Kesehatan Vegan – Minimarket Vegan – dr. Satyawira Aryawan Deng

Pusat Makanan Sehat Organik, Natural, MPASI, Grosir & Eceran : https://www.tokopedia.com/kesehatanvegan & https://shopee.co.id/minimarketvegan


Leave a comment

Mengapa Vegan ?

Apakah Anda mempertimbangkan veganisme untuk alasan-alasan kemanusiaan, spiritual, atau kesehatan, ada banyak alasan kuat untuk hidup sebagai vegan…

“Sumber-sumber daya alam tanah, energi, dan air, yang dipergunakan untuk peternakan berkisar antara 10 sampai 1000 kali lebihnya dari yang diperlukan untuk memproduksi makanan dari tumbuh-tumbuhan dalam jumlah yang sama. Dan peternakan tidak semata-mata menggunakan sumber-sumber daya ini, peternakan mengancam kelangsungan mereka. Ini adalah soal data sejarah. Sebagian besar erosi tanah, hilang/berkurangnya air tanah dan hutan — faktor-faktor yang mengancam sistem makanan kita secara mendasar — adalah akibat dari bentuk pengadaan makanan yang merusak ini.” – Keith Akers, hal. 81, “A Vegetarian Sourcebook”, 1989

DAGING

Jika Anda sedang membaca ini, kemungkinan besar Anda telah mengetahui ada banyak alasan menghindari daging. Di sini kami akan memampilkan sedikit saja fakta yang melatar belakangi pilihan tersebut.

* 90% biji-bijian, 85% jagung, dan 80% kedelai yang ditanam di Amerika Serikat digunakan sebagai makanan ternak. Jika tiap-tiap orang mengkonsumsi makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan sebagai ganti dari binatang-binatang tak berdosa, akan ada cukup makanan untuk mengenyangkan seluruh dunia berkali-kali lipat.

* Dunia telah dan tengah mengalami kekurangan air bersih, dan peternakan memainkan peranan yang besar. Di Amerika Serikat, sebagai contoh, pengadaan daging menghabiskan lebih dari separuh air yang digunakan. 2500 gallon (9500 liter) air digunakan untuk memproduksi 1 pons (454 gram) daging, sementara hanya diperlukan 25 gallon air untuk memproduksi 1 pons gandum. Seorang vegan membantu menghemat 2800 sampai 3700 galon air setiap harinya.

* Hilangnya tanah bagian atas adalah salah satu masalah lain yang sedang kita hadapi. Di AS (sebuah negara dengan lebih banyak peraturan dan pengawasan dari sebagian besar negara lain) . 75% tanah bagian atasnya telah hilang dan 85% dari kehilangan ini adalah tanggung jawab dari industri peternakan.

* Setiap 5 detik 1 acre (4047 meter persegi) hutan hujan di Amerika Selatan ditebang/dibuka demi menyediakan tanah pertanian bagi produksi daging dan susu. Di Amerika Serikat saja, 260 juta acre (105 juta hektar) hutan telah ditebang. Setiap tahunnya, seorang vegan telah menyelamatkan satu acre (0.4 hektar) pepohonan.

* 33% dari keseluruhan bahan mentah (hasil pokok dari pertanian, kehutanan, dan pertambangan, termasuk bahan bakar yang berasal dari fosil) yang dikonsumsi oleh AS digunakan untuk pengadaan hewan ternak/potong. Dibutuhkan 11 kali lipat energi untuk memproduksi daging ataupun makanan-makanan berlemak lainnya dibandingkan dengan energi yang dibutuhkan untuk memproduksi biji-bijian.

* Sekarang merupakan hal yang umum bagi para petani untuk menggunakan kandang-kandang sempit untuk mengembangbiakkan babi-babi. Kandang-kandang kecil ini hampir-hampir tidak dapat mengimbangi besarnya tubuh babi-babi yang tumbuh dengan pesat sebagai akibat dari berbagai macam hormon yang disuntikkan. Babi-babi sangatlah pandai – lebih daripada anjing – sehingga perlakuan terhadap mereka benar-benar membawa kesedihan.

* Babi-babi betina dibuat hamil sepanjang hidupnya. Sebagian besar kandang babi memiliki sebuah palang yang ditempatkan diatas babi betina untuk membuatnya terus berbaring agar bayi-bayinya dapat dengan mudah menyusu. Begitu anak-anak babi tersebut cukup besar untuk dapat mengkonsumsi makanan yang diberikan oleh para petani, mereka dipisahkan dari ibu mereka. Kemudian ibu tersebut dibuat hamil lagi…

TELUR

Sebagian besar orang akan berkata: ” Tidak ada salahnya menggunakan telur – toh ayam-ayamnya tidak dibunuh dan mereka menghasilkan terlalu banyak telur.” Continue reading


10 Comments

Mitos yang Salah Tentang Vegetarian

(Oleh Prasasto Satwiko)

Banyak sekali logika semu dan mitos di sekitar kita yang dibangun turun temurun dengan atau tanpa bantuan pendekonstruksi pikiran seperti telah kita bahas. Logika semu dan mitos tersebut antara lain:

· Jika tidak makan daging, tubuh akan lemas. Fakta: tubuh membiasakan diri terhadap makanan. Dalam satu dua hari mungkin akan terasa lemas karena tubuh mengharapkan daging, namun dalam tiga empat hari berikutnya tidak akan lagi bermasalah. Mirip perokok yang tiba-tiba berhenti merokok, mungkin akan merasakan perasaan aneh. Tubuh lemas atau tidak adalah bersifat individual, tidak semua lemas, banyak juga yang biasa-biasa saja, bahkan banyak di antaranya yang sengaja mengamati perubahan yang dirasakan. Energi dari sumber makanan nabati cukup.

· Jika tidak makan daging, tubuh akan kekurangan gizi. Fakta: ahli nutrisi menyatakan menu nabati cukup gizi. Jika ada kekurangan, seperti vitamin B12 misalnya, dengan mudah diatasi.  Kekurangan yang ada pada makanan berbasis nabati hanya bersifat minor (mudah diatasi) dibandingkan dengan keuntungan yang besar.

tempe 2

Perbandingan kandungan antara 100 gram tempe dan daging. Protein dalam tempe sebanding dengan protein dalam daging ternak. (Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan, RI, 1992 Continue reading


Leave a comment

Kanker Usus Besar Bisa Dicegah

kanker usus besar

Secara global, kanker usus besar merupakan jenis kanker tersering. Di Amerika Serikat, kanker jenis ini menempati urutan ke tiga jenis kanker tersering pada pria dan wanita, serta menempati posisi nomor 2 sebagai penyebab kematian tersering akibat kanker. Di Indonesia, kanker ini termasuk dalam 10 besar kanker tersering. Continue reading