus diseleksi bergantung pada keluhan dan gejala penderita. Prolaps rectum juga harus dibedakan dari prolaps mucosa akibat wasir interna. Kondiloma perianal dan tumor anorectum lainnya biasanya tidak sulit dibedakan dari hemoroid yang mengalami prolaps. Lipatan kulit luar yang lunak sebagai akibat trombosis hemoroid externa sebelumnya, juga mudah dikenali. Adanya lipatan kulit sentinel pada aris tengah dorsal yang disebut umbai kulit dapat menunjukan adanya fissura anus.

  1. Prolaps recti / anus.

–          Bisa seperti hemoroid besar dan hemoroid sirkuler.

–          Lipatan mucosa anus terlihat (lipatan ini normal)

–          Sering pada partus yang terlalu lama à diaphragma pelvis longgar à anorectal keluar

–          Pada anak, dengan riwayat obstipasi (batu urethrae, anus dapat prolaps saat berusaha BAB) Pada hemoroid, lipatannya kebiruan.

  1. Fissura ani

Pada oarang sulit BAB, sangat sakit kalau BAB, otot sfingter kejang, timbul ulcus kronis. Lama lama tumbuh kulit (sentinel tag). Darah bercampur dengan feses.

  1. Rectal polip (menonjol dan berdarah)

Biasa pada anak (kongenintal). Kalau mengejan keluar daging seperti bakso. Jika ditelusuri ternyata ada tangkainya, jadi tidak bisa dimasukkan lagi. Ada tonjolan, mudah berdarah.

  1. Rectal Ca (mirip hemoroid interna stadium 4)

Rapuh mudah berdarah, bau karena banyak nekrosis. Lakukan biopsi untuk menentukannya. Contoh Condiloma. Orang dengan tumor recti, kalau BAB tidak bisa bersih, feses masih ada tertinggal àtenesmus

  1. Amoebiasis

Sakit perut waktu BAB. Riwayat BAB sering, dan pada waktu BAB akan keluar darah wlaupun tanpa mengedan (mencret). BAB sering, konsistensi lunak.

Therapy

Pada prinsipnya bukan untuk menghilangkan plexus haemmoroid tapi untuk menghilangkan keluhan, dan menghilangkan faktor obstipasinya adalah sangat penting.

Hemoroid Interna stadium I

  1. Usahakan BAB lancar
  2. Hilangkan Obstipasi dengan obat-obatan phlebodinamik (untuk perbaiki sirkulasi di tempat itu)
  3. cortocisteroid local, antiseptik
  4. Makan buah dan sayur , banyak minum

Makanan ini membuat gumpalan usus menjadi besar namun lunak, sehingga memepermudah defekasi dan mengurangi keharusan mengedan secara berlebihan.

Orang yang susah BAB paling sulit disembuhkan karena selain fungsional, bisa juga karena psikis. Orang hemoroid sebaiknya disuruh makan nasi agar BABnya baik atau berbentuk.

  1. Buah yang mengandung papaverin (salak, jambu, pisang muda) dapat menganggu BAB
  2. olah raga
  3. Salep anus tidak memberi efek yang bermakna kecuali efek anastetik dan astringen.

Hemoroid Interna yang mengalami prolaps oleh karena edeme, umumnya dapat dimasukkan kembali secara perlahan, disusul oleh istirahat baring dan kompres lokal untuk mengurangi pembengkakan. Rendam duduk dengan cairan hangat juga dapat meringankan nyeri. Apabila ada penyakit radang usus besar yang mendasarinya misalnya Chron disesase, maka therapy medis harus diberikan apabila hemoroid menjadi simtomatik

Hemoroid Interna stadium II

Sama dengnan hemoroid stadium I ditambah sclero therapy dan ligasi

Sclerotherapy

Adalah penyuntikan larutan larutan kimia yang merangsang, misalnya 5% fenol dalam minyak nabati. Penyuntikan diberikan ke submucosa didalam jariongan areolar ynag longgar dibawah hemoroid interna, dengan tujuan menimbulkan perdanagan steril yang kemudian menjadi fibrotik dan meningggalakan jaringan parut, yang akan ‘menjerat’ perdarahan yang melebar. Ini akan memeperkuat anal cushion. Penyuntikkan dilakukan dise belaha atas dari garis mucocutan dengan jaum yang opanjagn melalui anuscopy. Apabila penyunutikkan dilakukan pada temapt yang tepat maka tidak nyeri. Penyulit penyuntikkan adalah infeksi, prostatitis akut (jika masuk kedalam prostat), dan reaksi alergi terhadap obat yang disuntikkan. Therapy suntikkan bahan sclerotic bersama nasihat tentang makanan marupakan theapy yang efektif untuk therapy hemoroid derajad I dan II.

Ligasi

Hemoroid yang besar dan prolaps dapat ditangani dengan ligasi benang karet menurut Barron. Dengan bantuan anuscopy, mucosa diataas hemoroid yang menonjol, dijepit, ditarik atau dihisap kedalam tabung ligator khusus.Gelang karet didorong dari ligator dan ditempatkan secara rapat di sekeliling plexus hemoroidalis tersebut. Necrosis atau ischaemic terjadi dalam beberapa hari, mucosa bersama karet akan lepas sendiri. Fibrosis dan parut akan terjadi pada pangkal hemoroid tersebut. Pada satu kali therapy, hanya diikat satu komplek hemoroid. Sedangkan ligasi berikutnya, dilakukan dalam jarak waktu 2-4 minggu. Penyulit utama, adalah timbulnya nyeri karena terkena garis mucocutan. Juga karena jarang hemoroid interna atau externa saja, maka jika tersenggol pada yang externa bisa terjadi perdarahan dan nyeri. Untuk menghilangkan nyeri ini maka gelang tersebut, ditempatkan cukup jauh dari garis mucocutan. Nyeri yng hebat dapat juga disebabkan oleh infeksi. Perdarahan dapat terjadi pada waktu hemoroid mengalami necrosis. Biasanya setelah 7-10 hari.

Therapy nonkonservatif hemoroid

  1. Sclerotherpay melaui rectoscop. Penyuntikkan submucosa scleroting agent disebelah oral dari pangkal hemoroid; 1. rectoscop 2.jarum 3. Suntikkan diberikan tepat aboral hemoroid

B dan C Penjepitan hemoroid dengan gelang karet.

B1. Karet akan dipasang disekitar tabung. B2. tabung alat ligator B3.Pegangan tabung alat ligator.

C1. Lumen rectum 2.Dasar hemoroid 3. Tabung alat ligator degnan karet disekitarnya didekatkan hemoroid. Hemoroid ditarik dengan cunam masuk tabung. Kemudain karet didorong dari tabung sehingga menjepit pangkal hemoroid. 5. Proctoskop 6. Pegangan tabung

Hemoroid Stadium III

  1. Cryo (bedah beku) – didinginkan dengan NO2 1500

Hemoroid dapat pula dibekukan dengan pendinginan pada suhu yang rendah sekali. Bedah beku ini tidak dipakai secara luas oleh karena mucosa yang encrotik sukar ditentukan luasnya. Bedah beku ini lebih cocok untuk therapy paliatif pad Ca recti yang inoperable.

  1. Operasi / haemmoroidectomy

Theray bedah dipilah untuk penderita dengan keluhan menahun dan pada hemoroid derajad 3 dan 4. Juga dpat dilakukan pada penderita dengan perdarahan berulang dan anemia yang tidak sembuh dengan cara therapy lainnya yang lebih sederhana. Penderita hemoroid derajad 4 yang mengalami trombosis dan kesakitan hebat dpat segera ditolong dengan hemoroidectomy.

Prinsip : eksisi yang dilakukan hanya pada jaringan yang ebnar benar berlebihan. Eksisi sehemat mungkin dilakukan pada anoderm dan kulit yang normal dengan tidak menganggu sfingter anus.

Closed Surgery

Ada beberpa macam baguin yang maenonjopl diptong lalu dijahit

  1. a. Langenbeck

–          Paling mudah, terutama hemoroid arah jam 3,7,11

–          Pasien dinarcose

–          Tonjolan ditarik diklem longitudinal, pangkalnya dijahit.

–          Bagian luar dari klem dipotong kemudian dijahit.

–          Pemotongan searah sebagian anus.

–          Mucosa dianteriornya masih intake sehingga tidak ada striktur

  1. Melligan
  2. c. White Head

–          Terutama untuk yang sirkuler

–          Bagian yang menonjol dipotong lalu mucosa dan kulit dijahit berbentuk lingkaran

–          Bahayanya jika operasi terlalu banyak maka mukosa manjadi mengkerut  kedaalam sehingga ada celah antara mucosa dan kulit ygn akan diisi oleh jaringan ikat dan membentuk striktur.

–          Kerugiannya : striktur, banyak perdarahan, sakit sekali

Open Surgery / Submucose haemmoroidectomy

–          Bagian yang menonjol kita insisi lalu diambil pembuluh darahnya, kemudian pangkalnya dijahit dan diikat.

–          Mucosa dibuang seperlunya.

–          Sekarang banyak dikerjakan karena sakitnya sakitnya berkurang, perdarahn berkurang, tidak ada striktur.

–          Hanya saja operasi ini sulit dikerjakan

–          Khusus untuk hemoroid yang berdarah terus dan trombus (bulat kebiruan, tense dan nyeri) maka lakukan eksisi V

Tindakan Bedah Lain

Metode Dilatasi cara Lord

Dilatasi anus yang dilakukan dalam anstesi, dimaksudkan untuk memutuskan jaringan ikat, yang diduga menyebabkan obstruksi jalan keluar anus atau spasme yang merupakan faktor penting dlam pembentukkan hemoroid. Metode dilatasi ini kadang disertai dengan penyulit inkontinensia, sehingga tidak dianjurkan.

Hemoroid Stadium IV

Ditenangka dulu sampai menjadi satdium II baru kemudian dioperasi. Ditenangkan dengan :

  1. Rendam Pk hangat
  2. Antibiotik
  3. Analgetik
  4. Phlebodinamik (perbaiki sirkulasi) – Rutinic acid
  5. Anti inflamasi

Hemoroid Eksterna yang mengalami trombosis

Keadaan ini bukan hemoroid dlam arti sebenarnya tapi trombosis vena hemoroid eksterna yang terletak subcutan didaerah canali analis. Trombosis dapat terjadi karena tekanan tinggi di vena tersebut (mengedan, batuk atau partus). Dan vena lebar yang menonjol itu dapat terjepit sehingga manjadi trombosis. Kelainan ini dapat terajdi pada semua usia, dan tidak ada hubungan dengan ada atau tidaknya hemoroid interna. Kadang terdapat lebih dari satu trombus. Keadaan ini ditandai dengan adanya benjolan dibawah kulit canalis analis ayng nyeri sekali, tegang dan bewarna kebiruan, berukuran beberapa mm s/d 1-2 cm diameternya. Benjolan dapat unilokular dan dapat pula multi lokular (beberapa benjolan) Ruptur dapat terjadi pada dinding vena meskipun bisanaya tidak lengkap sehingga masih terdapat lapisan tiopis adventisia menutupi darah yang beku.

Pada awal timbulnya trombosis ini sangat nyeri. Kemudian nyeri berkurang 2-3 hari bersamaan dengan berkurangnya edeme akut. Ruptur spontan dapat terjadi diikuti dengan perdarahan. Resolusi spontan dapat pula terjadi tanpa therapy setelah 2-4 hari.

Therapy

Rendam duduk denag larutan hangat, salep analgesik untuk nyerinya atau karena gesekan pada waktu berjalan dan sedasi. Istirahat di temapt tidur membantu mempercepat berkurangnya pembengkakkan. Pasen yang datrang sebelum 48 jam dapat ditolong dan berhasil baik dengan cara mengeluarkan trombus atau eksisi lengkap scara hemoroidectomy dengan anastesi lokal. Bila trombus sudah dikeluarkan, kulit dieksisi berbentuk elips, untuk mencegah bertautnya tepi kulit dan pembentukkan kembali trombus dibawahnya. Nyeri segera hilang pada saat tindakan, dan luka akan sembuh dlam waktu singkat. Sebab luka berada di daerah yang kaya akan darah. Trombus yang sydah terorganisasi tidak dapat dikeluarkan, sehingga perlu therapy konservatif. Reposisi hemoroid eksterna yang mengalami trombus tidak boleh dilakukan karena kelainan ini terjadi pada struktur luar anus yang tidak dapat direposisi.

Iklan

Penulis: apotekmiami-drsatyadeng

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kesehatan Vegan Kuartet Nabati

2 thoughts on “Haemorrhoid (wasir, ambeyen, piles)

  1. artikel yang sangat menarik dok….

    tampilkan artikel menjadi profitable di http://www.imcrew.com/?r=359671

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s