Apotek Miami (Minimarket Vegan)

Pusat Makanan Sehat Organik & Natural : https://shopee.co.id/minimarketvegan

Cara Mudah Mencegah Penyakit Kardiovaskuler Bagi Masyarakat Umum

Tinggalkan komentar


Penyakit kardiovaskuler (CVD) merupakan penyakit yang perlu mendapat perhatian masyarakat umum, karena merupakan pembunuh no. 1 di Indonesia maupun di dunia. Masalah bagi para praktisi keseha-tan adalah mencegah morbiditas dan mortalitas penyakit ini.

Pepatah mengatakan “mencegah lebih baik dari pada mengobati”, lagi-pula tindakan preventif primer amatlah mudah; tidak perlu biaya besar untuk memberikan penyuluhan masyarakat ataupun konsultasi saat pasien datang berobat ke praktisi kesehatan.

Di Eropa, ESC mengeluarkan panduan klinis mencegah CVD berupa model angka – angka yang mudah diingat. Angka – angka tersebut mencerminkan orang sehat yang jauh dari penyakit kardiovaskuler, 0-3-5-140-5-3-0.

Angka  0 mencerminkan tidak mero-kok,

3 dimaksudkan berjalan 3 km tiap hari ataupun melakukan aktivitas moderat selama 30 menit.

5 adalah makan buah dan sayuran 5 x sehari,

140 menunjukkan tekanan darah kurang dari 140 mmHg.

Lima berarti kolesterol total <  5 mmol/L atau 190 mg/dL,

tiga untuk kolesterol LDL <  3 mmol/L atau 115 mg/dL

0 berarti mencegah berat badan (BB) berlebihan dan diabetes.Angka – angka ini diadopsi di Indo-nesia oleh PERKI dalam pedoman tatalaksana penyakit kardiovaskuler di Indonesia 2009 dan di Amerika, AHA/ACC membuat panduan pencegahan primer CVD dan  stroke, yang isinya hampir sama.

Yayasan Jantung Indonesia juga memberikan pedoman yang mudah

bagi masyarakat, yaitu Panca Usaha Pencegahan YJI “SEHAT”:

S-eimbang Gizi,

E-nyahkan rokok,

H-indari stres,

A-wasi tekanan darah, dan

T-eratur berolahraga.

Sudah seharusnya masyarakat sadar akan kesehatan jantungnya, mere-ka harus waspada pada  keadaan perokok, usia paruh baya, obesitas abdominal, memiliki satu atau lebih faktor risiko (hipertensi, dislipidemia ataupun DMT2), mempunyai riwayat keluarga CVD prematur ataupun ter-dapat gejala sugestif CVD.

Jika ditemukan keadaan – keadaan tersebut diharapkan masyarakat berkonsultasi dan memeriksakan diri ke praktisi kesehatan untuk dinilai risiko CVD-nya dan diberi penangan-an lebih lanjut sesuai skor risikonya.

Praktisi kesehatan dapat memberikan rekomendasi perubahan gaya hidup berupa tidak merokok; pengurangan BB jika IMT-nya 25 kg/m2 terutama jika ≥ 30 kg/m2; pertahankan BB jika lingkar pinggang (LP) 80 – 88 cm pada wanita dan 94 – 102 cm untuk pria; sa-rankan penurunan BB jika LP ≥ 88 cm (wanita) dan ≥ 102 cm (pria); usahakan latihan moderat selama 30 menit seti-ap hari; latihan dan pengurangan BB dapat mencegah diabetes; dan anjur-kan diet sehat.

Yang dimaksud diet sehat adalah varia-si makanan luas; pengaturan asupan makanan untuk mencegah kelebihan BB; perbanyak buah, sayuran, roti dan sereal wholegrain, ikan, daging tanpa lemak, produk susu rendah lemak; gantikan lemak jenuh dengan lemak tak jenuh berantai tunggal dan ganda (sayuran dan hewan – hewan laut) dan mengurangi asupan garam.

Diharapkan dengan tindakan preventif primer ini, masyarakat dapat lebih pro-aktif mengurangi pembunuh no.1 di Indonesia dan praktisi kesehatan dapat mencegah progresivitas CVD serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

1.  Graham Ian, Atar Dan, Boysen Gudrun, et al. ESC Pocket Guidelines Cardiovascular Dis-ease Prevention in Clinical Practice. New Ver-sion 2007. Fourth Joint European Societies’ Task Force on Cardiovasculer Disease Preven-tion in Clinical Practice. Europ J Cardiovasc Prev and Rehab 2007; 4 (Suppl.2).

2.  Pearson TA, Blair SN, Daniels SR, et al. AHA Guidelines for Primary Prevention of Cardio-vascular Disease and Stroke. 2002 Update. Consensus Panel Guide to Comprehensive Risk Reduction for Adult Patients without Coronary or Other Atherosclerotic Vascular Diseases. Circulation 2002; 106: 388–391.

3.  Pearson TA, Bazzarre TL, Daniels SR, et al. American Heart Association Guide for Improv-ing Cardiovascular Health at the Community Level: a Statement for Public Health Practitio-ners, Healthcare Providers, and Health Policy Makers from the American Heart Association Expert Panel on Population and Prevention Science. Circulation 2003;107:645–651.

4.  Gaziano JM, Manson JE and Ridker PM. Pri-mary and Secondary Prevention of Coronary Heart Disease. In: Libby P, Bonow RO, Mann DL, Zipes DP (eds). Braunwald’s Heart Disease. A Textbook of Cardiovascular Medicine. 8th ed. 2008. Philadelphia: Saunders Elsevier. pp: 1119-45.

5.  Kaminsky MA. Dyslipidemia. In: Topol EJ, Griffi n BP, Nair D and Ashley K (eds). Manual of Cardio-vasculer Medicine. 3rd ed. 2009. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins. pp: 564-77

Referensi : cdk/hal 45/Januari-Februari 2011

Iklan

Penulis: apotekmiami-drsatyadeng

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kesehatan Vegan Kuartet Nabati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s