Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center (Klinik Vegan)

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural


Tinggalkan komentar

Terbukti Diet Vegan Bikin Kulit Mulus Bebas Jerawat

Wanita mana yang tak mau kulitnya cerah bersinar, mulus tanpa jerawat, dan bebas keriput? Selain merawat diri dari luar dengan memakai berbagai krim, Anda bisa mulai menerapkan diet vegan atau hanya mengonsumsi makanan yang berasal dari tanaman.

Menurut Deborah Dunham dari situs You Beauty (21/03/13), daging mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Jika pembuluh arteri tidak sehat, kulit Anda tak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tetap sehat dan berseri.

Sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi daging merah secara khusus berasosiasi positif dengan peningkatan inflamasi dalam tubuh. Hal ini dapat memecah kolagen dan elastin dalam kulit, padahal keduanya berfungsi membuat kulit awet muda.

Studi lain menyebutkan bahwa jerawat berkaitan dengan pola makan a la Barat yang melibatkan protein hewan secara berlebih. Peneliti menganjurkan kita membatasi total asupan leucine, asam amino dalam daging, untuk mengurangi jerawat di kulit.

Hal yang sama juga berlaku pada produk olahan susu. Pada sebuah percobaan terhadap pola makan 47.355 orang wanita, ditemukan hubungan positif antara susu dan jerawat. Pasalnya, mayoritas susu yang kita konsumsi dihasilkan oleh sapi yang sedang hamil, sehingga mengandung hormon dalam kadar tinggi. Hal ini bisa memicu pengeluaran minyak dan jerawat.

Sudah yakin ingin berhenti mengonsumsi daging dan susu? Anda perlu memerhatikan makanan penggantinya. “Manfaat yang Anda peroleh dari menghentikan asupan daging dan susu bergantung pada makanan yang Anda pilih untuk menggantikan kalorinya,” jelas ahli gizi Kristin Kirkpatrick, R.D..

Menurutnya, orang yang menggantikan kalori produk hewani dengan lebih banyak mengonsumsi buah, sayur, atau makanan padat gizi lainnya akan mendapat manfaat besar, baik di kulit maupun kecantikan secara menyeluruh.

Dibanding daging yang sudah dimasak, buah dan sayur lebih tinggi kandungan airnya. Konsumsi makanan yang tinggi kandungan airnya seperti mentimun, semangka, dan melon dapat menghidrasi kulit, mencegah keriput, dan membuatnya berseri.

Selain itu, diet vegan yang seimbang biasanya tinggi vitamin C. “Vitamin C dibutuhkan untuk metabolisme kolagen yang meningkatkan elastisitas kulit, membuat kulit lebih halus dan tak berkerut,” ujar Kirkpatrick. Vitamin C kadar tinggi bisa didapatkan dari buah seperti pepaya, stroberi, jeruk, lemon, kembang kol, dan bawang putih.

http://m.detik.com/food/read/2013/03/25/110119/2202600/297/terbukti-diet-vegan-bikin-kulit-mulus-bebas-jerawat

Iklan


Tinggalkan komentar

Vegan mempunyai sedikit stress dan cemas

Vegans Have Less Stress and Anxiety

A vegan diet may lower your stress and anxiety levels, according to a study published online in Nutritional Neuroscience. Researchers surveyed 620 vegans, vegetarians, and omnivores about mood. Increased fruit and vegetable intake resulted in lower anxiety scores for male vegan participants, compared with nonvegans. Female vegan participants experienced reduced stress levels as a result of their animal-free diets as well as their lower intakes of sweets.

Beezhold B, Radnitz C, Rinnie A, DiMatteo J. Vegans report less stress and anxiety than omnivores. Nutr Neuroscir. Published online on November 21, 2014.

Physicians Committee for Responsible Medicine


Tinggalkan komentar

Happy World Meatless Day 2014 (Hari Tanpa Daging Sedunia)

World Meatless Day (Hari Tanpa Daging Sedunia) adalah sebuah event yg dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 25 November. Dimana pada hari tersebut masyarakat umum menyatakan kesanggupan untuk tidak memakan daging segala jenis hewan apapun juga (sapi, ayam, ikan, babi, kambing, seafood, dsb) selama satu hari penuh sebagai bentuk rasa cinta kasih dan pola hidup sehat. Hal ini ditandai dengan mengisi form kesanggupan / tanda tangan untuk tidak makan daging (plegde to meatless) pada hari tersebut yang telah dibuat oleh organisasi-organisasi vegetarian di seluruh dunia yang ikut mendukung peringatan World Meatless Day.

World Meatless Day pertama kali dimulai di India pada tahun 1986, dipelopori oleh Misi Sadhu Vaswani yang merupakan organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pelayanan sosial. Mereka meyakini dengan tidak makan daging mereka telah mewujudkan rasa cinta kasih dan kasih terhadap makhluk hidup lainnya, selain sebagai bentuk penghormatan kepada segala bentuk kehidupan.

Ditahun 2006 diperkirakan lebih dari 88.000.000 orang diseluruh dunia menyatakan kesanggupan untuk tidak makan daging pada tanggal 25 November. Indonesia Vegetarian Society (IVS) sebagai salah satu organisasi vegetarian nirlaba juga ikut berperan serta mendukung suksesnya Meatless Day. Ditahun tersebut 45 cabang IVS di seluruh Indonesia telah berhasil mengumpulkan sekitar 35 ribu tanda tangan.

Banyak informasi sekarang ini yang menunjukkan bahwa pengonsumian daging adalah tidak sehat, bagi manusia, selain juga tidak ramah lingkungan dan perbuatan yang kejam. Jadi sebaiknya kita bisa tmenjadikan tiap momen absen mengonsumsi daging sebagai sebuah terpaan diri untuk kemudian menjadi sadar bahwa gaya hidup Vegetarian/Vegan adalah sebuah pilihan logis bagi diri sendiri yang tentunya juga merupakan gaya hidup yang jauh dari arogansi manusia. Go Vegan! (El Vegano)

Sumber: http://www.ivs-online.com


Tinggalkan komentar

Cara mudah awet muda dan panjang umur dengan vegan

Rata-rata usia harapan hidup orang Indonesia adalah 72 tahun. Sementara banyak statistik menunjukkan bahwa kita kaum pria berumur lebih pendek dibanding wanita. Artinya rata-rata usia pria berada di bawah 72 tahun.

Di saat yang sama, tahukah Anda bahwa penduduk suku Hunza di Karakoram, kaki gunung Himalaya, menggolongkan orang berusia 80 tahun sebagai “remaja”?

Lembah Hunza, tempat mereka berdiam, dijuluki sebagai tempat tanpa rasa stres. Tidak ada hiruk-pikuk dan intrik sebagaimana kehidupan di kota besar. Tidak heran, penduduknya berusia rata-rata 145 tahun dan bahkan pada beberapa kasus bisa mencapai 175 tahun. Wow, lebih dari dua kali masa hidup pria Indonesia.

Tulisan ini akan membuka “kotak harta karun” yang mereka miliki agar Anda juga bisa mendapatkan inspirasi dari apa yang disebut oleh World Health Organization (WHO) sebagai orang-orang berumur terpanjang di dunia.

#1 Gaya hidup sakti: vegetarian.

Penduduk suku Hunza adalah vegetarian sejati. Rata-rata, mereka mengkonsumsi 350 gram karbohidrat, 50 gram protein, dan 35 gram lemak per hari. Menu favorit mereka adalah aprikot, gandum, tomat, mentimun, labu, dan kacang kedelai. Semua ini berasal dari hasil pekerjaan mereka di ladang yang bebas obat penyemprot hama. Sayuran yang mereka makan lebih sering disantap mentah-mentah (tentu setelah dicuci bersih) ketimbang dimasak dengan berbagai bumbu.

#2 Berolahraga di dalam pekerjaan.

Penduduk suku Hunza bebas obesitas karena mereka rajin bekerja di ladang. Ketahanan fisik mereka sangat kuat karena sudah terbiasa mencangkul dan menyusuri bukit-bukit. Intinya, mereka terbiasa walk to work. Secara tidak langsung, inilah olahraga yang rutin untuk mereka. Coba Anda bandingkan dengan kebiasaan orang perkotaan yang lebih suka naik kendaraan jika pergi ke mana-mana.

#3 Struktur sosial membuat mereka tetap beraktivitas.

Dalam peradaban Hunza, usia pensiun adalah ketika seseorang meninggal. Orang-orang Hunza tidak membedakan tua dan muda dalam bekerja. Orang yang sudah berusia 145 tahun sekalipun masih diberi tugas untuk mencabut rumput, memberi makan ternak, mencuci pakaian, dan menjaga anak. Hampir tidak ada penduduk di sini yang terserang penyakit jantung dan paru-paru. Mereka biasanya meninggal dengan tenang saat tidur.

#4 Kehidupan sosial yang damai.

Penduduk suku Hunza adalah orang-orang yang sudah terbiasa membantu satu sama lain. Mereka sangat bersahabat dengan sesama anggota masyarakat maupun dengan pendatang. Di sana, tidak ada yang namanya tuan tanah atau orang yang terlalu kaya. Dengan demikian, mereka sama sekali tidak cemas dengan harta benda.

Aturan dalam tatanan sosial suku Hunza mengharamkan jual-beli tanah milik mereka. Selain itu, budaya “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” juga diterapkan dengan benar. Orang yang memiliki sepuluh ekor sapi tidak akan ragu untuk membagikan lima ekor miliknya untuk membantu menggarap ladang orang lain.

Apakah kita bisa meniru cara hidup suku Hunza di tengah kondisi lingkungan yang penuh polusi dan seringkali memaksa kita mengurut dada? This is worth trying.

http://malezones.com/artikel/menyingkap-rahasia-umur-panjang-suku-hunza.html

Rahasia Umur Panjang Suku Hunza
1. Mengapa orang suku Hunza berusia panjang dan tersehat di dunia. Apa Rahasianya ?
Gizi (Makanan) sehari-hari orang Suku Hunza terdiri dari biji-bijian, sayur-sayuran, buah-buahan dan umbi-umbian.
GIZI NABATI MURNI, memelihara saluran (Nadi) tubuh tetap bersih dan lapisan dalam tetap utuh tidak berkarat.
Umur Rata-rata orang Hunza : Dewasa : 20 Th

2. Mengapa usia dan kesehatan manusia zaman modern ini merosot tajam ?

Di Zaman sekarang ini secara tidak sadar atau tidak sadar, makanan kita tercemar oleh zat-zat kimia yang sukar keluar dari tubuh, bahkan menjadi endapan dan kerak dalam saluran (nadi) dalam tubuh kita.
Diantaranya zat-zat kimia (anorganis) yang mencemari tubuh kita : obat-obatan, Zat Narkoba, Perokok (Nikotin), Koffin, serta Obat Analgetikum (penekan terhadap syaraf pusat untuk menhilangkan rasa sakit/nyeri yang sangat membahayakan kesehatan tubuh.
kondisi kesehatan dan usia mengalami kemerosotan tajam antara 40-50% dari usia sesungguhnya.
Umur rata-rata orang modern : dewasa : 20 Th

JENIS BINATANG UMUR DEWASA USIA RATA-RATA
Kuda
Lembu
Simpanse 4 tahun
6 tahun
6 tahun 25 Th. = 25/4 = 6 x lipat
40 Th. = 40/6 = 6 x lipat
40 Th. = 40/6 = 6 x lipat

3. GIZI NABATI MURNI

KACANG KEDELE, KACANG HIJAU, KACANG PRONOJIWO, BIJI WALUH, BIJI WIJEN, BIJI PARA
4. TUMBUH-TUMBUHAN BERKHASIAT

BUAH-BUAHAN, SAYUR-SAYURAN, UMBI-UMBIAN, DAUN, BUNGA, BATANG, AKAR, KULIT BUAH, KULIT BATANG..

Sejarah sehat dan kuat orang-orang suku Hunza yang hidup di kaki pegunungan himalaya Wilayah Qashmir India.

Berdasarkan hasil penelitian Badan Kesehatan Dunia (WHO), menyimpulkan bahea orang-orang sehat, kuat & terpanjang usia di dunia dimasa ini adalah : suku Hunza yang Tinggal dan hidup di kaki pegunungan Himalaya – Qashmir India. usia mereka rata-rata mencapai 200 Tahun, sebanding dengan orang indonesia berusia 45 Tahun, dan mereka dalam usia tersebut masih melakukan segala aktivitas, baik berladang, bertani, bahkan sering berolah raga seperti umumnya masyarakat Indonesia.

APA RAHASIANYA ?!

Pada umumnya suku Hunza suka hidup bertoleransi, membagi dan pemerhati untuk sesama. mereka tidak ingin hidup berlebihan, kesederhanaan terpancar dari relung kehidupan dan realitas, bahkan mereka lebih senang hidup membantu dan bergotong royong dalam segala hal. aplikasi seperti ini sering mereka lakukan dimana saja, kapan saja, tanpa mengenal waktu serta keadaan. ini merupakan salah satu wujud nyata dalam kehidupan sebagai bentuk ketenangan jiwa dan kepuasan batin. Disinilah mereka mendapat ketenangan untuk berfikir dalam menyelesaikan permasalahan hidup, karena pada jiwa yang tenang terdapat fikiran yang jernih, karena setiap penyakit timbul hampir 45% adalah dari bathin/pikiran.

Suku HunzaOrang-orang Hunza pada umumnya senang dan gemar menjaga alam. Hidup mereka jauh dari hal-hal yang merusak alam. Mereka tidak senang dengan polusi udara, dll. Udara yang mereka hirup setiap detik, air yang mereka minum tiap haus, adalah benar-benar alami. Begitu juga dengan makanan-makanan yang mereka konsumsi hampir 100% adalah alami (Herbal). Padi, jagung, tanaman, palawija dan lain-lainnya tidak pernah mereka berikan pupuk, atau insektisida yang mengandung racun. maka disini jelas bahwasannya : kehidupan kita saat ini di zaman modern lebih banyak madzarat kelintang manfaatnya, karena hidup kita inginnya yang serba instan, sementara kita tidak pernah peduli apa reaksi positiv/negative-nya bagi tubuh kita.

jadi kesimpulannya adalah, bagaimana kita menjaganya. Dari 3 hal yang dilakukan oleh suku Hunza tadi, sebab penyakit datang karena kelengahan kita dalam mengatur pola makan dan gaya hidup sehari-hari.

Kesimpulannya : Menjaga agar tubuh kita selalu sehat dan kuat dengan cara . .
1). Pikiran/bathin/perasaan
2). Faktor alam, gaya/pola hidup kita.
3). Makanan yang alami.

http://www.vegan-vegetarian-info.com/2010/03/rahasia-umur-panjang-suku-hunza.html?m=1


Tinggalkan komentar

JAMA Internal Medicine : Perubahan konsumsi daging merah dan risiko diabetes mellitus tipe-2.

Diabetes, resiko banyak makan daging merah

Diabetes, resiko banyak makan daging merahIni mungkin merupakan peringatan buat yang selama ini suka makan daging merah. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Singapura, ternyata gemar menyantap daging merah  akan meningkatkan risiko terkena diabetes.

Penelitian tersebut dilakukan oleh An Pan, seorang profesor dari National University of Singapore. Penelitian tersebut melibatkan sekitar 149.000 pria dan wanita di Amerika Serikat selama 12-16 tahun. Dan dalam setiap tahunnya,  para partisipan diwawancara untuk mengetahui berapa banyak daging yang dimakan setiap hari.

Hasil penelitian, genar makan daging merah dapat memicu diabetes?

Dari rata-rata para partisipan mengakui makan daging sekitar setengah sampai dua porsi dalam sehari. Satu porsi daging tersebut setara dengan dua potong daging asap, satu hotdog, atau tiga ons hamburger.

Pada akhir study, ternyata ditemukan 7.540 kasus diabetes tipe dua diantara para partisipan. Dan pada 41.236 orang yang tidak mengubah kebiasaan makan daging, ditemukan 1.758 kasus diabetes.

Orang makan daging menambah porsinya sekitar setengah porsi, risikonya adalah ditemukan dua kasus diabetes pada 300 orang. Dibandingkan dengan orang yang porsinya tetap, yaitu hanya satu kasus diabetes pada 300 orang.

Meski begitu, mengurangi konsumsi daging merah tidak serta merta langsung berdampak pada empat tahun pertama. Mengenai hal ini, menurut Pan, efeknya memang lebih lama.

“Jika kita melakukan sesuatu yang buruk, dampaknya akan langsung terlihat, tetapi untuk gaya hidup sehat, kita harus menunggu agak lama dan perubahannya terakumulasi,” katanya.

Yang terpenting adalah pola makan dan kebiasaan sehat

Walaupun dalam penelitian tersebut tidak secara jelas membuktikan bahwa daging merah yang menyebabkan diabetes, namun pada studi lain sebelumnya juga mengaitkan kebiasaan makan daging merah dengan penyakit diabetes melitus.

William Evans, seorang dosen dari Duku University, menanggapi hasil penelitian ini mengatakan,  sebenarnya yang penting adalah pola makan secara keseluruhan.

“Jika seseorang mengurangi konsumsi daging tapi menggantinya dengan keju, tentu saja akan percuma,” katanya.

Oleh karena itu, untuk dapat mencegah penyakit diabetes, yang perlu diperhatikan juga adalah pola makan dan kebiasaan sehat lainnya, seperti pola makan seimbang, aktif berolahraga, hingga mengatur waktu istirahat yang cukup.

Referensi :

(Pan A, Sun Q, Bernstein AM, Manson JE, Wìllett WC, Hu FB. Perubahan konsumsi daging merah dan risiko diabetes mellitus tipe-2. JAMA Intern Med. 2013; 173:1328-1335).

http://www.tipscaramanfaat.com/diabetes-resiko-banyak-makan-daging-merah-524.html

 

Baca lebih lanjut