Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural


Tinggalkan komentar

Mola Hidatidosa

DEFINISI

Kehamilan abnormal di mana hampir seluruh vili korialisnya mengalami perubahan hidrofik.

ETIOLOGI

Belum diketahui pasti.

PATOGENESIS

Mola hidatodosa berkembang dari trofoblas ekstraembrionik. Dibagi menjadi:

  1. Mola hidatidosa komplet (klasik) → janin tidak ada.
  2. Mola hidatidosa inkomplet (parsial) → ada janin/ada bagian janin. Baca lebih lanjut
Iklan


Tinggalkan komentar

Klasifikasi Adenokarsinoma Endometrium

Klasifikasi UICC (Union Internationale Contra le Cancer) untuk adenokarsinoma endometrium:
T – 1: Karsinoma masih terbatas di korpus.
T – 2: Karsinoma telah meluas sampai di serviks, tapi belum sampai keluar uterus.
T – 3: Karsinoma telah keluar dari uterus, termasuk penyebarannya ke vagina, namun masih tetap berada dalam panggul kecil.
T – 4: Karsinoma telah melibatkan mukosa rektum atau kandung kemih, dan atau telah meluas sampai di luar panggul kecil.


Tinggalkan komentar

Retensio plasenta

Retensio plasenta — plasenta belum lahir dalam 30 menit, terjadi perdarahan pascapersalinan. Penanganan:

  • Tentukan apakah terdapat syok, bila ada segera transfusi cairan/darah, kontrol perdarahan dan berikan O2.
  • Lakukan plasenta manual.
  • Bila terdapat plasenta akreta → hentikan plasenta manual lalu lakukan histerektomi.
  • Bila hanya sisa plasenta → keluarkan plasenta dengan digital/kuretase, teruskan infus oksitosin


Tinggalkan komentar

Menopause

  • Masa yang bermula dari akhir masa reproduksi sampai awal masa senium, yaitu antara 40 – 65 tahun (45 – 55).
  • Manifestasi Klinis (Sindrom Kekurangan Estrogen):
    • Pramenopause (4 – 5 tahun sebelum menopause): perdarahan tidak teratur (oligomenore, polimenore dan hipermenore)
    • Gangguan neurovegetatif: gejolak panas (hot flushes), keringat banyak, rasa kedinginan, sakit kepala, desing dalam telinga, tekanan darah yang goyah, berdebar-debar, susah bernapas, jari-jari atrofi, gangguan usus (meteorismus).
    • Gangguan psikis: mudah tersinggung, depresi, lekas lelah, semangat berkurang, susah tidur.
    • Gangguan organik: infark miokard, aterosklerosis, osteoporosis, adipositas, kolpitis, uretrosistitis, disuria, dispareunia, artritis, gejala endokrinium berupa hipertirosis, defeminisasi, virilisasi dan gangguan libido.
    • Gangguan perdarahan
    • Sekunder: timbul konflik dalam keluarga, di tempat kerja.
  • Diagnosis: Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Ukuran-ukuran fundus uteri & usia Kehamilan

•Tiga lapisan otot (sirkuler, longitudinal dan oblik) tampak jelas pada kehamilan
•Usia kehamilan :
-8 minggu –>  telur bebek
-12 minggu : telur angsa –>  dapat diraba dari luar di atas simfisis (kosongkan dulu kandung kencing)
-Trimester I –>  Tanda Hegar + : hipertrofi istmus
-16 mgu –>  di isi amnion & janin

~  sebesar kepala bayi –>  setinju dewasa

~  FET pusat –>  simfisis

1. 2 jari diatas simfisis= 12  mgg

2. Setinggi pusat=24 minggu

3. 3 jari diatas pusat=28 minggu

4. 2 jari dibawah pusat=20 minggu

5. Diantara pusat-simfisis=16 minggu Baca lebih lanjut


12 Komentar

Kista Bartholini

I. Pendahuluan

Organ kelamin wanita terdiri atas organ genitalia interna dan organ genitalia eksterna. Kedua bagian besar organ ini sering mengalami gangguan, salah satunya adalah infeksi, infeksi dapat mengenai organ genitalia interna maupun eksterna dengan berbagai macam manifestasi dan akibatnya. Tidak terkecuali pada glandula vestibularis major atau dikenal dengan kelenjar bartolini. Kelenjar bartolini merupakan kelenjar yang terdapat pada bagian bawah introitus vagina. Jika kelenjar ini mengalami infeksi yang berlangsung lama dapat menyebabkan terjadinya kista bartolini, kista bartolini adalah salah satu bentuk tumor jinak pada vulva. Kista bartolini merupakan kista yang terbentuk akibat adanya sumbatan pada duktus kelenjar bartolini, yang menyebabkan retensi dan dilatasi kistik. Dimana isi di dalam kista ini dapat berupa nanah yang dapat keluar melalui duktus atau bila tersumbat dapat dapat mengumpul di dalam menjadi abses.
Kista bartolini ini merupakan masalah pada wanita usia subur, kebanyakan kasus terjadi pada usia 20 sampai 30 tahun dengan sekitar 1 dalam 50 wanita akan mengalami kista bartolini atau abses dalam hidup mereka, sehingga hal ini merupakan masalah yang perlu untuk dicermati. Kista bartolini bisa tumbuh dari ukuran seperti kacang polong menjadi besar dengan ukuran seperti telur. Kista bartolini tidak menular secara seksual, meskipun penyakit menular seksual seperti Gonore adalah penyebab paling umum terjadinya infeksi pada kelenjar bartolini yang berujung pada terbentuknya kista dan abses, sifilis ataupun infeksi bakteri lainnya juga dianggap menjadi penyebab terjadinya infeksi pada kelenjar ini.

II. Defenisi
Kista adalah kantung yang berisi cairan atau bahan semisolid yang terbentuk di bawah kulit atau di suatu tempat di dalam tubuh. Kista kelenjar Bartholin terjadi ketika kelenjar ini menjadi tersumbat. Kelenjar Bartolini bisa tersumbat karena berbagai alasan, seperti infeksi, peradangan atau iritasi jangka panjang. Apabila saluran kelenjar ini mengalami infeksi maka saluran kelenjar ini akan melekat satu sama lain dan menyebabkan timbulnya sumbatan. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar ini kemudian terakumulasi, menyebabkan kelenjar membengkak dan membentuk suatu kista. Suatu abses terjadi bila kista menjadi terinfeksi Baca lebih lanjut