Apotek Miami (Minimarket Vegan)

Pusat Makanan Sehat Organik & Natural : https://shopee.co.id/minimarketvegan


Tinggalkan komentar

GAGAL NAFAS

Pengertian Ketidakmampuan mempertahankan nilai pH (keasaman), oksigen (O2), dan karbondioksida (CO2) darah arteri supaya tetap dalam batas normal.

Etiologi:

  1. Penyakit saluran napas
  • Bronkitis kronik
  • Emfisema
  • Asma bronkial
  • Bronkietasis
  1. Penyakit paru parenkim
  • Pneumonia
  • Edema paru
  • Aspirasi
  • Inhalasi asap, gas
  1. Gangguan hiperpermeabilitas
  • Edema paru
  • ARDS
  1. Penyakit pembuluh darah
  • Emboli paru
  • Syok kardiogenik
  • Fistula A. V pulmoner
  1. Trauma
  • Trauma dada
  • Trauma leher
  • Trama kepala
  1. Gangguan neuromuskular
  • Poliomielitis, sindrom tetanus
  • Guillain Barre, paralisis diafragma
  1. Obat-obat
  • Barbiturat
  • Narkotik
  • Sedatif
  • Obat-obat relaksasi
  1. Kelainan dinding dada
  • Kifoskoliosis
  • Ankylosing spondylitis
  1. Lain-lain
Iklan


Tinggalkan komentar

EDEMA PARU AKUT (KARDIAK)

Pengertian Akumulasi cairan di paru-paru secara tiba-tiba akibat peninggi an tekanan intravascular
Diagnosis Riwayat sesak nafas yang bertambah hebat dalam waktu singkat (jam atau hari) disertai gelisah, batuk dengan sputum berbusa kemerahan

Pemeriksaan fisik :

  1. Sianosis sentral
  2. Sesak nafas dengan bunyi napas melalui mukus berbuih
  3. Ronkhi basah nyari di basal paru kemudian memenuhi hampir seluruh lapangan paru; kadang-kadang disertai ronki kering dan ekspirasi yang memanjang akibat bronkospasme sehingga disebut asma kardial
  4. Takikardia dengan gallop S3
  5. Murmur bila ada kelainan katup

Elektrokardiografi :

Bisa sinus takikardia dengan hipertrofi atrium kiri atau fibrilasi atrium, tergantung penyebab gagal jantung

Gambaran infark, LVH atau aritmia bisa ditemukan

Laboratorium :

Gas darah menunjukkan pO2 rendah, pCO2 mula-mula rendah dan kemudian hiperkapnia

Enzim kardiospesifik meningkat jika penyebabnya infark miokard

Foto toraks :

Opasifikasi hilus dan bagian basal paru kemudian makin ke arah apeks paru

Kadang-kadang timbul efusi pleura

Ekokardiografi tergantung penyebab gagal jantung

–          Kelainan katup

–          Hipertrofi ventrikel (hipertensi)

–          Segmental wall motion abnormality (PJK)

–          Umumnya ditemukan dilatasi ventrikel kiri dan atrium kiri Baca lebih lanjut


1 Komentar

Dispnea dan Edema Paru

DISPNEA

Pasien dengan penyakit jantung paru umumnya memiliki gejala dispnea. Dispnea didefinisikan sebagai sensasi benapas yang tidak nyaman (an uncomfortable sensation of breathing) atau sensasi bernapas yang tidak nyaman dan disadari bahwa hal tersebut merupakan suatu kelainan (abnormally uncomfortable awareness of breathing). 1,2,3

Anamnesis yang lengkap sangat penting untuk memperoleh kepastian apakah pasien benar-benar menderita dispnea. Apabila dispnea telah ditegakkan, maka sangat penting untuk memperoleh data-data mengenai penyebab dispnea dan menilai gejala dan tanda lain yang berhubungan dengan dispnea.  Pada beberapa situasi, pasien terkadang tampak kesulitan bernapas namun tidak mengeluhkan dispnea. Hal ini tampak pada keadaan hiperventilasi akibat asidosis metabolik dimana jarang ditemukan bersamaan dengan dispnea. Pada keadaan lain, pasien dengan pola napas yang normal dapat mengeluhkan dispnea. 1 Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Pathogenesis TBC

1. Tuberkulosis Primer

Tuberkulosis primer adalah penyakit TB yang timbul dalam 5 tahun pertama setelah terjadinya infeksi basil TB untuk pertama kalinya.

Pada seseorang yang belum pernah kemasukan basil TB, tes tuberculin akan negative karena system imunitas belum mengenal basil TB. Bila orang ini mengalami oleh basil TB walaupun segera difagositosis oleh makrofag, basil TB tidak akan mati, bahkan makrofagnya daoat mati. Dengan demikian basil TB ini lalu dapat berkembang biak secara leluasa dalam 2 minggu pertama di alveolus paru .

Selama 2 minggu ini, sel-sel Limfosit T akan mulai berkenalan dengan basil TB untuk pertama kalinya dan akan menjadi limfosit T yang tersensitisasi. Karena basil TB akan sempat berkembang bebas, perkenalan ini juga akan berlangsung terus, sehingga limfosit T yang sudah tersensitisasi ini akan mengeluarkan berbagai jenis Limfokin yang masing-masing mempunyai khasiat yang khas. Beberapa limfokin mempunyai khasiat untuk merangsang limfosit dan makrofag untuk membunuh basil TB (Macrophage Activating Factor=MAF, Macrophage Inhibitory factor = MIF, Chemotactic Factor dll..) Disamping itu juga terbentuk limfokin lain yaitu Skin Reactivity Factor (SRF) yang akan menyebabkan timbulnya reaksi hipersensitivitas tipe lambat pada kulit berupa indurasi dengan diameter 10 mm atau lebih sedikit. Hal ini secara klinis dikenal dengan reaksi tuberculin (test mantoux). Kelanjutan setelah infeksi primer tergantung kuman yang masuk dan besarnya respon daya tahan tubuh (imunitas seluler). Pada umumnya reaksi daya tahan tubuh tersebut dapat menghentikan perkembangan kuman TB. Meskipun demikian, ada beberapa kuman akan menetap sebagai kuman persister atau dormant (tidur). Kadang-kadang daya tahan tubuh tidak mampu mengehentikan perkembangan kuman, akibatnya dalam beberapa bulan, yang bersangkutan akan menjadi penderita Tuberkulosis. Masa inkubasi, yaitu waktu yang diperlukan mulai terinfeksi sampai menjadi sakit, diperkirakan sekitar 6 bulan. Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Efek samping dari obat-obatan TBC


Nama Obat Efek Samping
Rifampisin
– sindrom flu: demam, malaria
– muntah, mual, diare
– kulit gatal dan merah
– SGOT/SGPT meningkat (gangguan fungsi hati)
INH
– nyeri syaraf
– hepatitis (radang hati)
– alergi, demam, ruam kulit
Pyrazinamide
– muntah, mual, diare
– kulit merah dan gatal
– kadar asam urat meningkat
– gangguan fungsi hati
Streptomycine
– alergi, demam, ruam kulit
– kerusakan vestibuler, vertigo (pusing)
– kerusakan pendengaran (tuli)
Ethambutol
– gangguan syaraf mata


Tinggalkan komentar

Klasifikasi TBC berdasarkan riwayat pengobatan sebelumnya

Klasifikasi berdasarkan riwayat pengobatan sebelumnya dibagi menjadi
beberapa tipe pasien, yaitu:
1) Kasus baru
Adalah pasien yang belum pernah diobati dengan OAT atau sudah pernah menelan OAT kurang dari satu bulan (4 minggu).
2) Kasus kambuh (Relaps)
Adalah pasien tuberkulosis yang sebelumnya pernah mendapat pengobatan tuberkulosis dan telah dinyatakan sembuh atau pengobatan lengkap, didiagnosis kembali dengan BTA positif (apusan atau kultur).
3) Kasus setelah putus berobat (Default )
Adalah pasien yang telah berobat dan putus berobat 2 bulan atau lebih dengan BTA positif.
4) Kasus setelah gagal (Failure)
Adalah pasien yang hasil pemeriksaan dahaknya tetap positif atau kembali menjadi positif pada bulan kelima atau lebih selama pengobatan.
5) Kasus Pindahan (Transfer In)
Adalah pasien yang dipindahkan dari UPK yang memiliki register TB lain untuk melanjutkan pengobatannya. Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

TUBERCULOSIS PARU

Definisi dan Etiologi

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit akibat infeksi kuman Mycobacterium tuberkulosis yang bersifat sistemik sehingga dapat mengenai hampir semua organ tubuh dengan lokasi terbanyak di paru yang biasanya merupakan lokasi infeksi primer. Kuman ini berbentuk batang, mempunyai sifat khusus yaitu tahan terhadap asam pada pewarnaan. Oleh karena itu disebut pula sebagai Basil Tahan Asam (BTA). Kuman TBC cepat mati dengan sinar matahari langsung, tetapi dapat bertahan hidup beberapa jam di tempat yang gelap dan lembab. Dalam jaringan tubuh kuman ini dapat dormant, tertidur lama selama beberapa tahun. Baca lebih lanjut