Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center (Klinik Vegan)

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural


Tinggalkan komentar

Impending eklampsia

•Nyeri epigastrium
•Nyeri kepala frontal, skotoma dan pandangan kabur
•Gangguan fungsi hepar, meningkatnya alanine dan aspartat amino transferase
•Tand-tanda hemolisis dan mikro angiopati
•Trombositopenia <100.000/mm3.
•Munculnya komplikasi sindrom HELLP. Baca lebih lanjut
Iklan


Tinggalkan komentar

Preeklampsia berat

Diagnosis Preeklampsia berat didasarkan pada adanya TD ³ 160/110 mmHg, dengan proteinuria +2 atau lebih menggunakan dipstik.

Preeklampsia disebut berat bila terdapat :

Tabel 3. Indikator menentukan jenis preeklampsia berat

Kelainan Preeklampsia berat
TD sistolik

TD diastolik

Proteinuria

Nyeri kepala

Gangguan visual/buta kortikal

Nyeri epigastrik & subhepatik menetap

Oliguria

Kejang-kejang

Kreatinin serum

Trombositopenia

Hiperbilirubinemia

Peningkatan kadar enzim hati

Retardasi pertumbuhan janin/PJT

Edema paru

Sianosis

Hiperrefleksia

³ 160 mmHg

³ 110 mmHg

Dipstick: +2/lebih, Lab: > 3 gr/hari

Ada

Ada

Ada

< 400 ml/hari

ada à menjadi eklampsia

Meningkat

< 100.000/mm3

Ada

Sangat nyata

Tampak jelas

Ada

Ada

Ada

Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

HELLP Syndrome atau Sindrom HELLP

Sindroma HELLP merupakan suatu kerusakan multisistem dengan tanda-tanda : hemolisis, peningkatan enzim hati, dan trombositopenia yang diakibatkan disfungsi endotel sistemik. Insidens sindroma hellp pada kehamilan berkisar antara 0,2-0,6 %, 4-12% pada preeklampsia berat, dan menyebabkan mortalitas maternal yang cukup tinggi (24 %), serta mortalitas perinatal antara 7,7%-60%.

Pada penderita preeklampsia, Sindroma HELLP merupakan suatu gambaran adanya Hemolisis (H), Peningkatan enzim hati (Elevated Liver Enzym-EL), dan trombositopeni (Low Platelets-LP). Sindroma HELLP dapat timbul pada pertengahan kehamilan trimester dua sampai beberapa hari setelah melahirkan.

Diagnosis Sindroma HELLP secara obyektif lebih berdasarkan hasil laboratorium, sedangkan manifestasi klinis bersifat subyektif, kecuali jika keadaan sindroma HELLP semakin berat. Berdasarkan hasil laboratorium dapat ditemukan anemia hemolisis, disfungsi hepar, dan trombositopeni. Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Pre-eklamsia & Eklamsia

A. Preeklampsia

1. Definisi6

Hipertensi adalah keadaan dengan tekanan darah diastolik minimal 90 mmHg atau tekanan sistolik minimal 140 mmHg, atau kenaikan diastolik minimal 15 mmHg atau kenaikan tekanan sistolik minimal sebesar 30 mmHg. Tekanan darah harus diukur paling sedikit 2 kali dengan selang waktu 6 jam, memakai sphigmo­manometer di lengan kanan setinggi posisi jantung pada Korotkoff I sebagai sistolik dan Korotkoff IV sebagai diastolik. Baca lebih lanjut