Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural


2 Komentar

Sayur Berpestisida vs Daging Penuh Zat Kimia, Lebih Bahaya Mana?

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Pandangan lain yang salah tentang vegetarian adalah sayur dan buah yang terkena pestisida, punya level dampak yang sama-bagi tubuh manusia-dengan daging yang selama di peternakan digelontor pakan konsentrat dan obat yang jelas-jelas mengandung bahan kimia.

Namun Lusia Anggraini, dokter umum, yang juga staf ahli Indonesia Vegetarian Society (IVS) Yogyakarta, mempunyai jawaban yang simpel.

Pestisida yang menempel pada sayur dan buah, bisa hilang lebih 10 persen saat dicuci dua kali. “Adapun pestisida yang masuk ke tubuh tanaman, saya yakin, bisa terkurangi sampai 50 persen lebih, karena sayur dan buah mengandung antioksidan. Ketika direbus, konsentrasi pestisida tadi, akan berkurang lagi,” kata Lusia.

Sementara di sisi lain, daging tidak mengandung antioksidan sama sekali. Jadi, ketika kita menyantap daging, akumulasi zat kimia itu kita santap utuh, plus zat-zat tak berguna dan beracun dalam daging. “Sehingga masuk akal jika daging menyebabkan penyakit dan gangguan kesehatan,” ujar Lusia. Baca lebih lanjut

Iklan