Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center (Klinik Vegan)

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural

GAGAL NAFAS

Tinggalkan komentar


Pengertian Ketidakmampuan mempertahankan nilai pH (keasaman), oksigen (O2), dan karbondioksida (CO2) darah arteri supaya tetap dalam batas normal.

Etiologi:

  1. Penyakit saluran napas
  • Bronkitis kronik
  • Emfisema
  • Asma bronkial
  • Bronkietasis
  1. Penyakit paru parenkim
  • Pneumonia
  • Edema paru
  • Aspirasi
  • Inhalasi asap, gas
  1. Gangguan hiperpermeabilitas
  • Edema paru
  • ARDS
  1. Penyakit pembuluh darah
  • Emboli paru
  • Syok kardiogenik
  • Fistula A. V pulmoner
  1. Trauma
  • Trauma dada
  • Trauma leher
  • Trama kepala
  1. Gangguan neuromuskular
  • Poliomielitis, sindrom tetanus
  • Guillain Barre, paralisis diafragma
  1. Obat-obat
  • Barbiturat
  • Narkotik
  • Sedatif
  • Obat-obat relaksasi
  1. Kelainan dinding dada
  • Kifoskoliosis
  • Ankylosing spondylitis
  1. Lain-lain
  • Hipotermia
Diagnosis
  • Sesak napas berat
  • Batuk
  • Sianosis
  • Pulsus paradoksus
  • Stridor
  • Aritmia
  • Takikardia
  • Konstriksi  pupil

Gagal nafas tipe I:

  • PCO2 normal atau meningkat
  • PO­2 turun
  • Umumnya kurus
  • Warna kulit: pink puffer
  • Hiperventilasi
  • Pernapasan: purse-lips

Gagal nafas tipe II :

  • PCO2 meningkat
  • PO2 menurun
  • Sianosis
  • Umumnya kegemukan
  • Hipoventilasi
  • Tremor CO2
  • Edema
Diagnosis banding Edema paru

ARDS

Pemeriksaan penunjang
  • Analisa gas darah
  • Foto thoraks
  • Kateter Swan Ganz dengan monitor – tekanan kapiler paru (PCWP)
    • EKG
Terapi Tahap I:

–          Perbaiki gangguan hipoksemia dengan terapi O2

–          Bronkodilator nebulizer

–          Humidifikasi

–          Fisioterapi dada

–          Antibiotika

Tahap II:

–          Bronkodilator parenteral

–          Kortikosteroid

Tahap III:

–          Stimulan pernapasan

–          Mini trakeostomi jika retensi sputum

Tahap IV:

–          Ventilasi Mekanik

Komplikasi Mortalitas
Prognosis Malam
Wewenang RS pendidikan : Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan PPDS Penyakit Dalam

RS non pendidikan : Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Unit yang menangani RS pendidikan : Departemen Penyakit Dalam – Divisi Pulmonologi

RS non pendidikan : Bagian Penyakit Dalam, Paru

Unit terkait RS Pendidikan : Departemen Patologi Klinik, Radiologi,  Anestesi/ICU

RS non pendidikan : Bagian Patologi Klinik, Paru, Radiologi, Anestesi/ICU

Iklan

Penulis: apotekmiami-drsatyadeng

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kesehatan Vegan Kuartet Nabati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s