Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural

Cara membuat tempe

Tinggalkan komentar


image : http://4.bp.blogspot.com

BAHAN
1) Kedelai 10 kg

2) Ragi tempe 20 gram (10 lempeng)

3) Air secukupnya

 

ALAT

1)      Tampah besar

2)      Ember

3)      Keranjang

4)      Rak bambu

5)      Cetakan

6)      Pengaduk kayu

7)      Dandang

8)      Karung goni

9)      Tungku atau kompor

10)  Daun pisang atau plastik

 

CARA PEMBUATAN

1)    Bersihkan kedelai kemudian rendam satu malam supaya kulitnya mudah lepas;

2)Kupas kulit arinya dengan cara diinjak-injak. Bila ada, dapat menggunakan mesin pengupas kedelai;

3)       Setelah dikupas dan dicuci bersih, kukus dalam dandang selama 1 jam. Kemudian angkaat dan dinginkan dalam tampah besar;

4)        Setelah dingin, dicampur dengan ragi tempe sebanyak 20 gram;

5)  Masukkan campuran tersebut dalam cetakan yang dialasi plastik ataudibungkusdengan daun pisang. Daun atau plastik dilubangi agar jamur tempe mendapat udara dan dapat tumbuh dengan baik;

6)  Tumpuk cetakan dan tutup dengan karung goni supaya menjadi hangat.Setelah 1 malam jamur mulai tumbuh dan keluar panas;

7)        Ambil cetakan-cetakan tersebut dan letakkan diatas rak, berjajar satu lapisdanbiarkan selama 1 malam;

8)        Keluarkan tempe dari cetakannya.


Catatan:
1) Ruangan untuk membuat tempe harus bersih dan tidak harus terbuat dari
tembok. Ruangan untuk pemeraman diberi jendela, agar udara dapat diatur dengan membuka atau menutup jendela tersebut. Di waktu musim hujan ruangan ini perlu diberi lampu agar suhu ruangan tidak terlalu dingin.

2) Tempe mudah busuk setelah disimpan 2 ½ hari dalam keadaan terbungkus, oleh karena itu perlu diawetkan secara kering dengan cara sebagai berikut:

Iris tempe dengan ketebalan ± ½ mm, keringkan dalam oven pada suhu750C selama 55menit. Dengan cara pengawetan seperti ini produk tempe awetan yang dihasilkan tahan disimpan selama 3 sampai 5 minggu.

Iklan

Penulis: apotekmiami-drsatyadeng

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kesehatan Vegan Kuartet Nabati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s