Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center (Klinik Vegan)

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural


Tinggalkan komentar

Diabetes dapat di cegah

image

Diabetes dapat dicegah, dikontrol, bahkan disembuhkan dengan diet yang benar, dan tanpa obat!
DR.Drs.Susianto, MKM.
Ahli Gizi, Ketua IVS dan VSI, dan President of IVU

Sharing Session: Visiting and Experiencing “longevity village” of Ba Ma – China
Dr. Hendry Widjaja, MARS

IVS & VSI Gathering
Minggu 24 Mei 2015, jam 15:00
Ananda’s Vegetarian Food & Gallery
Jl. Pluit Karang Timur Blok O-8 No.57-58, Jakarta Utara
021 6615 226

Pendaftaran Rp 60rb (seminar & dinner)
Fentra 089634567086,087780011945
BBM: 7DBDF258,
E: fentrawei@gmail.com

Iklan


Tinggalkan komentar

Upaya menghambat dan mencegah proses penuaan

1. Menjaga kesehatan tubuh dan jiwa dengan gaya hidup sehat, meliputi :
a. olahraga teratur
b. makanan sehat dan cukup: Rendah kalori-banyak sayur dan buah,cukup protein,
c. hindari dan atasi stress,
d. hindari bahan yang bersifat racun seperti merokok dan alcohol berlebihan, pestisida dan pengawet yang tidak sehat. Ada keseimbangan antara kesibukan dan relaksasi. Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Apa yang ingin kita capai dalam hidup ini ? Kualitas hidup dan indikator Human Development Index : hidup sehat dan panjang usia, pengetahuan, dan standar hidup yang layak

Indeks Pembangunan Manusia

Peta dunia yang menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia (didasarkan pada data 2007 yang dipublikasikan pada 5 Oktober 2009)
  di atas 0,950
  0,900–0,949
  0,850–0,899
  0,800–0,849
  0,750–0,799
  0,700–0,749
  0,650–0,699
  0,600–0,649
  0,550–0,599
  0,500–0,549
  0,450–0,499
  0,400–0,449
  0,350–0,399
  di bawah 0,350
  tak tersedia
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) / Human Development Index (HDI) adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia. IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup.[1]
Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Trigliserida

      Trigliserida adalah suatu ester gliserol. Trigliserida terbentuk dari 3 asam lemakdan gliserol. Apabila terdapat satu asam lemak dalam  ikatan dengan gliserol maka dinamakan monogliserida. Trigliserida merupakan lemak yang teradapat daging, produk susu, dan minyak goreng, serta merupakan sumber energi utama bagi tubuh.
Trigliserida juga ditemukan dalam simpanan lemak tubuh dan berasal dari pecahan lemak di hati. Seperti kolesterol, trigliserida merupakan lemak yang bersirkulasi dalam darah (Lichtenstein and Jones, 2001). Fungsi utama Trigliserida adalah sebagai zat energi. Sebagian besar lemak dan minyak di alam terdiri atas 98-99 persen trigliserida. Lemak disimpan di dalam tubuh dalam bentuk trigliserida. Apabila sel membutuhkan energi, enzim lipase dalam sel
lemak akan memecah trigliserida menjadi gliserol dan asam lemak serta melepasnya ke dalam pembuluh darah. Oleh sel-sel yang membutuhkan komponen-komponen tersebut kemudian dibakar dan menghasilkan energi, karbondioksida (CO2), dan air (H2O) (Lichtenstein and Jones, 2001).
Sebagian trigliserida disimpan dalam jaringan lemak yang tersebar di seluruh tubuh. Bila diperlukan trigliserida yang disimpan dalam jaringan lemak dapat diubah atau dihidrolisa dan menghasilkan asam lemak bebas. Sedangkan asam lemak bebas mengalami oksidasi dalam proses pembentukan energi (Lichtenstein and Jones,
2001 ; Rader and Hobbs, 2005).


Tinggalkan komentar

Kunyit dan Kanker

Sebuah senyawa kimia yang ditemukan di dalam masakan kari saat ini tengah diuji kemampuannya mengobati penyakit kanker usus.

Curcumin, demikian nama senyawa kimia itu, bisa ditemukan di dalam kunyit yang lama diyakini sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kunyit dapat mematikan sel kanker dan kemungkinan bisa juga mengobati stroke serta demensia.

Kini sebuah rumah sakit di Leicester, Inggris tengah mencoba untuk memberikan curcumin kepada pasien kanker selain kemoterapi dan pengobatan lainnya. Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Tanda Penuaan

Tanda penuaan adalah menurunnya fungsi-fungsi tubuh, yang terlihat jelas dari tanda fisik ataupun tanda psikis. Bagi sebagian ahli, akan dengan mudah melihat tanda-tanda tersebut. Tapi bagi kita orang awam untuk mengetahuinya adalah hal yang mudah, berikut akan saya jelaskan detilnya:

Tanda Fisik Penuaan

Kulit mulai berkerut, turunnya kemampuan fisik, gangguan seksual, tulang keropos/sakit persendian tulang, daya ingatan yang menurun, penglihatan menurun, pendengaran menurun, masa otot berkurang diganti dengan masa lemak yang meningkat (sehingga orang cenderung gemuk berlemak, gemuk dibagian perut, pinggul, paha atas, tapi di paha bawah dan lengan tangan mengecil)

Tanda Psikis Penuaan

Susah tidur, kurang semangat, sering cemas, gampang tersinggung, dan mudah putus asa, menurunnya gairah hidup. Saat orang sudah mulai mudah tersinggung tentang hal-hal yang tidak begitu berarti, serta sering begadang adalah ciri yang jelas bisa dilihat.

Tahapan penuaan

Faktor usia memang tidak bisa dipungkiri sebagai satu-satunya parameter untuk mengetahui sejauh mana proses penuaan berlangsung. Oleh karenanya proses penuaan itu dibagi menjadi tiga tahapan penting menurut umurnya, yakni tahab subklinik, transisi dan klinik.

1. Tahap Subklinik (usia 25-35 tahun)
Tahap subklinik seringkali gejalanya tak terlihat kasat mata, karena orang-orang pada usia ini umumnya masih terlihat muda dan normal. Padahal ada beberapa hormon yang mulai menurun, yaitu hormon estrogen, hormon testosterone, hormon pertumbuhan. Sel dan DNA juga mulai mengalami kerusakan akibat pembentukan radikal bebas.

2. Tahap Transisi (usia 35-45 tahun)
Tahap ini hormon menurun sekitar 25%, masa otot berkurang satu kilogram selama beberapa tahun, lemak bertambah. Akibatnya kekuatan menurun drastis dan resiko penyakit jantung, obesitas, diabetes, radang sendi dan pembuluh darah mulai meningkat.
Elastisitas dan pigmentasi kulit menurun, rambut mulai tumbuh uban, berkurangnya memori  otak, pendengaran dan penglihatan mulai terganggu. Orang akan terlihat lebih tua, karena kerusakan sel dan DNA sudah terlihat nyata.
3. Tahap Klinik (usia 45 tahun keatas)
Penurunan kadar hormon semakin nyata dan berlanjut,  hormon-hormon tersebut adalah hormon testosterone, hormon estrogen, hormon thyroid, hormon pertumbuhan (growth hormon), DHEA. Banyak fungsi-fungsi tubuh yang menurun, termasuk menurun dan bahkan hilangnya penyerapan makanan, vitamin dan mineral. Masa otot berkurang 1 kg per tiga tahunnya, densitas tulang yang menurun, lemak semakin menumpuk yg memicu obesitas, penyakit-penyakit kronis mulai bermunculan, dan disfungsi sexual tentunya.

Kesimpulan sementara adalah tanda penuaan seringkali tak terlihat, tapi walau begitu proses penuaan bisa saja sedang terjadi dalam diri kita.
Informasi ini sangat penting bagi kita untuk melakukan preventif/pencegahan sebelum tanda-tanda penuaan itu muncul dan langkah-langkah yang kita lakukan untuk pencegahan menjadi tidak begitu efektif.

BIOMARKER PENUAAN

Biomarker adalah melihat tanda penuaan dari membandingkan pengukuran sekarang dengan pengukuran sebelumnya.
Sehingga muncul perbedaan beberapa parameter, yaitu parameter fisiologik, anatomik, biokimia, dan molekuler.
Bagaimana cara mengetahui biomarker penuaan?
1. Kuisioner keadaan kesehatan dan faktor resiko.
Dengan dijawabnya pertanyaan-pertanyaan tentang riwayat penyakit, riwayat penyakit keluarga (genetik), hasil kesehatan saat ini, riwayat nutrisi, riwayat olah raga, riwayat lingkungan tempat tinggal (polusi udara, terpapar racun), riwayat penggunaan obat, serta riwayat psikis (trauma), reaksinya terhadap stress dan lain-lain.
2. Pemeriksaan fisik.
Pemeriksaan kadar lemak dalam tubuh.
Juga memeriksa bagian penting, tekanan darah, suhu tubuh, denyut nadi, dan pernafasan.
Pemeriksaan elastisitas kulit dengan cara mencubitnya akan terlihat nyata, apakah terjadi proses penuaan atau tidak.
Pemeriksaan komposisi tubuh dan lemak tubuh
Pemeriksaan kemungkinan penyakit-penyakit, seperti penyakit jantung, paru, hipertensi, obesitas, diabetes, artritis, keganasan dan lain-lain.
3. Pemeriksaan biokimia
Pemeriksaan laboratorium yang meliputi, urin, darah, dan jaringan tubuh lain.
Pada saat ini banyak bahan biokimia dapat diperiksa dan diukur kadarnya, yaitu
Neurotransmitter
Hormon
Nutrien
Tumor marker
Metabolit
Genetic marker
Toksin
Produk oxidative stres
Molekul antioksidan

4. Kapasitas fungsional
Pemeriksaaan fungsi paru, jantung, memori, sensoris, ginjal, koordinasi dan keseimbangan, densitas tulang, kekuatan menggenggam, reflek tubuh, waktu reaksi dan lain-lain.

Referensi :
Buku Anti Aging Medicine : Wimpie Pangkahila