Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural

Kunyit dan Kanker

Tinggalkan komentar


Sebuah senyawa kimia yang ditemukan di dalam masakan kari saat ini tengah diuji kemampuannya mengobati penyakit kanker usus.

Curcumin, demikian nama senyawa kimia itu, bisa ditemukan di dalam kunyit yang lama diyakini sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kunyit dapat mematikan sel kanker dan kemungkinan bisa juga mengobati stroke serta demensia.

Kini sebuah rumah sakit di Leicester, Inggris tengah mencoba untuk memberikan curcumin kepada pasien kanker selain kemoterapi dan pengobatan lainnya.

Di Inggris, setiap tahun sekitar 40.000 orang didiagnosa menderita penyakit kanker usus.

Jika penyakit itu sudah menyebar ke seluruh tubuh, pasien biasanya menjalani terapi dengan kombinasi tiga obat kemoterapi, namun sekitar separuh pasien tidak merespon obat tersebut.

Sebanyak 40 orang pasien dua rumah sakit di Leicester mengikuti uji coba ini. Dokter akan membandingan efek pemberian curcumin tujuh hari sebelum kemoterapi dilakukan.

Sulit disembuhkan

Profesor William Steward, pemimpin uji coba ini mengatakan saat diuji coba terhadap hewan kombinasi kemoterapi dan curcumin terbukti 100 kali lebih menghasilkan efek bagus ketimbang salah satu upaya pengobatan saja.

“Saat kanker usus sudah menyebar maka penyakit ini sulit disembuhkan. Sebagian disebabkan karena efek samping kemoterapi membatasi waktu pasien mendapatkan pengobatan,” kata Steward.

“Prospek curcumin meningkatkan sensitivitas sel kanker terhadap kemoterapi sangat menggembirakan,” papar Steward.

“Sebab itu berarti dosis obat yang diberikan akan lebih rendah sehingga pasien akan menderita efek samping yang minim dan bisa mendapatkan pengobatan lebih lama,” tambahnya.

Penelitian ini, kata Steward, masih dalam tahap awal. Namun investigasi ini diharapkan pada akhirnya bisa menyediakan jenis obat baru di masa depan.

“Dengan melakukan penelitian ini, kami akan mengetahui tentang keuntungan potensial mengkonsumsi curcumin dalam jumlah besar, di samping efek samping yang mungkin dialami para penderita kanker,” kata Joanna Reynolds dari Pusat Penelitian Kanker Inggris.

Manfaat Kunyit dan Kandungan Nutrisi

Kunyit dilengkapi dengan ratusan kandungan nutrisi, mineral, dan senyawa aktif yang sangat penting untuk tubuh. Kunyit me-ngandung minyak atsiri 6%, curcuminoid 5%, karbohidrat 3%, protein 30%, lemak 1-3%, pati 8%, vitamin C 45-55%, dan sisanya terdiri dari berbagai garam mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi. Selain kandungan nutrisi, kunyit juga mengandung berbagai senyawa aktif seperti tannin, damar, ceffeic acid, L.a dan L.b curcumae, guanicol, protochatechuic acid, serta ukanon A, B, C, D. Kesemua senyawa aktif tadi merupakan antioksidan yang baik untuk tubuh sehingga mendukung kekebalan tubuh.

Curcuminoid mengandung zat curcumin yang merupakan zat kuning dalam kunyit. Telah banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui manfaat dari kunyit. Dari riset-riset tersebut ditemukan bahwa curcumin dalam kunyit memiliki sifat antibakteri yang bekerja dengan merangsang dinding kantung empedu untuk mengeluarkan racun empedu sehingga pencernaan lebih sempurna. Curcumin juga dapat mengurangi risiko Alzheimer dengan membatasi timbunan protein destruktif di otak. Sebuah penelitian menemukan bahwa seseorang yang sering mengonsumsi bumbu kari yang mengandung kunyit memiliki ingatan yang lebih tajam dibandingkan yang jarang mengonsumsi bumbu kari.

Curcumin ini juga dapat menghentikan gastric dan kanker kolon dengan memperlambat efek dari bakteri berbahaya di saluran pencernaan, serta meningkatkan kandungan musin yang berfungsi melindungi lapisan mukosa di lambung, Lebih jauh, curcumin dipercaya memiliki sifat antiinflamasi sehingga cocok untuk arthritis dan arthritis rematoid. Curcumin juga dipercaya dapat menurunkan kolesterol, mencegah penggumpalan darah, melindungi liver dari racun, meningkatkan perlindungan perut dari asma, menurunkan gula darah pada diabetes, bersifat anti-HIV, hingga menghambat ploriferasi sel tumor pada usus besar.

Selain curcumin, minyak atsiri merupakan kandungan Iain dari kunyit yang juga mengandung khasiat bagi pencernaan. Minyak at-siri dalam kunyit mampu mencegah keluarnya asam lambung yang berlebihan dan mengurangi peristaltik usus yang terlalu kuat. Saat ini masih berlangsung penelitian untuk menguji khasiat dari kunyit dalam mengatasi penyakit kanker pankreas. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa konsumsi kunyit yang berlebihan tidak baik karena dapat menyebabkan sakit perut dan juga gangguan hati atau ginjal.

Kunyit Putih Penangkal Kanker

Salah satu rimpang yang saat ini mulai digunakan sebagai obat pendamping dalam pengobatan kanker adalah kunyit putih. Telah banyak institusi yang melakukan penelitian, riset dan survei mengenai khasiat kunyit putih terhadap kanker. Meskipun penelitian tersebut belum mencapai hasil akhir, karena dibutuhkan waktu 10-15 tahun untuk meneliti sebuah obat, khasiat kunyit putih telah mendapatkan testimoni yang baik dari banyak pasien. American Institute of Cancer bahkan merilis pernyataan bahwa kunyit putih dapat mencegah terjadinya kanker karena kunyit putih mampu mencegah terjadinya kerusakan DNA yang merupakan penyebab terjadinya kanker. Kunyit putih juga mengandung protein toksis. Protein ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Dalam sebuah riset, beberapa pasien kanker yang diberikan terapi kunyit putih mengakui bahwa ada perubahan yang lebih baik pada kesehatan mereka.

Cara Mengolah Kunyit

Bagian dari tanaman kunyit yang dapat digunakan sebagai obat adalah bagian rimpangnya, walaupun bagian daunnya pun dapat digunakan sebagai obat-obatan. Saat ini produk berbahan kunyit telah banyak tersedia di pasaran, bahkan jamu kunir asem instan pun telah tersedia di pasaran. Kunyit dapat diolah dengan cara direbus bersama air, digunakan sebagai bumbu, dihaluskan dan diambil sarinya, dihaluskan dan ditempelkan pada bagian yang sakit, dan masih banyak cara lain. Tergantung dari tujuan penggunaan kunyit tersebut.

Referensi

1. http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/05/120506_curycancer.shtml

2. http://faktaherbal.com/manfaat-kunyit/

Iklan

Penulis: apotekmiami-drsatyadeng

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kesehatan Vegan Kuartet Nabati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s