Apotek Miami (Minimarket Vegan) – Satyawira Medical Center

I. Dokter Umum II. Akupunktur Medik III. Skin & Slimming Care IV. Program Pencegahan & Pemulihan Penyakit V. Lymphedema Center Indonesia VI. Catering Pencegah Penyakit VII. PIRT Kuartet Nabati VII. Pusat Makanan Sehat Organik & Natural

Tentang Vegan


Seputar Vegan

Perkembangan jaman yang semakin canggih ternyata tidak hanya memberi dampak positif bagi kelangsungan hidup manusia, tetapi juga menyisakan banyak dampak negatif. Gaya hidup modern yang tidak sehat, diikuti dengan tidak teraturnya pola makan, mengakibatkan tingkat kesehatan manusia semakin merosot. Menjamurnya masakan siap saji hingga masalah bahan pengawet pada makanan, kerap menjadi pemicu masalah kesehatan.

Upaya yang dapat dilakukan manusia untuk bisa hidup sehat tanpa meninggalkan dunia modern yang dijalaninya adalah dengan berusaha menyelaraskan diri dengan alam. Menjadi seorang vegan, adalah salah satu cara yang dapat ditempuh.

Vegan secara umum ialah orang yang tidak mengonsumsi daging, baik daging sapi, ayam, kambing hingga ikan, susu sapi, telur, dan hanya memakan sayur-sayuran, buah-buahan maupun bahan nabati lainnya.

Istilah Vegetarian dicetuskan pada tahun 1847. Pertama kali digunakan secara formal pada tanggal 30 September tahun itu oleh Joseph Brotherton dan kawan-kawan, di Northwood Villa, Kent, Inggris. Saat itu adalah pertemuan pengukuhan Vegetarian Society Inggris. Meskipun demikian, sebenarnya istilah vegetarian sudah dikenal sejak jaman dahulu kala. Sebelum tahun 1847 mereka yang tidak makan daging secara umum dikenal sebagai Pythagorean atau mengikuti sistem pythagorean’, sesuai dengan Pythagoras, seorang vegetarian dari jaman Yunani kuno. Begitu pula dengan agama Hindu dan Buddha yang melarang umatnya untuk membunuh binatang.

Kata Vegetarian berasal dari bahasa latin, vegetus, yang berarti keseluruhan, sehat, aktif, bergairah dan hidup. Definisi asli dari vegetarian adalah dengan atau tanpa telur beserta produk olahan susu dan definisi tersebut masih digunakan oleh Vegetarian Society hingga saat ini.

Menjadi seorang vegetarian di zaman sekarang sama sekali tidak susah, karena restoran-restoran yang menyajikan masakan vegetarian sudah banyak bermunculan. Bila makanan dari restoran tidak terjangkau oleh dompet, anda bisa memasaknya sendiri. Ada banyak resep masakan vegan yang tidak kalah enaknya dengan masakan yang diolah menggunakan daging. Mitos yang mengatakan bahwa makanan untuk para vegetarian sangat membosankan adalah sama sekali tidak benar. Banyaknya jenis bahan pangan yang dapat dikombinasikan, akan membuat anda semakin kreatif bereksperimen dalam menciptakan jenis resep baru yang nikmat untuk disantap tidak hanya oleh anda, namun juga untuk seluruh keluarga.

Lima Alasan Menjadi Vegan

Pilihan untuk menjadi seorang vegan memang berada di tangan masing-masing dan didasari atas berbagai macam alasan. Berikut adalah alasan yang seringkali melatarbelakangi keinginan sesorang untuk menjadi vegan. Yaitu:

1. Alasan lingkungan, yakni untuk konservasi energi, air, tanah dan tanaman. Sehingga ekologi tetap terjaga. Belum lagi alasan perlindungan hewan. Alasan yang pertama ini merupakan alasan kebanyakan para remaja beralih menjadi seorang vegan, terutama di negara-negara maju.

2. Alasan finansial. Harga bahan pangan nabati relatif jauh lebih murah dan terjangkau dibandingkan daging. Dengan demikian, kita dapat menghemat pengeluaran lebih banyak lagi. Selain itu, hidup sehat dengan vegan juga berarti kita tidak perlu keluar uang lebih banyak untuk biaya ke dokter. Di Inggris, premi asuransi untuk orang yang menjadi vegan lebih kecil dibanding orang non-vegan. Ini dikarenakan para vegan memiliki resiko terkena penyakit jantung yang lebih rendah daripada para pemakan daging.

3. Alasan spiritual. Ada beberapa agama di dunia yang menganjurkan umatnya untuk menjadi seorang vegan. Karena di dalam ajaran agama tersebut, seseorang tidak diperbolehkan untuk membunuh makhluk yang bernyawa untuk alasan apapun, apalagi untuk kepentingan orang yang bersangkutan.

4. Alasan kesehatan. Alasan ini merupakan alasan utama kebanyakan orang memilih vegan sebagai gaya hidup. Dengan menjadi seorang vegan, berarti anda sudah mengurangi resiko terkena penyakit-penyakit ringan seperti sembelit dan wasir, hingga penyakit berat seperti kanker dan stroke. Belum lagi terhindar dari penyakit obesitas yang menjadi momok bagi para kaum hawa, karena vegan secara tidak langsung sudah membuat kita berdiet dengan cara alami.

5. Alasan fisiologis tubuh manusia. Keyakinan bahwa manusia tidak diciptakan untuk mengonsumsi daging merupakan alasan kuat menjadi seorang vegetarian. Hal ini dapat dibuktikan dengan bentuk anatomi tubuh manusia dan fungsinya, dibandingkan dengan anatomi dan fungsi tubuh hewan herbivora dan karnivora, seperti terlihat pada tabel berikut.

Dari uraian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa antara manusia dan hewan pemakan rumput maupun buah-buahan memiliki banyak kesamaan. Terutama berkaitan dengan anatomi organ pencernaan. Dengan demikian, tidak ada alasan lain yang lebih logis selain alasan fisiologis untuk beralih menjadi seorang vegetarian.

Pandangan Ahli Gizi dan Medis Tentang Vegan

Banyak orang khawatir akan kekurangan gizi atau bahkan kelaparan bila berhenti makan daging, namun sebenarnya penelitian membuktikan bahwa dalam banyak hal, pola hidup vegetarian lebih sehat dibanding pola hidup pemakan daging pada umumnya.

Hambatan bagi penganut vegan adalah kekhawatiran akan defisiensi beberapa unsur penting dalam tubuh, seperti protein, kalsium, zat besi, dan vitamin B12. Zat-zat gizi tersebut banyak terdapat di dalam daging, sedangkan kaum vegetarian bukanlah pemakan daging. Namun kekurangan ini sebenarnya masih bisa diatasi dengan mengonsumsi bahan pangan yang bervariasi.

Misalnya dalam hal protein. Wanita dewasa dengan berat badan 60 kg membutuhkan 44 g protein tiap harinya (kebutuhan protein lebih besar dalam keadaan hamil, sedang menyusui atau wanita yang sangat aktif), sedangkan pria dewasa dengan berat badan 75 kg memerlukan 56 g protein (kebutuhan akan meningkat pada pria yang aktif). Bagi vegan, kebutuhan protein dapat dipenuhi dari berbagai telur, kacang-kacangan, produk olahan susu serta sereal. Satu jenis bahan pangan saja tidak dapat memenuhi kebutuhan protein sehari-hari, namun mengkombinasikan berbagai macam bahan pangan dapat mengurangi resiko kekurangan protein.

Begitu juga untuk karbohidrat, mineral dan vitamin, kecuali untuk vitamin B12. Karena Vitamin B12 tidak terkandung dalam bahan-bahan nabati, para vegan harus memenuhi kebutuhan akan vitamin ini dari produk tempe, olahan susu kedelai+fortifikasi, suplemen vitamin atau makanan yang diperkaya.

Bagaimana untuk masalah kekurangan kalsium? Mineral kalsium sangat penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Sayuran hijau merupakan sumber makanan yang kaya akan kalsium, misalnya sawi, bayam dan brokoli. Namun, ada sayuran hijau dan buah tertentu yang mengandung asam aksalat, misalnya belimbing, yang dapat menghalangi penyerapan kalsium. Kita tetap bisa mendapatkan sumber kalsium dari tahu dan buah-buahan kering. Misalnya tempe dan tahu, selain sebagai sumber protein, juga sebagai sumber kalsium. Untuk 100 gram kacang tanah, mengandung 730 mg kalsium. Sementara untuk 100 gram kacang kedelai mengandung 227 mg kalsium. Selain itu, asupan Vitamin D juga dapat membuat kalsium terserap lebih baik. Dengan begitu, penganut vegan tak perlu merisaukan soal pemenuhan kalsium. Urusan penyerapan kalsium sebenarnya juga menjadi masalah bagi non-vegan. Asam lemak jenuh yang terkandung dalam daging dapat menghambat penyerapan kalsium.

Banyak orang mencemaskan akan menjadi pucat dan tidak sehat saat beralih menjadi vegan, namun hal ini sebenarnya sangat tidak benar. Suku bangsa Hunza yang mendiami kawasan India Utara dan Pakistan terkenal sebagai suku yang umumnya memiliki umur panjang dan bebas penyakit. Rata-rata mereka mencapai umur 115 tahun dan para peneliti yang berkunjung ke sana tidak menemukan adanya kasus penyakit usus buntu, colitis maupun kanker. Padahal mereka hanya mengonsumsi buah-buahan segar, sayuran, biji-bijian, gandum dan susu kambing. Jadi jangan ragu lagi untuk menjadi seorang vegan.

Jenis-jenis Vegetarian

Ada beberapa jenis vegetarian yang perlu diketahui sebelum anda memilih menjadi seorang vegetarian. Yakni:

Vegan

Vegan berarti tidak mengonsumsi semua daging, unggas dan ikan, juga susu dan telur. Selain itu mereka juga tidak menggunakan semua produk yang dihasilkan oleh binatang seperti: madu, bahan kulit, sutra, wool, gelatin dll. Para vegan hanya mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan.

Lakto ovo

Vegetarian lakto ovo adalah vegetarian yang tidak mengonsumsi daging, unggas, dan ikan, namun masih diperbolehkan untuk mengonsumsi telur dan susu selain bahan-bahan nabati lainnya.

Lakto

Vegetarian lakto adalah vegetarian yang mengonsumsi bahan nabati dan susu beserta bahan olahannya seperti keju dan yoghurt.

Pesco

Vegetarian pesco adalah jenis vegetarian yang masih mengonsumsi  ikan.

Frutarian

Frutarian adalah jenis vegetarian yang hanya mengonsumsi buah dan tidak mengonsumsi bahan yang lain. (paling mudah untuk dijalani, karena hanya berpantang makan daging merah. Mengonsumsi daging unggas dan ikan diperbolehkan, begitu pula dengan susu dan produk-produk olahannya).

Selain kelima jenis vegetarian diatas, ada satu jenis vegetarian yang harus diketahui.  Yakni Vegetarian Makrobiotik. Jenis vegetarian ini ditujukan untuk alasan spiritual dan filosofis masyarakat Tionghoa dan terbukti efektif dalam menjaga kesehatan fisik dan juga pikiran buruk.

Para vegetarian makrobiotik memandang keseimbangan makanan sebagai keseimbangan ying (energi positif) dan yang (energi negatif),  di mana keseimbangan keduanya berperan penting bagi kesehatan tubuh.

Ada sepuluh level dalam menjalankan jenis vegetarian ini, memang tidak semua level bebas daging, melainkan berusaha mengurangi konsumsi daging secara bertahap. Level tertinggi pada vegetarian mikrobiotik adalah tidak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran (juga rempah-rempah dan bumbu), melainkan hanya mengonsumsi beras saja.

Pola makan vegetarian makrobiotik ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat China pada umumnya. Pola makan ini berkaitan dengan asupan protein dan lemak yang sedikit (baik dari sumber hewani maupun nabati), namun memperbanyak porsi karbohidrat dan serat dibandingkan dengan pola makan masyarakat di negara barat. Penelitian menunjukkan bahwa masyarakat China memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah secara signifikan dibanding masyarakat negara barat. Sakit jantung, obesitas, diabetes dan osteoporosis masih belum lazim ditemukan. Berbeda halnya dengan negara-negara maju, misalnya Amerika. Penyakit jantung diprediksi membunuh satu dari dua orang Amerika setiap tahunnya. Namun ada kekhawatiran bahwa kebiasaan masyarakat China ini bukan tidak mungkin akan bergeser, hingga akhirnya menjadi lebih konsumtif terhadap produk olahan daging binatang akibat pengaruh modernisasi.

19 thoughts on “Tentang Vegan

  1. Halo dokter senang sekali bisa nemu web ini karna sebelumnya saya blm bisa nemu web vegan bhs indonesia semua bhs inggris terkadang jadi ngg paham hehe, saya sudah menjadi vegan 1 bulan yang lalu dok dan alhamdulillah saya sudah mendapat manfaatnya jadi saya ingin meneruskan vegan journey saya hehe. Yang ingin saya pertanyaka. Apakah boleh dan sehat makan makan yang di goreng ? Karna terkadang banyak vegan yg tidak menggoreng. Dan haruskah dok untuk vegetarian mengkonsumsi vitamin b12 ? Dan disarankan mengkonsumsi berapakali ? terimakasih dok 😀

    Suka

  2. Dok saya remaja umur 15 tahun dan saya merupakan remaja yang termasuk obesitas. Belakangan ini saya sering sakit akibat banyak aktivitas tetapi pola hidup yg tdk sehat membuat saya mudah lelah dan mudah diserang penyakit, sehingga saya memutuskan ingin menjadi pesco vegan. Bagaimana ya dok memulainya dan agar asupan nutrisi dan gizi saya tetap tercukupi? Lalu sebagai seorang vegetarian apa harus selalu mengkonsumsi makanan sejenis salad seperti yg diketahui orang awam? Terimakasih dok semoga dijawab.

    Suka

    • Grace yang baik

      Vegan adalah pola makan berbasis nabati tanpa mengkonsumsi produk hewani seperti daging, telur, susu, ikan dll
      Makanan yg dimakan antara lain padi2an, biji2an, sayur2an, buah2an, kacang2an, jamur.
      Prinsip bervarisi seimbang.
      Salad boleh makan, tidak harus setiap hari.

      Untuk lebih detail silakan konsultasi langsung dengan dokter.

      Terima kasih
      Salam kesehatan vegan

      Suka

  3. dok, saya ingin mulai menjadi seorang vegetarian demi kesehatan. apa ada tahapan2 awal atau pola menjadi seorang vegetarian ? guna menghindari kekurangan asupan utk tubuh. terima kasih

    Disukai oleh 1 orang

  4. dok, saya ingin mulai menjadi vegetarian. ada kah tahapan2 awal yang harus saya lakukan ?

    Suka

  5. Ass.
    boleh tau penulis artikelnya siapa yah dok, referensinya mau sy jadikan bahan untuk penyusunan skripsi saya
    trima kasih

    Suka

  6. Mau mulai vegan nih karena kelebihan berat badan hampir 72 kilo.. mau mulai dari yg lacto ovo dulu huummm kurang lebih 6 bulan ini lah hehe

    Suka

  7. Vegetarian menuju gaya hidup lebih sehat…

    Suka

  8. sukses untuk kaum veggie….

    Suka

  9. kalau membaca tentang vegetarian memang membuat tertarik.. tapi kesulitan yg aku alami adalah, lingkungan sekitar yg belum mendukung.. contohnya, aku kan masih tinggal bersama orang tuaku, dan yg memasak adl mamaku.. dan aku gak bisa untuk membuat mamaku memasak sayur2an saja, karna belum tentu keluargaku yg lain setuju.. dan lingkungan kantor juga sulit mencari makanan yg tidak berunsur hewani..
    apa dokter ada masukan untukku?

    Suka

    • dear Selva yang baik…

      langsung aja.. yang mendukung lingkunganmu adalah dirimu sendiri. Alasan tinggal bersama orang tuaku, dan yg memasak adl mamamu tdk tepat, justru Selva harus tunjukkan bahwa saya bisa memasak makanan Sehat sbg bukti anak yang berbakti dan belajar persiapan menjadi Ibu Rumah Tangga (istri yang baik). Semua bergantung ke Niat, tekad kita utk bervegetarian. Anggapan itu semua sebagai tantangan yang akan membuat kita dan keluarga bertambah maju, sehat, kuat, awet muda, bersemangat, cantik.

      Terima Kasih

      Salam Vegan

      Suka

      • dear dokter yang baik juga…

        duh, jadi malu ketauan gak bisa masak.. hehehe

        oke deh, thank’s ya dok atas sarannya.. : )

        salam kasih.. ^^

        Suka

  10. gue senang sekali bertemu dengan blog ini since gue sendiri vegan. salam cahaya!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s