Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural


Tinggalkan komentar

Mengapa Asupan Karbohidrat Berlebihan dapat menyebabkan Obesitas ?

image

image

Semakin menjamurnya makanan cepat saji dan semakin canggihnya teknologi maka semakin banyak pula kasus obesitas. Obesitas seperti masalah yang mudah diselesaikan, namun pada kenyataanya kasus obesitas kian bertambah dan bahkan sulit untuk ditangani. Apa sebenarnya yang menyebabkan obesitas sulit untuk ditangani. Salah satunya karena obesitas terkadang dianggap sebagai simbol kemakmuran seseorang. Seseorang yang dianggap makmur berarti  hidup serba enak, dan makan serba enak. Paradigma seperti itulah yang membuat sebagian orang untuk menerapkan hidup sehat. Himpunan Studi Obesitas Indonesia tahun 2004 menemukan, prevalensi obesitas 9,16 persen pada pria dan 11,02 persen perempuan. Obesitas ada pada 41,2 persen pria—lingkar pinggang melebihi 89 cm—dan 53,3 persen wanita, dengan lingkar pinggang lebih dari 79 cm.

Dari segi nutrisi, obesitas dikaitkan dengan berat badan yang tidak proporsional bila dibandingkan dengan tinggi badannya. Namun, obesitas bukan hanya karena berat badan yang meningkat, tetapi adanya kelebihan akumulasi lemak tubuh. Dengan demikian, jika akan menurunkan berat badan, maka kita harus berupaya untuk mengurangi kadar lemak dalam tubuh. Apa yang menyebabkan akumulasi lemak dalam tubuh? Apakah karena kita mengkonsumsi makanan tinggi lemak semata?ternyata akumulasi lemak dalam tubuh juga dapat diakibatkan karena adanya kelebihan asupan karbohidrat. Mengapa demikian?

Fungsi Karbohidrat

Fungsi karbohidrat memang penting untuk tubuh kita karena karbohidrat berguna untuk member makan pada otak kita dan sebagai sumber energi utama. Asupan karbohidrat yang berlebih, tidak akan langsung digunakan oleh tubuh sehingga disimpan dalam bentuk glikogen (satu rangkaian panjang molekul-molekul glukosa yang dihubungkan menjadi satu). Hati dan otot merupakan tempat penyimpanan glikogen. Glikogen yang dapat diakses otak yaitu glikogen yang disimpan dalam hati. Tetapi, kapasitas hati untuk menyimpan karbohidrat mudah habis dalam waktu sepuluh hingga 12 jam. Sehingga untuk mempertahankan cadangan glikogen dalam hati, kita membutuhkan asupan sumbr karbohidrat

Asupan Karbohidrat yang berlebih akan berubah menjadi lemak

Bila asupan karbohidrat berlebih sedangkan kapasitas hati dan otot dalam menyimpan glikogen terbatas, maka karbohidrat akan disimpan dalam bentuk lemak dan akan disimpan dalam jaringan lemak. Sehingga kelebihan karbohidrat berarti kelebihan lemak. Bagaimana karbohidrat bisa berubah menjadi lemak? Asupan karbohidrat yang tinggi akan memicu peningkatan glukosa darah. Untuk menyesuaikan kondisi ini, pancreas mengeluarkan hormone insulin ke dalam aliran darah untuk menurunkan kadar glukosa darah. Yang menjadi masalah adalah insulin merupakan hormone penyimpan yang memiliki fungsi menyimpan kelebihan karbohidrat dalam bentuk lemak untuk membuat cadangan energy. Oleh karena itu, insulin yang dirangsang oleh karbohidrat akan mendorong akumulasi lemak tubuh. Selain mendorong akumulasi lemak tubuh, insulin juga berfungsi untuk tidak mengeluarkan lemak yang tersimpan. Kondisi seperti ini tentu akan membuat seseorang dengan asupan tinggi karbohidrat akan mengalami peningkatan berat badan dan sulit untuk menurunkan berat badan.

Iklan


Tinggalkan komentar

Penelitian Tumbuhan Rumput laut : dried purple laver (nori) mengandung vitamin B12 yang baik dan dapat meningkatkan status B12 untuk vegan

Br J Nutr. 2001 Jun;85(6):699-703.
Feeding dried purple laver (nori) to vitamin B12-deficient rats significantly improves vitamin B12 status.
Takenaka S1, Sugiyama S, Ebara S, Miyamoto E, Abe K, Tamura Y, Watanabe F, Tsuyama S, Nakano Y.
Author information
Abstract
To clarify the bioavailability of vitamin B12 in lyophylized purple laver (nori; Porphyra yezoensis), total vitamin B12 and vitamin B12 analogue contents in the laver were determined, and the effects of feeding the laver to vitamin B12-deficient rats were investigated. The amount of total vitamin B12 in the dried purple laver was estimated to be 54.5 and 58.6 (se 5.3 and 7.5 respectively) microg/100 g dry weight by Lactobacillus bioassay and chemiluminescent assay with hog intrinsic factor respectively. The purple laver contained five types of biologically active vitamin B12 compounds (cyano-, hydroxo-, sulfito-, adenosyl- and methylcobalamin), in which the vitamin B12 coezymes (adenosyl- and methylcobalamin) comprised about 60 % of the total vitamin B12. When 9-week-old vitamin B12-deficient rats, which excreted substantial amounts of methylmalonic acid (71.7(se 20.2) micromol/d) in urine, were fed the diet supplemented with dried purple laver (10 microg/kg diet) for 20 d, urinary methylmalonic acid excretion (as an index of vitamin B12 deficiency) became undetectable and hepatic vitamin B12 (especially adenosylcobalamin) levels were significantly increased. These results indicate that vitamin B12 in dried purple laver is bioavailable to rats.
PMID: 11430774 [PubMed – indexed for MEDLINE]

http://www.ncbi.nlm.nih.gov


Tinggalkan komentar

Lentil – Makanan Sehat

Lentil (Lens culinaris), yang sudah di konsumsi sejak jaman pra-sejarah, dianggap berasal dari Asia Tengah.

Lentil yang menjadi salah satu anggota dari keluarga legume ini, juga termasuk peas, buncis, kacang kedele, adalah salah satu dari jenis makanan yang pertama kali di budidayakan.

Bahkan, biji lentil telah ditemukan di situs-situs arkeologi di Timur Tengah yang berumur 8.000 tahun, dan lentil itu disebut-sebut di dalam kitab Injil.
Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Bukti Ilmiah Omega 3 terbaru dan Sumber Omega 3 yang terbaik

Suplemen Omega-3 tidak menjaga kesehatan otak, menurut sebuah studi baru dalam Journal of American Medical Association. Peneliti diikuti 4.000 pasien selama lima tahun dan menemukan bahwa suplemen tidak memperlambat penurunan kognitif.

Ini bukan pertama kalinya manfaat dari suplemen omega-3biasanya berasal dari minyak ikantelah terbantahkan. Studi terbaru yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine, Journal of American Medical Association, dan Archives of Internal Medicine menemukan bahwa semua melengkapi dengan asam lemak omega-3 tidak meningkatkan kesehatan jantung. Suplemen omega-3 juga dapat meningkatkan risiko pria terkena kanker prostat.

Asam lemak omega-3 yang penting dalam fungsi normal dari semua jaringan tubuh, tetapi mereka terbaik diperoleh melalui pola makan nabati, tidak suplemen minyak ikan. Ambil kami Infographic omega-3 untuk mempelajari lebih lanjut tentang sumber yang paling menyehatkan.
Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Ukuran dan Konversi

Ukuran dan Konversi

Kita masih sering dipusingkan dengan ukuran dan konversi yang beragam dari resep-resep yang datang dari negara-negara yang berlainan. Lain negara lain measuring cupnya atau takaran level sdt atau sdM, tapi biasanya bedanya sekitar 2 hingga 3 sdt saja variansinya. Untuk NZ, Amerika Utara, dan UK memakai ukuran 1 sdt = 5ml, dan 1 sdM = 15 ml, sedangkan Australia memakai 1 sdt = 5ml dan 1 sdM = 20ml.Berikut data ukuran dan konversi dari berbagai negara yang saya kompilasi dari berbagai referensi. Untuk lebih akuratnya, ukur saja measuring cup masing-masing dan cocokkan dengan data-data berikut. Jika tidak sama, dikonversikan atau diperkirakan memakai gram.Beberapa buku dari negara yang sama bahkan menggunakan ukuran metrik/imperial yang tidak sama. So, we have to be smart! Baca lebih lanjut


1 Komentar

Efek Samping Suplemen Makanan

Mengkonsumsi suplemen makanan berdosis tinggi dalam waktu yang lama dapat menimbulkan efek samping yang sangat berbahaya bagi tubuh. Satu hal yang perlu diingat, suplemen makanan tidak diperlukan jika asupan makanan berimbang.

“penggunaan suplemen, seperti vitamin dan antioksidan, adalah gaya hidup dan bukan sesuatu yang esensial”kata Guru Besar Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rianto Setiabudy. Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Perbedaan Vitamin C dari Buah Dengan Suplemen

Perbedaan Vitamin C dari Buah Dengan Suplemen – Dari ulasan ulasan sebelumnya dalam Akibat Kelebihan Vitamin C dan juga dalam Efek Samping Vitamin C sediktnya bisa kita gambarkan mengenai perbedaan antara Vitamin C dari buah dengan Suplemen, kalaupun tidak mari kita cari tau sama-sama. Baca lebih lanjut