Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center (Klinik Vegan)

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural

Rencana 8 Langkah Siap Turun Berat Badan

Tinggalkan komentar


ADA banyak hal yang mempengaruhi keberhasilan proyek penurunan bobot Anda. Bukan sekadar mengurangi porsi makan. Bukan pula usaha diet yang metodenya macam-macam. Tetapi, yang terpenting, apakah Anda betul-betul siap? Menurut Timothy G. Lohman, PhD., guru besar fisiologi di Universitas Arizona, Amerika Serikat, sebaiknya Anda mengetahui kadar kesiapan diri sendiri sebelum melakukan usaha penurunan berat badan. Dengan demikian, Anda akan menyadari hambatan pribadi yang dihadapi.

Studi pada 112 wanita overweight mengidentifikasi adanya hambatan pada gaya hidup dan perilaku seseorang yang cukup berperan menghambat kesuksesan penurunan berat badan. Mungkin saja start sudah baik, seperti alasan sudah lelah bertubuh gemuk dan bermotivasi tinggi untuk langsing. Tetapi, tanpa disadari, ada beberapa faktor lain yang justru ’menentang’ niat baik. Misalnya, target penurunan bobot yang tidak realistis, riwayat diet yang selalu setengah-setengah, kurang dukungan dari lingkungan sekitar, atau tingginya tuntutan kesibukan, sehingga tak bisa rutin berolahraga. Inilah yang dimaksud dengan belum siap.

Langkah 1
Buat tujuan yang realistis
Semakin dekat angka berat badan yang Anda tuju dengan angka berat badan Anda saat ini, akan semakin realistis kesempatan Anda untuk mencapainya. Studi menunjukkan, sebagian besar dari kita melihat 10% penurunan dari bobot sebelumnya masih cukup masuk akal untuk dilakukan. Kalau angkanya lebih besar dari itu, target Anda akan terasa berat dan membuat kecil hati. Sekali Anda berhasil kehilangan angka 10% tersebut, Anda akan terdorong untuk merancang tujuan baru menuju penurunan bobot yang lebih banyak. Gunakan kerangka berpikir yang praktis dan logis untuk merancang angka yang Anda inginkan, yaitu turun 1-1,5 kg/minggu.

Langkah 2
Lupakan program ’peluru ajaib’

Terpaku pada obat ’ajaib’ atau suatu ide sempurna tentang cara penurunan berat badan akan lebih mudah menggiring Anda pada kegagaian atau sindrom diet yoyo. Pola diet macam ini akan menggoda Anda untuk berpikir bahwa ’kalau saja saya mencoba sekali lagi’ atau ’ kalau saja saya lebih disiplin’, harapan Anda untuk langsing akan segera terwujud. Selama pikiran Anda masih tergoda oleh metode diet yang tidak jelas, Anda akan lupa bahwa yang Anda butuhkan adalah latihan ketrampilan dan strategi untuk mengkontrol pola makan, bukan ’keajaiban’.

Langkah 3
’Untung’ pernah salah …

Daripada merenungkan kegagalan di masa lalu, gunakan kegagalan tersebut sebagai pelajaran. Pikirkan perilaku spesifik yang pernah menggagalkan diet Anda sebelum ini untuk membantu Anda agar tidak mengulangi hal yang sama pada rencana penurunan berat badan berikutnya. Coba buat dua daftar: satu tentang aktivitas yang membuat Anda ’mentok’, satu daftar lagi berisi aktivitas yang memungkinkan untuk dilakukan. Daftar yang ’masuk akal’ bisa terdiri atas: ’bangun 15 menit lebih awal untuk makan sarapan yang baik, sehingga saya tak perlu kelaparan jam 10 nanti’. Atau ’ajak seorang teman untuk sedikit jalan kaki setelah makan siang atau sepulang kantor’.

Daftar yang satu lagi bisa berisi hal-hal seperti: ’bangun jam 5 pagi, lalu pergi ke pusat kebugaran’. Atau ’tak perlu lagi makan hidangan penutup’. Bila belum pernah melakukan dua hal terakhir, Anda mungkin juga tak akan melakukannya saat ini. Dan kemungkinan besar Anda tidak akan tertantang untuk mencoba. Lebih baik berkonsentrasi pada aktivitas yang bisa Anda lakukan. Contohnya, daripada ’bangun jam 5 pagi untuk ke gym, lebih baik Anda bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan/makan siang yang lebih sehat.’ Atau bangun sedikit lebih pagi untuk berjalan kaki melewati rute yang lebih menantang daripada biasanya.

Langkah 4
Berbaik hati pada diri sendiri

Jangan menunggu sampai menjadi super langsing untuk memanjakan diri sendiri. Memperlakukan diri dengan baik akan bermanfaat untuk meningkatkan rasa penghargaan terhadap diri sendiri. Dan kesempatan Anda untuk menurunkan berat badan akan makin besar dengan rasa percaya diri yang besar. Bila bisa memperlakukan diri dengan baik, Anda juga akan dengan senang hati melakukan kebiasaan sehat, seperti latihan atau makan dengan menu yang lebih baik. Menurut studi, kebiasaan baik lebih mudah melekat bila Anda tidak ’berperang’ melawan perasaan-perasaan negatif dari dalam diri sendiri.

Langkah 5
Atasi hambatan dalam berolahraga

Latihan teratur merupakan elemen penting yang menentukan kesuksesan program penurunan berat badan. Sayangnya, masih banyak wanita yang enggan melakukannya. Sebuah studi di Saint Louis University School of Public Health di Missouri, Amerika Serikat, menyatakan bahwa alasan utama mereka tidak berolahraga adalah karena masalah waktu. Semua partisipan mengatakan bahwa kekhawatiran tidak mendapat dukungan atau rasa tidak nyaman saat berlatih membuat sesi latihan terasa membuang-buang waktu. Banyak di antara mereka yang merasa bersalah, karena telah mencuri waktu dari keluarga atau tanggung-jawab lain untuk latihan. Salah satu cara untuk mengatasi hambatan ini adalah berpikir bahwa dengan latihan teratur, secara mental dan fisik Anda akan lebih sehat dari yang diharapkan. Dengan kondisi demikian, akan lebih banyak yang bisa Anda lakukan sebagai seorang ibu, teman, karyawan, atau anggota masyarakat. Dan pandangan Anda pada diri sendiri pun akan terasa lebih baik.

Langkah 6
Berkompromi dengan berbagai gangguan

Akan sulit berkonsentrasi pada upaya penurunan berat badan, bila Anda dibebani banyak kekhawatiran. Misalnya, kondisi keuangan, tumpukan pekerjaan kantor, atau sedang bermasalah dengan pasangan. Karena itu, sebelum menetapkan rencana penurunan berat badan, pertimbangkan dahulu kira-kira hal-hal apa saja yang bakal ’mengintervensi’ usaha Anda, sehingga Anda bisa mengkontrol enerji dan waktu Anda untuk hal-hal sepadan. Lalu, buatlah kesepakatan dengan diri sendiri mengenai hal-hal tersebut. Kalau perlu, cari bantuan profesional (misalnya, psikolog atau konsultan keuangan). Atau lakukan perubahan pola hidup. Sewaktu itu usahakan Anda tidak lari ke makanan, bila menemui hambatan.

Langkah 7
Bertanggungjawab pada diri sendiri

Biasanya Anda akan lebih sukses mempertahankan penurunan berat badan bila merasa bertanggungjawab pada tubuh Anda sendiri. Bila Anda menyadari bahwa bobot tubuh adalah tanggungjawab Anda sendiri dan hanya Anda (bukan orang lain) yang bisa mengkontrolnya, kadar kesiapan Anda pun akan lebih tinggi.

Langkah 8
Berpikir sehat, bukan kurus

Menurunkan 10% saja bobot tubuh Anda bisa mengurangi risiko terjadinya obesitas, masalah jantung, beberapa jenis kanker, dan artritis. Bobot berkurang juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Karena itu, pusatkan perhatian Anda pada manfaat penurunan berat badan yang akan Anda peroleh, ketimbang senewen dengan cara makan, cara berlatih, atau bagaimana nantinya penampilan Anda. Apa yang Anda lakukan untuk mengkontrol berat badan seharusnya sama dengan cara Anda mengoptimalkan perawatan kesehatan. Bila Anda makan dengan pola yang benar dan aktif secara fisik sepanjang hidup, bobot tubuh Anda akan ’mengatur dirinya sendiri’. Boleh dibilang, yang Anda makan setiap hari merupakan cerminan pola makan Anda dalam jangka panjang. Nah, siapkah Anda berpola makan sehat?

Referensi :

http://www.jadilangsing.com/exercise/exercise_detail.asp?id=548

Iklan

Penulis: apotekmiami-drsatyadeng

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kesehatan Vegan Kuartet Nabati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s